Rapat Kerja Jasa Konstruksi: Menuju Infrastruktur NTT yang Berkualitas 

Rabu, 14 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Panitia Rapat Kerja Jasa Konstruksi Provinsi NTT 2026, Benyamin Nahak bersama Gubernur dan Wakil Gubernur NTT.

Ketua Panitia Rapat Kerja Jasa Konstruksi Provinsi NTT 2026, Benyamin Nahak bersama Gubernur dan Wakil Gubernur NTT.

Kupang,- Selasa, 13 Januari 2025, menjadi hari penting bagi pembangunan infrastruktur di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Rapat Kerja Jasa Konstruksi Provinsi NTT Tahun 2026 resmi dibuka, menandai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas infrastruktur daerah.

Forum ini menjadi ruang evaluasi bersama atas hasil pembangunan infrastruktur Tahun Anggaran 2025, sekaligus merumuskan langkah perbaikan ke depan. Sektor jasa konstruksi memiliki peran strategis dalam menentukan kualitas infrastruktur dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Konstruksi menopang banyak hal: konektivitas wilayah, pelayanan dasar, kesehatan masyarakat, hingga pemerataan pembangunan.

Karena itu, isu infrastruktur menjadi bagian utama dalam RPJMD Provinsi NTT 2025–2029, khususnya misi pembangunan infrastruktur berkelanjutan berbasis potensi daerah. Saat ini NTT berada pada fase penting pembangunan. Banyak program dan investasi telah berjalan di sektor jalan, sumber daya air, permukiman, dan infrastruktur pendukung lainnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka dalam arahannya saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa tugas bersama adalah memastikan seluruh proses penyelenggaraan jasa konstruksi berjalan sesuai regulasi, standar teknis, dan prinsip tata kelola yang baik.

Menurutnya, rapat kerja ini bukan hanya menilai hasil fisik, tetapi juga mengidentifikasi tantangan dan peluang perbaikan. Ini adalah bentuk transparansi dan akuntabilitas pemerintah kepada publik, sekaligus ajakan kepada pelaku jasa konstruksi untuk terlibat aktif membangun NTT.

Gubernur NTT berharap seluruh pemangku kepentingan—pemerintah, pelaku usaha, asosiasi, akademisi, hingga aparat pengawasan—terus meningkatkan mutu jasa konstruksi dari perencanaan, pelaksanaan, sampai pemanfaatan.

“Kita dorong pertumbuhan pelaku jasa konstruksi daerah yang sehat, patuh hukum, mengutamakan keselamatan kerja, berkelanjutan, serta menjunjung integritas, profesionalisme, dan kolaborasi,” ujarnya.

Produk konstruksi harus berkualitas dan benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan kerja bersama, kita wujudkan NTT yang maju, merata, dan sejahtera.

Rapat Kerja Jasa Konstruksi Provinsi NTT Tahun 2026 diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam meningkatkan kualitas infrastruktur daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi NTT.(CMBN01)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Agustinus Tae dan Kuasa Hukum Serahkan Bukti ke Polisi soal Muskot PBVSI Kota Kupang
Mesin Perahu dari Usman Husin Jadi Jawaban Aspirasi Nelayan Sumba Timur
Usman Husin Temui Bupati Sumba Timur, Dorong Penguatan Pertanian dan Serahkan Bantuan Alsintan
UDN dan Jurnalis Bangun Ruang Belajar Bersama, Dari Kualitas Berita hingga Isu Kelompok Rentan
Bupati Falen Kebo Apresiasi Blue Ocean Salt, Investasi Pantura TTU Masuk Tahap Pelaksanaan
Dukungan Penuh Daniel Taimenas Perluas Akses KUR Bank NTT bagi UMKM
Soal Keberatan Tiga Anggota DPRD TTU, Egiardus Bana Desak BK Berpedoman pada UU 30/2014
Silaturahmi Bawaslu dan PKB Kabupaten Kupang, Sinergi Menuju Tahapan Pemilu

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:12

Agustinus Tae dan Kuasa Hukum Serahkan Bukti ke Polisi soal Muskot PBVSI Kota Kupang

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:03

Mesin Perahu dari Usman Husin Jadi Jawaban Aspirasi Nelayan Sumba Timur

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:53

Usman Husin Temui Bupati Sumba Timur, Dorong Penguatan Pertanian dan Serahkan Bantuan Alsintan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 03:40

UDN dan Jurnalis Bangun Ruang Belajar Bersama, Dari Kualitas Berita hingga Isu Kelompok Rentan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 03:37

Bupati Falen Kebo Apresiasi Blue Ocean Salt, Investasi Pantura TTU Masuk Tahap Pelaksanaan

Berita Terbaru

Konten tidak bisa disalin.