PBVSI Susun Roadmap PON 2028, Sumba Barat Didorong Jadi Episentrum Voli NTT

Senin, 13 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) NTT, Winston Neil Rondo lantik Pengurus Kabupaten (Pengkab) PBVSI Sumba Barat periode 2026–2030.

Ketua Umum Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) NTT, Winston Neil Rondo lantik Pengurus Kabupaten (Pengkab) PBVSI Sumba Barat periode 2026–2030.

Waikabubak,- Pemerintah Kabupaten Sumba Barat menegaskan komitmennya dalam mendorong lahirnya prestasi olahraga dari daerah, khususnya cabang bola voli.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui sinergi bersama Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) dalam pelantikan Pengurus Kabupaten (Pengkab) PBVSI Sumba Barat periode 2026–2030 yang berlangsung di Aula SD Negeri Tabulo Dara, Senin (13/4).

Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, menyatakan pemerintah daerah siap mendukung penuh arah pembinaan olahraga yang terstruktur dan berkelanjutan. Ia menilai olahraga tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga sarana strategis membentuk karakter generasi muda yang disiplin dan berdaya saing.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemerintah Kabupaten Sumba Barat memberikan dukungan penuh terhadap program PBVSI. Olahraga harus menjadi wadah pembinaan generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan berprestasi,” kata Yohanis.

Ketua Umum Pengprov PBVSI NTT, Winston Neil Rondo, menilai Sumba Barat memiliki posisi strategis dalam peta pengembangan bola voli di Nusa Tenggara Timur. Menurut dia, daerah ini memiliki kombinasi modal yang relatif lengkap, mulai dari ketersediaan talenta, kompetisi yang aktif, hingga perangkat pertandingan yang memadai.

“Sumba Barat kita dorong menjadi episentrum kekuatan bola voli di Sumba Raya. Potensinya lengkap—kompetisi hidup, talenta ada, dan perangkat pertandingan tersedia,” ujar Winston.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa potensi tersebut hanya akan menghasilkan prestasi apabila dikelola melalui sistem pembinaan yang terstruktur. Winston menekankan pentingnya meninggalkan pola kerja parsial yang selama ini kerap menjadi hambatan dalam pembinaan olahraga di daerah.

“Semua harus masuk dalam satu sistem pembinaan, satu standar, dan satu komando organisasi. Di situlah letak kekuatan kita membangun prestasi,” katanya.

Sebagai bagian dari roadmap menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028, PBVSI NTT telah merancang sejumlah agenda strategis. Program tersebut meliputi sertifikasi dan standarisasi pelatih di zona Sumba Raya yang dijadwalkan berlangsung pada pekan ketiga Juni 2026 dengan Sumba Barat sebagai tuan rumah.

Selain itu, PBVSI juga akan mulai menerapkan sistem seleksi atlet berbasis sport science sejak Agustus 2026 melalui digitalisasi data performa. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan objektivitas dalam menjaring atlet serta memperkuat fondasi pembinaan berbasis data.

Di sisi lain, penguatan sistem kompetisi berjenjang menjadi fokus untuk meningkatkan jam terbang atlet. PBVSI juga menegaskan pentingnya koordinasi satu pintu di bawah organisasi guna memastikan tata kelola yang profesional dan akuntabel.

Winston menegaskan bahwa target yang ingin dicapai tidak sekadar partisipasi dalam ajang nasional, tetapi juga mendorong lahirnya atlet-atlet dari daerah yang mampu bersaing di level tertinggi.

“Saya ingin anak-anak dari kampung-kampung di Sumba Barat berdiri di podium nasional. Itu hanya bisa dicapai jika kita bekerja disiplin, konsisten, dan berbasis sistem,” ujarnya.

Ketua Pengkab PBVSI Sumba Barat yang baru dilantik, Yehuda Malorung, menyatakan kesiapan jajarannya menjalankan mandat organisasi. Ia menekankan pentingnya soliditas internal serta kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat pembinaan atlet di tingkat lokal.

Dalam waktu dekat, Pengkab PBVSI Sumba Barat akan menggelar Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) serta menyiapkan sejumlah agenda kompetisi, termasuk Bupati Cup dan PGRI Cup. Agenda tersebut diharapkan menjadi ruang kompetisi yang konsisten bagi atlet muda di daerah.

Dengan dukungan pemerintah daerah dan konsolidasi organisasi yang mulai dibangun, Sumba Barat diproyeksikan menjadi salah satu pilar utama dalam pengembangan kekuatan bola voli di Nusa Tenggara Timur menuju panggung nasional.**

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Langkah Valen Kebo Pimpin PERBAKIN: Rapikan Organisasi, Siapkan Atlet NTT Berprestasi
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman RI Tersandung Korupsi Tambang Nikel
Kerja Keras Tanpa Batas: Maruarar Sirait Wujudkan Sila Kelima di Sektor Perumahan
Dugaan Pemerasan: Polda Usut Gerombolan Penjahat Digital di Balik Akun Tiktok Lika-Liku NTT
Menembus Batas Desa: Asten Bait Nyalakan Asa Pendidikan di Pelosok
Suara Lantang Usman Husin dari Senayan: Ungkap Potret Nyata Kegelisahan di Kawasan Mutis
Motor Tak Kunjung Kembali, Oknum Polisi Dilaporkan ke Polres Kupang 
Proyek Insinerator Rp5,9 Miliar Masuk Tahap Penyidikan di Kejati NTT 

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 12:23

Langkah Valen Kebo Pimpin PERBAKIN: Rapikan Organisasi, Siapkan Atlet NTT Berprestasi

Kamis, 16 April 2026 - 07:41

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman RI Tersandung Korupsi Tambang Nikel

Kamis, 16 April 2026 - 04:56

Kerja Keras Tanpa Batas: Maruarar Sirait Wujudkan Sila Kelima di Sektor Perumahan

Rabu, 15 April 2026 - 08:22

Dugaan Pemerasan: Polda Usut Gerombolan Penjahat Digital di Balik Akun Tiktok Lika-Liku NTT

Selasa, 14 April 2026 - 12:06

Menembus Batas Desa: Asten Bait Nyalakan Asa Pendidikan di Pelosok

Berita Terbaru

Konten tidak bisa disalin.