Hargai Waktu dengan Hilangkan Jam Karet

Sabtu, 30 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Merdana Ora, Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Univ PGRI 45 Kupang

Merdana Ora, Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Univ PGRI 45 Kupang

Penulis: Merdana Santri Ora (Mahasiswi Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia – UPG45)

Kupang-InfoNTT.com,- Waktu merupakan seluruh rangkaian ketika proses, perbuatan dan keadaan berada atau berlangsung.waktu juga merupakan sesuatu yang tidak dapat lepas dari seluruh aktivitas hidup manusia, kemarin hari ini dan esok atau yang akan datang.

Namun dari kita masih belum memanfaatkan waktu dengan baik sehingga tergoreslah sebuah istilah menarik yakni “jam karet“.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Istilah jam karet bukanlah hal yang asing ditelinga kita karena sering terungkap dimana-mana. Mengapa orang mengatakan setiap keterlambatan kita dengan istilah jam karet’?

Jam karet adalah sesuatu yang elastis dan tidak pasti. Jam karet juga sudah membudaya pada diri seseorang atau kelompok. Jam karet bukanlah hal yang baru, dengan ketidakpastian maka ada satu istilah keren yang sering juga terungkap seperti “Lain kata, lain tindak”.

Dalam artian apa yang dikatakan tidak sesuai dengan tindakan. Jam karet terkatai bagi kedatangan seseorang yang tidak tepat waktu, mengulur waktu dalam suatu kegiatan sehingga melebihi waktu yang ditentukan.

Sebenarnya mengulur waktu itu sangatlah tidak baik, bahkan bisa berdampak juga bagi orang lain pada suatu acara ataupun komunitas tertentu, di mana orang-orang yang menghargai waktu dan melakukan sesuatu tepat waktu akan merasa rugi, yakni mereka harus membuang waktu untuk menunggu. Padahal kegiatan menunggu adalah hal yang membosankan. Waktu seolah enggan melangkah berlalu dengan sia-sia.

Jangan menyia-nyiakan waktu karena waktu adalah sebuah misteri kehidupan yang apabila sudah terjadi tidak dapat dikembalikan lagi.

Kita memiliki hak dan kewajiban untuk mengatur waktu namun apabila tidak mengaturnya dengan baik maka waktu juga berhak membawa kita pada dunia penyesalan.

Menghargai waktu realisasi dan disiplin adalah salah satu sikap manusia yang tahu diri dan mengatur waktu dengan baik.

Waktu tidak bisa diulang kembali.oleh karena itu agar tidak terjadi penyesalan dalam diri maka mulailah berubah dari dalam diri sendiri agar jam karet’ tidak mendarah daging.

Jadilah pribadi yang on time (tepat waktu) agar tidak terlambat menggapai impian,jangan menjadi pemberi harapan palsu ( PHP ) agar orang lain tidak terperangkap metode menunggu atau kegiatan membosankan,dan manfaatkan setiap waktu dengan karya-karya yang berdampak positif bagi orang-orang disekitar.

Time is money/ waktu adalah uang. Siapapun yang menyia-nyiakan waktu maka sedang menyia-nyiakan uang.

Gunakanlah waktu dengan sebaik mungkin. Apabila kita menghargai waktu maka waktu juga akan menghargai kita. Jangan pernah membiarkan hari yang berlalu menyita harimu.

Dengan atau tanpanya waktu akan terus berjalan. Waktuku, waktumu dan waktu kita.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Langkah Valen Kebo Pimpin PERBAKIN: Rapikan Organisasi, Siapkan Atlet NTT Berprestasi
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman RI Tersandung Korupsi Tambang Nikel
Kerja Keras Tanpa Batas: Maruarar Sirait Wujudkan Sila Kelima di Sektor Perumahan
Dugaan Pemerasan: Polda Usut Gerombolan Penjahat Digital di Balik Akun Tiktok Lika-Liku NTT
Menembus Batas Desa: Asten Bait Nyalakan Asa Pendidikan di Pelosok
Suara Lantang Usman Husin dari Senayan: Ungkap Potret Nyata Kegelisahan di Kawasan Mutis
Motor Tak Kunjung Kembali, Oknum Polisi Dilaporkan ke Polres Kupang 
Proyek Insinerator Rp5,9 Miliar Masuk Tahap Penyidikan di Kejati NTT 

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 12:23

Langkah Valen Kebo Pimpin PERBAKIN: Rapikan Organisasi, Siapkan Atlet NTT Berprestasi

Kamis, 16 April 2026 - 07:41

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman RI Tersandung Korupsi Tambang Nikel

Kamis, 16 April 2026 - 04:56

Kerja Keras Tanpa Batas: Maruarar Sirait Wujudkan Sila Kelima di Sektor Perumahan

Rabu, 15 April 2026 - 08:22

Dugaan Pemerasan: Polda Usut Gerombolan Penjahat Digital di Balik Akun Tiktok Lika-Liku NTT

Selasa, 14 April 2026 - 12:06

Menembus Batas Desa: Asten Bait Nyalakan Asa Pendidikan di Pelosok

Berita Terbaru

Konten tidak bisa disalin.