Proyek Preservasi Jalan Mollo Sujian, PT HMN Turut Bantu Tenaga dan Peralatan 

Kamis, 1 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alat berat yang ada di lokasi Proyek Preservasi Jalan Mollo Sujian di Kelurahan Fatukuoa.

Alat berat yang ada di lokasi Proyek Preservasi Jalan Mollo Sujian di Kelurahan Fatukuoa.

Kupang-CMBN,- Di ujung tahun 2025, Kota Kupang menyambut tahun baru dengan proyek infrastruktur yang hampir rampung. Salah satu yang paling dinantikan adalah Proyek Preservasi Jalan Mollo Sujian di Kelurahan Fatukuoa, Kecamatan Maulafa, yang membawa harapan bagi masyarakat setempat.

Proyek senilai Rp22,27 miliar rupiah ini dikerjakan oleh PT Amar Jaya Pratama (AJP) Group sebagai kontraktor utama, dengan PT Arci Pratama Konsultan (APK) sebagai konsultan pengawas. Meskipun ada tantangan, proyek ini diharapkan selesai sesuai rencana pada 31 Desember 2025.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.1, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT, Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I, Paulus Hugo Zakarias, menjelaskan bahwa proyek ini melibatkan kontraktor lokal PT Hutama Mitra Nusantara (HMN) untuk membantu tenaga dan peralatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“HMN turut membantu untuk tenaga dan peralatan supaya bisa jalan lancar. Syukurlah bisa saling bantu supaya masyarakat bisa nikmati jalan aspal di tahun baru nanti,” kata Hugo Zakarias.

Papan informasi proyek Jalan Mollo Sunjian.

Hujan Deras Menghambat Progres

Pantau media, progres proyek ini berbeda-beda. Ruas jalan yang ditangani PT HMN terlihat lebih cepat, bahkan sebagian sudah memasuki tahap pengaspalan hotmix. Sementara, ruas jalan yang dikerjakan PT AJP Group masih pada tahap penimbunan kembali dan pemadatan material tanah.

Hugo Zakarias menjelaskan bahwa hujan deras di akhir tahun menjadi salah satu penyebab keterlambatan. “Hujan deras di akhir tahun ini menghambat pekerjaan. Tapi pekerjaan tetap dilaksanakan sampai selesai,” ungkapnya.

Kualitas Tidak Dikompromikan

Menjawab pertanyaan tentang mutu jalan, Hugo memastikan pekerjaan tetap melalui quality control oleh pihak proyek dan konsultan. “Untuk mutu pekerjaan tetap melalui tahapan quality control oleh pihak proyek dan konsultan pengawas.”

Tidak Ada Kerusakan Hutan Lindung

Hugo juga membantah desas-desus tentang kerusakan pepohonan di Hutan Lindung milik Pemerintah. “Terkait pepohonan di hutan lindung yang dilewati oleh proyek jalan, semuanya sudah dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait,” jelasnya.

Masyarakat Berterimakasih

Ketua RW 08, Kelurahan Fatukoa, Yorim Eliazer Lassa, mengungkapkan rasa terima kasih dari warga sekitar. “Kami masyarakat kecil di sini mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kota Kupang yang telah memperbaiki Jalan Mollo Sujian,” ujarnya.

Dengan jalan yang sudah mulus, mobilitas warga untuk menjual hasil pertaniannya akan lebih lancar. “Biasanya tomat yang kami bawa Sebagian rusak akibat guncangan dijalan yang rusak, kini hal tersebut takkan terjadi lagi,” ujar Yorim.

Kontraktor Dituntut Optimal

Di tengah situasi keterlambatan, kontraktor pelaksana dituntut untuk mengoptimalkan pekerjaan tanpa mengabaikan kualitas. Proyek preservasi jalan ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Jalan Mollo Sujian, Simbol Kemajuan

Proyek ini bukan hanya tentang infrastruktur, tapi juga tentang harapan dan kemajuan bagi masyarakat Kupang. Semoga proyek ini dapat selesai sesuai rencana dan membawa manfaat bagi semua.(Beber Fakta)

CMBN01

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Langkah Valen Kebo Pimpin PERBAKIN: Rapikan Organisasi, Siapkan Atlet NTT Berprestasi
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman RI Tersandung Korupsi Tambang Nikel
Kerja Keras Tanpa Batas: Maruarar Sirait Wujudkan Sila Kelima di Sektor Perumahan
Dugaan Pemerasan: Polda Usut Gerombolan Penjahat Digital di Balik Akun Tiktok Lika-Liku NTT
Menembus Batas Desa: Asten Bait Nyalakan Asa Pendidikan di Pelosok
Suara Lantang Usman Husin dari Senayan: Ungkap Potret Nyata Kegelisahan di Kawasan Mutis
Motor Tak Kunjung Kembali, Oknum Polisi Dilaporkan ke Polres Kupang 
Proyek Insinerator Rp5,9 Miliar Masuk Tahap Penyidikan di Kejati NTT 

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 12:23

Langkah Valen Kebo Pimpin PERBAKIN: Rapikan Organisasi, Siapkan Atlet NTT Berprestasi

Kamis, 16 April 2026 - 07:41

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman RI Tersandung Korupsi Tambang Nikel

Kamis, 16 April 2026 - 04:56

Kerja Keras Tanpa Batas: Maruarar Sirait Wujudkan Sila Kelima di Sektor Perumahan

Rabu, 15 April 2026 - 08:22

Dugaan Pemerasan: Polda Usut Gerombolan Penjahat Digital di Balik Akun Tiktok Lika-Liku NTT

Selasa, 14 April 2026 - 12:06

Menembus Batas Desa: Asten Bait Nyalakan Asa Pendidikan di Pelosok

Berita Terbaru

Konten tidak bisa disalin.