Proyek Jalan di Fatukoa yang Dikerjakan PT Amar Jaya Pratama Group Tak Sesuai Harapan

Jumat, 9 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papan informasi proyek Jalan Mollo Sunjian.

Papan informasi proyek Jalan Mollo Sunjian.

Kupang-, Fatukoa, sebuah desa kecil di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, memiliki harapan besar ketika melihat proyek jalan Mollo Oetun dan Titus Nau yang sedang dikerjakan. Namun, harapan berubah menjadi kekecewaan ketika jalan tersebut tidak jadi dikerjakan.

Daniel Aluman, tokoh masyarakat RT 23 RW 08 Kelurahan Fatukoa, ungkapkan bahwa sejak awal masyarakat melihat adanya aktivitas pengukuran jalan yang dilakukan berulang kali oleh petugas, dengan informasi bahwa jalan Mollo Oetun akan dikerjakan menghubungkan wilayah Fatukoa dengan akses jalan lainnya.

Tokoh masyarakat mengungkapkan kekecewaannya.

“Informasi awal yang kami terima termasuk dari petugas ukur, jalan Molo Oetun ini masuk dalam titik pekerjaan. Bahkan sempat terlihat juga di papan informasi proyek,” kata Daniel.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, dalam pelaksanaan, pekerjaan jalan justru mengarah ke Mollo Sunjan dan wilayah Kabupaten Kupang, hingga Desa Oelomin, sementara jalan Mollo Oetun di wilayah Kelurahan Fatukoa tidak tersentuh pengerjaan.

“Kalau memang pekerjaan itu ke Desa Oelomin seharusnya jelas di papan nama proyek. Tapi faktanya tidak ada,” kata Daniel.

Yusuf Abjena, tokoh masyarakat Fatukoa, juga mengungkapkan bahwa sesuai papan informasi proyek, disebutkan ada tiga ruas jalan yang dikerjakan yaitu Titus Nau, Mollo Sunjan, dan Mollo Oetun. Namun, dalam pelaksanaannya hanya ruas Mollo Sunjan yang dikerjakan.

“Kami sebagai masyarakat tentu bertanya-tanya. Jalan di wilayah kami tidak dikerjakan, sementara pekerjaan justru dilanjutkan ke wilayah Kabupaten Kupang,” ujar Daniel.

Masyarakat Fatukoa berharap pemerintah khususnya pemerintah pusat, dapat memberikan perhatian dan kejelasan terkait proyek tersebut, serta merealisasikan pengerjaan jalan Molo Oetun sesuai rencana awal.

“Harapan kami sederhana, jalan Molo Oetun ini harus dikerjakan. Itu harapan kami sebagai masyarakat Kelurahan Fatukoa,” kata Daniel.

BPJN NTT diharapkan dapat turun ke kelurahan Fatukoa untuk memberikan penjelasan ke masyarakat dan merealisasikan pengerjaan jalan Molo Oetun sesuai rencana awal.

Proyek yang dimaksud merupakan paket Preservasi Jalan Titus Nau, Jalan Mollo Sunja, dan Jalan Mollo Oetun yang dilaksanakan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT di bawah Kementerian Pekerjaan Umum.

Proyek ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp22,27 miliar yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2025, dengan pelaksana pekerjaan PT Amar Jaya Pratama Group dan konsultan pengawas PT Arci Pratama Konsultan.(*CMBN01)

Sumber: nttpedia.id

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Asal-Usul dan Makna Filosofis nama Desa Nunuanah
Ayo Bergabung di Road To Event Academy GAMKI NTT, Langkah Besar Pemuda Flobamora Naik Kelas
Aksi Cepat Resmob Satreskrim Polres Kupang Tuntaskan Kasus Pencurian Hand Traktor
Liga Pendidikan Indonesia zona Amfo’ang Raya resmi ditutup
Kepemimpinan Janto di BPJN NTT Dorong Pembangunan Jalan Tepat Mutu dan Berdampak Nyata
Drama Gol dan Semangat Juang Membara di LPI 2026 zona Amfoang Raya
Polda NTT Diminta Uji Diskrepansi Medis Forensik Kasus Kematian Vika Serwutun
Kuasa Hukum Keluarga Vika Serwutun Serahkan Memorandum Hukum ke Polda NTT

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:22

Asal-Usul dan Makna Filosofis nama Desa Nunuanah

Jumat, 29 Mei 2026 - 02:10

Ayo Bergabung di Road To Event Academy GAMKI NTT, Langkah Besar Pemuda Flobamora Naik Kelas

Jumat, 29 Mei 2026 - 01:39

Aksi Cepat Resmob Satreskrim Polres Kupang Tuntaskan Kasus Pencurian Hand Traktor

Rabu, 27 Mei 2026 - 22:09

Liga Pendidikan Indonesia zona Amfo’ang Raya resmi ditutup

Rabu, 27 Mei 2026 - 00:40

Kepemimpinan Janto di BPJN NTT Dorong Pembangunan Jalan Tepat Mutu dan Berdampak Nyata

Berita Terbaru

Ritual di bawah pohon beringin; foto: Arnichus Loit

Budaya

Asal-Usul dan Makna Filosofis nama Desa Nunuanah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:22

Konten tidak bisa disalin.