RDP Panja Pengelolaan di DPR RI, PUPR NTT Dukung Penguatan Pengelolaan Wilayah Perbatasan

Senin, 26 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: PUPR NTT

Foto: PUPR NTT

Jakarta,- Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Nusa Tenggara Timur turut mendukung upaya penguatan pengelolaan wilayah perbatasan melalui keikutsertaan dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panja Pengelolaan Perbatasan Wilayah Negara Komisi II DPR RI, yang digelar pada Rabu, 21 Januari 2026 di Jakarta.

RDP ini menjadi forum strategis untuk menyampaikan aspirasi daerah perbatasan, termasuk Provinsi NTT, dan dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN RI, serta Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma.

Kepala Dinas PUPR Provinsi NTT, Ir. Benyamin Nahak, MT, menyampaikan usulan alih status beberapa ruas jalan dari jalan provinsi menjadi jalan nasional, yakni ruas Oelamasi–Oepoli (Kabupaten Kupang), ruas Oekusi (RDTL), serta ruas Batuputih–Motamasin–Covalima (RDTL), mengingat fungsinya sebagai penghubung antarnegara yang memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas dan pelayanan perbatasan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Pemerintah Provinsi NTT juga mengajukan permohonan dukungan Pemerintah Pusat untuk pembangunan kembali sejumlah jembatan dalam kondisi rusak berat, seiring dengan keterbatasan kapasitas fiskal daerah.

Melalui forum ini, Dinas PUPR Provinsi NTT berharap terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat peningkatan infrastruktur perbatasan demi mendorong pertumbuhan ekonomi, konektivitas, serta kesejahteraan masyarakat.

PUPR NTT juga berharap bahwa usulan alih status jalan dan pembangunan jembatan dapat segera direalisasikan, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat perbatasan.

Dengan demikian, PUPR NTT terus berjuang untuk meningkatkan infrastruktur perbatasan yang lebih baik, sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

PUPR NTT yakin bahwa dengan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah, infrastruktur perbatasan dapat ditingkatkan dan masyarakat perbatasan dapat menikmati kualitas hidup yang lebih baik.(*CMBN01)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Langkah Valen Kebo Pimpin PERBAKIN: Rapikan Organisasi, Siapkan Atlet NTT Berprestasi
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman RI Tersandung Korupsi Tambang Nikel
Kerja Keras Tanpa Batas: Maruarar Sirait Wujudkan Sila Kelima di Sektor Perumahan
Dugaan Pemerasan: Polda Usut Gerombolan Penjahat Digital di Balik Akun Tiktok Lika-Liku NTT
Menembus Batas Desa: Asten Bait Nyalakan Asa Pendidikan di Pelosok
Suara Lantang Usman Husin dari Senayan: Ungkap Potret Nyata Kegelisahan di Kawasan Mutis
Motor Tak Kunjung Kembali, Oknum Polisi Dilaporkan ke Polres Kupang 
Proyek Insinerator Rp5,9 Miliar Masuk Tahap Penyidikan di Kejati NTT 

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 12:23

Langkah Valen Kebo Pimpin PERBAKIN: Rapikan Organisasi, Siapkan Atlet NTT Berprestasi

Kamis, 16 April 2026 - 07:41

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman RI Tersandung Korupsi Tambang Nikel

Kamis, 16 April 2026 - 04:56

Kerja Keras Tanpa Batas: Maruarar Sirait Wujudkan Sila Kelima di Sektor Perumahan

Rabu, 15 April 2026 - 08:22

Dugaan Pemerasan: Polda Usut Gerombolan Penjahat Digital di Balik Akun Tiktok Lika-Liku NTT

Selasa, 14 April 2026 - 12:06

Menembus Batas Desa: Asten Bait Nyalakan Asa Pendidikan di Pelosok

Berita Terbaru

Konten tidak bisa disalin.