Kajari Kota Kupang: Materi Pra Peradilan Chris Liyanto Sudah Masuk Pokok Perkara

Rabu, 11 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kajari Kota Kupang, Shirley Manutede, S.H.,M.Hum.

Kajari Kota Kupang, Shirley Manutede, S.H.,M.Hum.

Kupang,- Pengadilan Negeri Kelas IA Kupang, menggelar sidang perdana pra peradilan antara tersangka Chris Liyanto selaku pemohon dan Kejaksaan Negeri Kota Kupang sebagai termohon, Rabu 11 Februari 2026.

Sidang perdana di gelar di Pengadilan Negeri Kelas IA Kupang yang dihadiri oleh kuasa hukum pemohon pra peradilan dan Kejari Kota Kupang selaku termohon.

Kajari Kota Kupang, Shirley Manutede, S.H.,M.Hum, menegaskan bahwa materi yang disampaikan tersangka melalui kuasa hukumnya telah masuk dalam materi pokok perkara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Kajari Kota Kupang, terkait kasus dugaan Tipikor pemberian fasilitas kredit senilai Rp 5 miliar pada Bank NTT, Chris Liyanto selaku pemohon pra peradilan merupakan orang kelima yang dijadikan sebagai tersangka.

Dua orang telah menjalani hukum dan berstatus sebagai terpidana, sedangkan dua orang lainnya kini dalam proses penuntutan atau dalam proses persidangan di Pengadilan Tipikor Kupang.

“Materi yang disampaikan oleh Chris Liyanto melalui kuasa hukumnya itu sudah masuk pada pokok perkara dan Chris Liyanto merupakan orang kelima yang ditetapkan sebagai tersangka,” tegas Shirley Manutede.

Shirley kembali menegaskan bahwa kerugian keuangan negara dalam kasus ini, sedang dikuasasi dan telah dinikmati oleh tersangka Chris Liyanto selaku pemohon pra peradilan.

Bahkan, lanjut Shirley Manutede, tersangka Chris Liyanto yang mengatur alur keluar masuknya uang ke rekening termasuk ke rekening pribadinya senilai Rp 2,526 miliar.

Kajari Kota Kupang menjelaskan bahwa Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) yang diterbitkan pada hari yang sama dengan menetapkan Chris Liyanto sebagai tersangka oleh Kejari Kota Kupang, telah merujuk pada Sprindik Umum yang telah tertera dan telah di junto kan dalam Sprindik Khusus sehingga sangatlah yuridis.

Lanjutnya, jika tersangka mengatakan bahwa belum pernah diperiksa sama sekali oleh penyidik sebagai saksi maka tersangka sangatlah keliru karena Chris Liyanto telah diperiksa beberapa kali sebagai saksi yang dibuktikan didalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Kajari Kota Kupang kembali menegaskan bahwa seluruh proses penyidikan hingga dengan penetapan Chris Liyanto sebagai tersangka telah sesuai dengan KUHAP dan SOP penanganan perkara Tindak Pidana Khusus (Tipidsus).

“Jadi saya mau katakan bahwa apa yang disampaikan pemohon melalui kuasa hukumnya itu merupakan materi pokok perkara yang harus di buktikan dalam persidangan,” kata Shirley Manutede.

Sidang pra peradilan ini diharapkan dapat memperjelas proses hukum yang sedang berjalan dan memastikan bahwa keadilan dapat ditegakkan.

Kejari Kota Kupang siap menghadapi pra peradilan ini dan membuktikan bahwa proses penyidikan telah sesuai dengan hukum.*

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Upaya RJ Belum Temukan Titik Temu, Kuasa Hukum Teldi Mooy Minta Penyidik Dalami Penguasaan Sertifikat
Rote Ndao Sebelum 2029: Komitmen Politik Usman Husin Memilih Berjuang dari Senayan 
Mengenal Peran Agrinas di Garis Depan Pembangunan Kopdes Merah Putih
Cerita Air Bersih dan Kepedulian Polri di Kabupaten Kupang
Ultimatum 48 Jam!! Forum Wartawan NTT Desak Kapolda Evaluasi Kapolres TTU
Ketika Pengkhianatan Rumah Tangga Bersembunyi di Balik Seragam ASN
Polisi Kejar Pelaku Pembobolan Minimarket dan ATM BRI di Kabupaten Kupang
Proyek Bendung Oelnaimuti Amburadul, Pelaksana Kegiatan dan BWS NT II Disorot

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:34

Upaya RJ Belum Temukan Titik Temu, Kuasa Hukum Teldi Mooy Minta Penyidik Dalami Penguasaan Sertifikat

Jumat, 25 September 2026 - 21:21

Rote Ndao Sebelum 2029: Komitmen Politik Usman Husin Memilih Berjuang dari Senayan 

Jumat, 25 September 2026 - 05:39

Mengenal Peran Agrinas di Garis Depan Pembangunan Kopdes Merah Putih

Jumat, 25 September 2026 - 03:41

Cerita Air Bersih dan Kepedulian Polri di Kabupaten Kupang

Rabu, 23 September 2026 - 01:36

Ketika Pengkhianatan Rumah Tangga Bersembunyi di Balik Seragam ASN

Berita Terbaru

ilustrasi oleh AI: berbicara di depan orang lain;

Gaya Hidup

Ketika ayat terlalu sering keluar dari bibir

Senin, 28 Sep 2026 - 22:42

Konten tidak bisa disalin.