INFO NTT Mimpimu hari kemarin dan besok

Senin, 10 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Heronimus Bani
Heronimus Bani (Founder INFONTT)

Sepuluh Agustus 2015, satu hari tanpa upacara yang luar biasa. Tidak ada satu pejabat publik yang dihadirkan, tidak satupun pendoa diundang. Tidak ada jurnalis senior menulis tentang satu media baru yang lahir dari modal semangat menulis tanpa pra kondisi. Semua berlangsung dan berjalan biasa saja. Bila bertanya pada dedaunan dan angin sekalipun, dedaunan mungkin hanya menggelengkan perlahan karena dimainkan angin sepoi. Angin pun mungkin tak memuat partikel air sehingga dapat meninggalkan jejak berbasahan.

Tahun-tahun yang belum lama telah terlewati. Beginilah satu catatan Pendirinya tahun lampau.

InfoNTT. Media yang dibangun dan dikembangkan dengan modal semangat. Tanpa nada berdentang dana. Tanpa suara berisik risau. Perlahan dalam gerak dengan kepastiannya tiba di permukaan dan layar informasi publik. Tabloit INFO NTT edisi I, Agustus 2015, cetak terakhir edisi 32, 2019

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, kru InfoNTT merasa perlu untuk pengembangannya. Maka, sejak Januari 2016 lahirlah media dalam jaringan (online) cmbnews.id/

Hari-hari dilewati dengan segala daya dan upaya. Ada rintangan melintas, ada upaya menggapai peluang, ada goa berlaku kuburan hendak menelan sementara burung rajawali terbang rendah menukik hendak memangsa. Tapi, timbangan keadilan berpihak padanya. Ada pula burung-burung pemangsa menotok batangnya hingga hampir rontok, tapi ketika burung- burung itu pergi, ia bangkit menjadi pemenang yang mengibarkan benderanya sambil berselebrasi ringan saja.

Kau, bagai pohon cendana berdaun halus yang tumbuh di tanah berbatu. Hendak dicabut sayang, dipelihara saja agar dapat menghirup aromanya.

Selamat buat Kru INFONTT

Hari ini, ketika kau memasuki umurmu yang kelima, Pemimpinmu sedang menempuh studi lanjut walau tubuhnya sedang didera sakit. Apakah itu berarti menjadi penghalang rintang pukang dalam pengembangannya? Tidak! INFONTT tetap berkutat dengan berita-berita yang kiranya terpilih dan terkonfirmasi secara jitu.

Para jurnalis silih-berganti masuk-keluar, bahkan ada di antaranya yang sempat “menghancurkan” wajah dan tampilannya secara menyakitkan. Ketika mereka pergi sambil bertepuk tangan, saat itu kru terus membangun jati diri tanpa dendam. Ketika ada di antara mereka yang pergi itu mengesankan kecemburuan di pelataran informasi publik, saat itu kru terus maju dalam langkah perlahan tanpa menimbulkan derap bunyi.

Hari ini, sepuluh Agustus 2020, kami merefleksikan keberadaan kami. Kami menyadari keterbatasan memainkan nada-nada. Maka, ketika nada yang kami lentingkan terdengar sumbang dan minor semua itu kami coba konfirmasikan agar terkonfirmasi pada sumber yang kredibel. Kami tidak akan menyuguhkan tarian jemari dengan iringan musik bernada minor yang memerahkan wajah tanpa konfirmasi kredibel.

Besok dan masa depan, kami akan terus berada di jalan berkelok-kelok, berbukit dan berlembah. Kami akan terus mengejar informasi yang kiranya dapat mencerahkan publik. Kami hanya berbagi satu suara untuk masyarakat.

Sepenggal doa telah dipanjatkan kepada Tuhan oleh Pdt. Yefta H. Bani, S.Th

Selamat hari gembira dalam kelahiran penulis narasi kebaikan.
Makin bertambah-tambah dalam hikmat dan mencerahkan dalam berita.

HBD Info NTT. Makin jaya. Tuhan berkati.f

SELAMAT UNTUKMU, INFONTT.

 

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Langkah Valen Kebo Pimpin PERBAKIN: Rapikan Organisasi, Siapkan Atlet NTT Berprestasi
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman RI Tersandung Korupsi Tambang Nikel
Kerja Keras Tanpa Batas: Maruarar Sirait Wujudkan Sila Kelima di Sektor Perumahan
Dugaan Pemerasan: Polda Usut Gerombolan Penjahat Digital di Balik Akun Tiktok Lika-Liku NTT
Menembus Batas Desa: Asten Bait Nyalakan Asa Pendidikan di Pelosok
Suara Lantang Usman Husin dari Senayan: Ungkap Potret Nyata Kegelisahan di Kawasan Mutis
Motor Tak Kunjung Kembali, Oknum Polisi Dilaporkan ke Polres Kupang 
Proyek Insinerator Rp5,9 Miliar Masuk Tahap Penyidikan di Kejati NTT 

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 12:23

Langkah Valen Kebo Pimpin PERBAKIN: Rapikan Organisasi, Siapkan Atlet NTT Berprestasi

Kamis, 16 April 2026 - 07:41

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman RI Tersandung Korupsi Tambang Nikel

Kamis, 16 April 2026 - 04:56

Kerja Keras Tanpa Batas: Maruarar Sirait Wujudkan Sila Kelima di Sektor Perumahan

Rabu, 15 April 2026 - 08:22

Dugaan Pemerasan: Polda Usut Gerombolan Penjahat Digital di Balik Akun Tiktok Lika-Liku NTT

Selasa, 14 April 2026 - 12:06

Menembus Batas Desa: Asten Bait Nyalakan Asa Pendidikan di Pelosok

Berita Terbaru

Konten tidak bisa disalin.