Optimisme di Perbatasan: Pekerjaan Capai 91 Persen, CV GWENSA Janji Tuntaskan Proyek Irigasi Netemnanu

Selasa, 6 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nampak kualitas pekerjaan CV GWENSA

Nampak kualitas pekerjaan CV GWENSA

Kupang-CMBN,- Proyek Rehabilitasi Bendung dan Jaringan Irigasi D.I. Netemnanu di Amfoang Timur, Kabupaten Kupang, telah menjadi perhatian masyarakat Kabupaten Kupang. Pekerjaan yang dimulai sejak 2024 ini sempat terhambat, namun tahun 2025 kemarin kembali dilanjutkan dengan target proyek tuntas.

Proyek ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dan pusat (melalui SNVT Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air Nusa Tenggara II) untuk memastikan ketersediaan air irigasi yang optimal bagi petani di wilayah perbatasan RI-Timor Leste, khususnya di wilayah Netemnanu, Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang.

CV GWENSA adalah salah satu pihak pelaksana yang mengerjakan proyek ini (Paket II). Terkait pekerjaan tersebut, media ini juga mencatat beberapa kali ada peninjauan lapangan secara berkala yang dilakukan oleh pihak terkait, seperti Kejaksaan Negeri Kupang, untuk memastikan proyek berjalan sesuai rencana dan dapat dimanfaatkan petani pada musim tanam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nampak para pekerja sudah mulai melanjutkan pekerjaan.

Yan Tampani, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Irigasi Rawa BWS Nusa Tenggara II, pada Senin (5/01/2026) menegaskan bahwa proyek ini harus diselesaikan sesuai dengan syarat-syarat dalam kontrak. “Kami tidak ingin ada lagi keterlambatan,” katanya.

Yan Tampani juga menegaskan bahwa pihaknya aktif melakukan pemantauan lapangan dan berkoordinasi dengan pelaksana proyek. “Kami ingin memastikan bahwa proyek ini dapat diselesaikan dengan baik dan tidak ada kerugian lebih besar pada pembayaran denda,” katanya.

Sedangkan CV GWENSA, selaku kontraktor pelaksana proyek, ketika dikonfirmasi juga menyampaikan optimisme dapat menyelesaikan proyek ini dengan baik dan tepat waktu.

“Kami telah melakukan evaluasi dan penyesuaian rencana kerja untuk memastikan bahwa proyek ini dapat diselesaikan dengan kualitas yang baik,” kata Direktur Utama CV GWENSA.

Proyek irigasi Netemnanu ini sangat penting bagi petani di daerah tersebut. Dengan selesainya proyek ini, diharapkan dapat meningkatkan produksi pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

CV GWENSA juga memastikan bahwa proyek irigasi Netemnanu kini sudah mencapai progres di atas 80 persen dan dipastikan akan tuntas serta dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi petani. “Sudah 91 persen. Kami berkomitmen menyelesaikan proyek ini dengan baik dan memastikan bahwa petani dapat menikmati hasil dari proyek ini,” ujarnya.

Pihak kontraktor mengklaim bahwa pengerjaan utama dari proyek Rehabilitasi Bendung dan Jaringan Irigasi D.I. Netemnanu sudah di atas 80 persen. Saat ini tenaga kerja sudah balik ke lokasi proyek pasca liburan Natal dan tahun baru.

Dengan optimisme dan komitmen yang tinggi, CV GWENSA berharap dapat menyelesaikan proyek irigasi Netemnanu dengan baik dan memberikan kontribusi yang positif bagi masyarakat. “Kami siap untuk menyelesaikan proyek ini dengan baik dan memastikan bahwa petani dapat menikmati hasil dari proyek irigasi Netemnanu,” kata Direktur Utama CV GWENSA.

Proyek irigasi Netemnanu ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi proyek-proyek lainnya di daerah tersebut. Dengan kerja sama dan komitmen yang tinggi, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan produksi pertanian di daerah tersebut.(CMBN01)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman RI Tersandung Korupsi Tambang Nikel
Kerja Keras Tanpa Batas: Maruarar Sirait Wujudkan Sila Kelima di Sektor Perumahan
Dugaan Pemerasan: Polda Usut Gerombolan Penjahat Digital di Balik Akun Tiktok Lika-Liku NTT
Menembus Batas Desa: Asten Bait Nyalakan Asa Pendidikan di Pelosok
Suara Lantang Usman Husin dari Senayan: Ungkap Potret Nyata Kegelisahan di Kawasan Mutis
Motor Tak Kunjung Kembali, Oknum Polisi Dilaporkan ke Polres Kupang 
Proyek Insinerator Rp5,9 Miliar Masuk Tahap Penyidikan di Kejati NTT 
Proyek Hotmix Kukak–Sulamu: Harapan yang Dibangun, Dijaga dan Dipastikan Bertahan untuk Rakyat

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 07:41

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman RI Tersandung Korupsi Tambang Nikel

Kamis, 16 April 2026 - 04:56

Kerja Keras Tanpa Batas: Maruarar Sirait Wujudkan Sila Kelima di Sektor Perumahan

Rabu, 15 April 2026 - 08:22

Dugaan Pemerasan: Polda Usut Gerombolan Penjahat Digital di Balik Akun Tiktok Lika-Liku NTT

Selasa, 14 April 2026 - 12:06

Menembus Batas Desa: Asten Bait Nyalakan Asa Pendidikan di Pelosok

Selasa, 14 April 2026 - 10:46

Suara Lantang Usman Husin dari Senayan: Ungkap Potret Nyata Kegelisahan di Kawasan Mutis

Berita Terbaru

Konten tidak bisa disalin.