Pemkab Kupang Diminta Segera Beri Kepastian Solusi Jalan Rusak di Fatuleu

Jumat, 16 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Kupang, Aurum Titu Eki ketika turun melihat jalan rusak di Fatuleu.

Wakil Bupati Kupang, Aurum Titu Eki ketika turun melihat jalan rusak di Fatuleu.

Kupang,- Sebuah aspirasi kuat dari masyarakat Fatuleu, Kabupaten Kupang, disampaikan oleh Asten Bait, seorang tokoh pemuda yang peduli dengan nasib masyarakatnya.

Ia meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kupang untuk tidak hanya turun ke lapangan, tetapi juga memberikan kepastian solusi untuk masyarakat Fatuleu yang telah lama menderita akibat jalan rusak.

Asten Bait mengapresiasi langkah Wakil Bupati Kupang yang telah meninjau langsung jalan rusak di Fatuleu, namun ia juga meminta agar Pemda Kupang tidak hanya berhenti pada janji-janji, tetapi juga memberikan kepastian bahwa jalan tersebut akan diperbaiki.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ingin pemerintah tidak hanya menjanjikan solusi, tetapi juga memberikan kepastian bagi kami masyarakat bahwa benar akan ada perbaikan terhadap jalan tersebut,” kata Asten Bait, Jumat (16/1).

Jalan rusak di Fatuleu telah menjadi masalah lama yang belum terpecahkan. Jalan Poros Tengah yang menghubungkan belasan desa di Fatuleu, Fatuleu Tengah, Takari, dan Amfoang telah dibangun sejak 2014 dengan menggunakan dana APBN, APBD NTT, dan APBD Kabupaten Kupang, namun hingga saat ini belum ada perbaikan yang signifikan.

Asten Bait menjelaskan bahwa jalan tersebut merupakan jalan alternatif yang sangat penting bagi masyarakat Fatuleu, namun kondisinya yang rusak parah telah menyebabkan kesulitan bagi masyarakat.

“Kami berharap pemerintah daerah kabupaten Kupang segera merekomendasikan penetapan status jalan tersebut agar dapat diperbaiki dan masyarakat dapat menikmati akses yang lebih baik,” katanya.

Ikatan Kaum Intelektual Fatuleu juga mendukung aspirasi Asten Bait dan meminta Pemda Kupang untuk segera menuntaskan persoalan jalan di Fatuleu.

“Kami berharap pemerintah daerah kabupaten Kupang segera mengeluarkan rekomendasi penetapan status jalan tersebut agar dapat diperbaiki dan masyarakat dapat menikmati akses yang lebih baik,” kata Asten Bait.

Pemda Kupang telah menunjukkan keseriusan dalam menangani masalah jalan rusak di Fatuleu, namun masih diperlukan langkah-langkah konkret untuk memberikan kepastian solusi bagi masyarakat. Asten Bait berharap bahwa aspirasinya dapat didengar dan ditindaklanjuti oleh Pemda Kupang.(*CMBN01)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Asal-Usul dan Makna Filosofis nama Desa Nunuanah
Ayo Bergabung di Road To Event Academy GAMKI NTT, Langkah Besar Pemuda Flobamora Naik Kelas
Aksi Cepat Resmob Satreskrim Polres Kupang Tuntaskan Kasus Pencurian Hand Traktor
Liga Pendidikan Indonesia zona Amfo’ang Raya resmi ditutup
Kepemimpinan Janto di BPJN NTT Dorong Pembangunan Jalan Tepat Mutu dan Berdampak Nyata
Drama Gol dan Semangat Juang Membara di LPI 2026 zona Amfoang Raya
Polda NTT Diminta Uji Diskrepansi Medis Forensik Kasus Kematian Vika Serwutun
Kuasa Hukum Keluarga Vika Serwutun Serahkan Memorandum Hukum ke Polda NTT

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:22

Asal-Usul dan Makna Filosofis nama Desa Nunuanah

Jumat, 29 Mei 2026 - 02:10

Ayo Bergabung di Road To Event Academy GAMKI NTT, Langkah Besar Pemuda Flobamora Naik Kelas

Jumat, 29 Mei 2026 - 01:39

Aksi Cepat Resmob Satreskrim Polres Kupang Tuntaskan Kasus Pencurian Hand Traktor

Rabu, 27 Mei 2026 - 22:09

Liga Pendidikan Indonesia zona Amfo’ang Raya resmi ditutup

Rabu, 27 Mei 2026 - 00:40

Kepemimpinan Janto di BPJN NTT Dorong Pembangunan Jalan Tepat Mutu dan Berdampak Nyata

Berita Terbaru

Ritual di bawah pohon beringin; foto: Arnichus Loit

Budaya

Asal-Usul dan Makna Filosofis nama Desa Nunuanah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:22

Konten tidak bisa disalin.