Kejati NTT Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Insinerator Limbah Medis Rp 5,6 Miliar

Sabtu, 14 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati NTT, Alfons G. Loe Mau

Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati NTT, Alfons G. Loe Mau

Kupang,- Di balik layar keadilan, sebuah kasus besar sedang diselidiki. Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT) kini tengah melakukan penyelidikan atas kasus dugaan korupsi proyek insinerator limbah medis milik Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) senilai Rp 5,6 miliar.

Penyelidik Kejati NTT telah mulai melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dalam kasus ini sejak Jumat 13 Februari 2026 kemarin. Sejumlah oknum telah diperiksa tim penyelidik Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT) guna menemukan adanya unsur perbuatan melawan hukum (PMH) yang berpotensi merugikan keuangan negara.

Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati NTT, Alfons G. Loe Mau, membenarkan adanya penyelidikan terhadap kasus dugaan korupsi proyek insinerator limbah medis milik Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) senilai Rp 5,6 miliar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Iya benar. Saat ini sedang dilakukan penyelidikan atas kasus dugaan korupsi proyek insinerator limbah medis milik Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) senilai Rp 5,6 miliar,” kata Aspidsus Kejati NTT, Alfons G. Loe Mau, Jumat 13 Februari 2026.

Menurut Alfons, pemeriksaan terhadap sejumlah saksi telah dilakukan oleh tim penyelidik Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT). Penyelidik akan menjadwalkan pemanggilan terhadap sejumlah oknum guna diperiksa sebagai saksi dalam kasus itu guna menemukan adanya indikasi korupsi yang berpotensi merugikan keuangan negara.

Kejati NTT terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus dugaan korupsi proyek insinerator limbah medis ini. Masyarakat diharapkan dapat mengikuti perkembangan kasus ini dan tidak melakukan spekulasi yang dapat mengganggu proses penyelidikan.

Penyelidikan kasus ini merupakan bagian dari upaya Kejati NTT untuk memberantas korupsi dan melindungi keuangan negara. Dengan demikian, Kejati NTT berharap dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

Kejati NTT juga mengimbau kepada masyarakat untuk melaporkan jika ada informasi terkait kasus dugaan korupsi proyek insinerator limbah medis ini. Informasi yang diberikan akan dijaga kerahasiaannya dan dapat membantu proses penyelidikan.

Dengan penyelidikan yang sedang berlangsung, Kejati NTT berharap dapat menemukan kebenaran dan memberikan keadilan bagi masyarakat NTT.**

*Oke Nusra

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Upaya RJ Belum Temukan Titik Temu, Kuasa Hukum Teldi Mooy Minta Penyidik Dalami Penguasaan Sertifikat
Rote Ndao Sebelum 2029: Komitmen Politik Usman Husin Memilih Berjuang dari Senayan 
Mengenal Peran Agrinas di Garis Depan Pembangunan Kopdes Merah Putih
Cerita Air Bersih dan Kepedulian Polri di Kabupaten Kupang
Ultimatum 48 Jam!! Forum Wartawan NTT Desak Kapolda Evaluasi Kapolres TTU
Ketika Pengkhianatan Rumah Tangga Bersembunyi di Balik Seragam ASN
Polisi Kejar Pelaku Pembobolan Minimarket dan ATM BRI di Kabupaten Kupang
Proyek Bendung Oelnaimuti Amburadul, Pelaksana Kegiatan dan BWS NT II Disorot

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:34

Upaya RJ Belum Temukan Titik Temu, Kuasa Hukum Teldi Mooy Minta Penyidik Dalami Penguasaan Sertifikat

Jumat, 25 September 2026 - 21:21

Rote Ndao Sebelum 2029: Komitmen Politik Usman Husin Memilih Berjuang dari Senayan 

Jumat, 25 September 2026 - 05:39

Mengenal Peran Agrinas di Garis Depan Pembangunan Kopdes Merah Putih

Rabu, 23 September 2026 - 06:59

Ultimatum 48 Jam!! Forum Wartawan NTT Desak Kapolda Evaluasi Kapolres TTU

Rabu, 23 September 2026 - 01:36

Ketika Pengkhianatan Rumah Tangga Bersembunyi di Balik Seragam ASN

Berita Terbaru

ilustrasi oleh AI: berbicara di depan orang lain;

Gaya Hidup

Ketika ayat terlalu sering keluar dari bibir

Senin, 28 Sep 2026 - 22:42

Konten tidak bisa disalin.