Mari berpantun ria (1)

Rabu, 22 Februari 2017

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Raja burung mengakasa raya
Menilik samudera sebagai jalan raya.
Mendorong cita, visi mengangkasa,
Kiranya hati haruslah perkasa.

Berjerih lelah di hari siang,
Termenung renung menjelang petang.
Berkejar-kejaran berebut kursi,
Berakhir di finis hanyalah sekursi.

Nantikan hari menjelang fajar,
Doa dipanjatkan pada si bintang fajar.
Indahlah nian bila bersinar,
Gapaiannya dengan usaha tak gentar.

Akhir pertarungan menang-kalah,
Menyoal kalah bukan soal mengalah.
Kembali ke fitrah tenangkan dada,
Laksana ksatria berlapang dada.

Heronimus Bani

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ketika ayat terlalu sering keluar dari bibir
Rote Ndao Sebelum 2029: Komitmen Politik Usman Husin Memilih Berjuang dari Senayan 
Mengenal Peran Agrinas di Garis Depan Pembangunan Kopdes Merah Putih
Ketika Pengkhianatan Rumah Tangga Bersembunyi di Balik Seragam ASN
Proyek Bendung Oelnaimuti Amburadul, Pelaksana Kegiatan dan BWS NT II Disorot
Membongkar Budaya Diam pada Murid Sekolah Dasar
KoMBAD dalam Literasi Awal Murid Kelas 1 dan 2 Sekolah Dasar
Ruang Kelas: Laboratorium Peradaban

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 22:42

Ketika ayat terlalu sering keluar dari bibir

Jumat, 25 September 2026 - 21:21

Rote Ndao Sebelum 2029: Komitmen Politik Usman Husin Memilih Berjuang dari Senayan 

Jumat, 25 September 2026 - 05:39

Mengenal Peran Agrinas di Garis Depan Pembangunan Kopdes Merah Putih

Rabu, 23 September 2026 - 01:36

Ketika Pengkhianatan Rumah Tangga Bersembunyi di Balik Seragam ASN

Selasa, 22 September 2026 - 02:18

Proyek Bendung Oelnaimuti Amburadul, Pelaksana Kegiatan dan BWS NT II Disorot

Berita Terbaru

ilustrasi oleh AI: berbicara di depan orang lain;

Gaya Hidup

Ketika ayat terlalu sering keluar dari bibir

Senin, 28 Sep 2026 - 22:42

Konten tidak bisa disalin.