Pemilihan Kepala Desa Nekmese, Mengantisipasi Pembangunan Diam di Tempat

Selasa, 13 November 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Chris Bani

Chris Bani

Chris Bani

Kupang-InfoNTT.com,- Kabupaten Kupang sebentar lagi bakal menggelar pesta demokrasi berupa pemilihan kepala desa (pilkades) Nekmese, Kecamatan Amarasi Selatan. Selain dari pada itu saya sebagai salah satu dari sekian banyak pemuda dari Desa Nekmese mengharapkan untuk tidak membawa-bawa tokoh politik dalam perhelatan tersebut, karena pilkades bukanlah pemilihan legislatif, bukan pula pemilihan kepala daerah maupun pemilihan presiden, yang melibatkan unsur partai politik sebagai pengusung.

Pilkades adalah murni pemilihan figur calon untuk memimpin desa yang melibatkan seluruh elemen masyarakat desa, karena kepala desa merupakan pemimpin tertinggi dari pemerintah desa. Kepala desa meskipun bukan pejabat Negara, tetaplah memiliki peran strategis dan menjadi primadona. Bagaimanapun juga kedudukan sebagai kepala desa sejauh ini masih menarik minat masyarakat, dan pastinya masing-masing dengan cara serta tujuannya sendiri.

Makanya tidak jarang calon kepala desa rela melakukan berbagai upaya untuk memenangkan pertempuran di kotak pemilihan. Namun masih sering pula terjadi kecurangan yang tidak menunjukkan sebagai pemimpin rakyat yang notabenennya berada dalam Negara yang menganut sistem demokrasi contohnya serangan fajar atau money politik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Harapan saya sebagai pemuda desa yang saat kebetulan lagi merantau mengadu nasib di kota berharap agar seluruh masyarakat tidak mudah terpropokasi oleh pihak-pihak yang sedang ingin menjadikan pemilihan desa sebagai lahan untuk pertarungan yang nantinya akan mengakibatkan permusuhan antar warga desa, karena persoalan beda pilihan itu adalah hak bagi semua warga desa, tidak boleh ada interpensi dari pihak manapun itu.

Masyarakat Desa Nekmese harus benar-benar cerdas dalam memilih pemimpinnya untuk lima tahun yang akan datang. Pemimpin yang akan memimpin nanti harus mampu merawat serta mengembangkan program pembangunan masyarakat yang sudah diamanatkan kepadanya.

Masyarakat harus ingat bahwa satu suara sangat berarti dalam menentukan arah perjalanan dalam pembangunan di Desa Nekmese. Jangan sampai salah pilih, karena yang akan terjadi adalah kepala desa tinggal di tempat dan pembangunan pun diam di tempat. Salam

Oleh: Chris M. Bani (Pimpinan Umum Media INFO NTT)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Simon Petrus Kamlasi Dorong Penguatan Pertanian Jagung di Sumba Barat Daya
Musda Golkar Kabupaten Kupang Masuk Babak Panas, Alberto Tatibun Kantongi Dukungan Mayoritas
Mengenai Menari di Hadapan Tuhan dalam Bulan Budaya GMIT
Ayo Bergabung di Road To Event Academy GAMKI NTT, Langkah Besar Pemuda Flobamora Naik Kelas
Aksi Cepat Resmob Satreskrim Polres Kupang Tuntaskan Kasus Pencurian Hand Traktor
Liga Pendidikan Indonesia zona Amfo’ang Raya resmi ditutup
Kepemimpinan Janto di BPJN NTT Dorong Pembangunan Jalan Tepat Mutu dan Berdampak Nyata
Drama Gol dan Semangat Juang Membara di LPI 2026 zona Amfoang Raya

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 02:28

Simon Petrus Kamlasi Dorong Penguatan Pertanian Jagung di Sumba Barat Daya

Senin, 1 Juni 2026 - 01:10

Musda Golkar Kabupaten Kupang Masuk Babak Panas, Alberto Tatibun Kantongi Dukungan Mayoritas

Senin, 1 Juni 2026 - 00:39

Mengenai Menari di Hadapan Tuhan dalam Bulan Budaya GMIT

Jumat, 29 Mei 2026 - 01:39

Aksi Cepat Resmob Satreskrim Polres Kupang Tuntaskan Kasus Pencurian Hand Traktor

Rabu, 27 Mei 2026 - 22:09

Liga Pendidikan Indonesia zona Amfo’ang Raya resmi ditutup

Berita Terbaru

Ritual di bawah pohon beringin; foto: Arnichus Loit

Budaya

Asal-Usul dan Makna Filosofis nama Desa Nunuanah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:22

Konten tidak bisa disalin.