Kuliah Umum STIKUM Bersama Dr. Efata Duarte: Membuka Wawasan tentang Robot dan Hukum

Kamis, 22 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dr. Efata F. B. Duarte saat menyampaikan materi pada kuliah umum di STIKUM Prof.Dr. Yohanes Usfunan, S.H.,M.H.

Dr. Efata F. B. Duarte saat menyampaikan materi pada kuliah umum di STIKUM Prof.Dr. Yohanes Usfunan, S.H.,M.H.

Kupang,- Di sebuah ruangan yang dipenuhi dengan antusiasme dan rasa ingin tahu, Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIKUM) Prof. Dr. Yohanes Usfunan, S.H.,M.H, menggelar kuliah umum bertema “Pembatasan Penggunaan Robot di Indonesia”.

Acara yang berlangsung pada 21 Januari 2026 siang dan berlangsung hampir tiga jam tersebut, menghadirkan Dr. Efata F. B. Duarte sebagai narasumber utama, seorang akademisi yang dikenal dengan keahliannya di bidang hukum teknologi, hukum internasional, serta etika dan regulasi kecerdasan buatan.

Matahari pertengahan Januari yang cerah memancarkan sinar hangat di ruang kuliah, seolah menyambut kedatangan para mahasiswa yang siap membuka wawasan tentang masa depan teknologi. Dr. Efata F. B. Duarte, dengan penampilannya yang tenang dan penuh wibawa, memulai pemaparan dengan sebuah pertanyaan yang menggugah: “Apa yang kita inginkan? Masa depan robot, atau masa depan manusia?”

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pemaparannya, Dr. Duarte menekankan regulasi teknologi harus berorientasi pada manusia, bukan, hanya mengatur inovasi. “Kita harus memastikan bahwa teknologi tidak menggerus nilai-nilai kemanusiaan, keadilan sosial, dan tanggung jawab moral,” ujarnya.

Mahasiswa STIKUM Prof Yohanes Usfunan mendengarkan dengan saksama, mata mereka terpaku pada narasumber yang sedang menjelaskan tentang pentingnya regulasi yang adaptif dan kontekstual dalam menghadapi perkembangan teknologi global.

Pertanyaan-pertanyaan mulai bermunculan, mulai dari bagaimana menghadapi perubahan teknologi yang begitu cepat, hingga bagaimana pandangan hukum terhadap perkembangan robot.

Dr. Duarte menjawab dengan lugas dan penuh keyakinan, bahwa hukum harus selalu beradaptasi dengan perkembangan zaman, namun tidak boleh mengorbankan nilai-nilai kemanusiaan.

Kuliah umum ini tidak hanya menjadi ajang transfer ilmu, tetapi juga menjadi platform bagi mahasiswa untuk bisa mengembangkan cara pandang kritis terhadap dampak kemajuan teknologi terhadap kehidupan manusia.

Dengan demikian, STIKUM Prof Yohanes Usfunan berharap bahwa mahasiswa dapat menjadi agen perubahan yang mampu menghadapi tantangan teknologi dengan bijak dan bertanggung jawab.

Kuliah umum ini diakhiri dengan pesan yang mendalam dari Dr. Duarte: “Kita harus menjadi penjaga bagi masa depan manusia, bukan hanya menjadi pengikut bagi perkembangan teknologi,” ungkapnya.

Acara diakhiri dengan sesi foto bersama dan diskusi informal antara mahasiswa dan narasumber, menandai berakhirnya kuliah umum yang sangat inspiratif ini.

Dengan kuliah umum ini, STIKUM Prof Yohanes Usfunan berharap dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang aspek hukum, sosial, dan etika dalam penggunaan teknologi robotik di Indonesia.(*CMBN01)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Upaya RJ Belum Temukan Titik Temu, Kuasa Hukum Teldi Mooy Minta Penyidik Dalami Penguasaan Sertifikat
Rote Ndao Sebelum 2029: Komitmen Politik Usman Husin Memilih Berjuang dari Senayan 
Mengenal Peran Agrinas di Garis Depan Pembangunan Kopdes Merah Putih
Cerita Air Bersih dan Kepedulian Polri di Kabupaten Kupang
Ultimatum 48 Jam!! Forum Wartawan NTT Desak Kapolda Evaluasi Kapolres TTU
Ketika Pengkhianatan Rumah Tangga Bersembunyi di Balik Seragam ASN
Polisi Kejar Pelaku Pembobolan Minimarket dan ATM BRI di Kabupaten Kupang
Proyek Bendung Oelnaimuti Amburadul, Pelaksana Kegiatan dan BWS NT II Disorot

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:34

Upaya RJ Belum Temukan Titik Temu, Kuasa Hukum Teldi Mooy Minta Penyidik Dalami Penguasaan Sertifikat

Jumat, 25 September 2026 - 21:21

Rote Ndao Sebelum 2029: Komitmen Politik Usman Husin Memilih Berjuang dari Senayan 

Jumat, 25 September 2026 - 05:39

Mengenal Peran Agrinas di Garis Depan Pembangunan Kopdes Merah Putih

Jumat, 25 September 2026 - 03:41

Cerita Air Bersih dan Kepedulian Polri di Kabupaten Kupang

Rabu, 23 September 2026 - 01:36

Ketika Pengkhianatan Rumah Tangga Bersembunyi di Balik Seragam ASN

Berita Terbaru

ilustrasi oleh AI: berbicara di depan orang lain;

Gaya Hidup

Ketika ayat terlalu sering keluar dari bibir

Senin, 28 Sep 2026 - 22:42

Konten tidak bisa disalin.