Kupang,- Di balik hiruk pikuk kehidupan politik Kabupaten Kupang, seorang senior aktivis terus mengayuh perahu dengan bijak. Ia adalah Dra. Sofia Malelak de Haan, Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Kupang, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kupang.
Dengan pengalaman dan pengetahuan, Sofia de Haan telah menyaksikan berbagai dinamika sosial politik di daerahnya..Ia telah mendengar dan membaca banyak kritikan dari adik-adik aktivis, baik kepada Pemkab Kupang maupun DPRD.
“Saya telah melihat, mendengar dan membaca berbagai kritikan dan masukan dari adik-adik aktivis yang ada di organisasi-organisasi maupun perkumpulan-perkumpulan,” katanya dengan nada yang santai, Senin (23/2/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menekankan bahwa kritik adalah bagian dari introspeksi untuk memperbaiki ke depan. “Saya kira itu baik, sejauh kita mau menerima kritik itu sebagai bahagian dari introspeksi untuk memperbaiki ke depan,” katanya.
Namun,. politikus senior ini juga mengingatkan bahwa tidak semua kritik dapat diterima, terutama jika melanggar aturan atau terlalu berlebihan..Salah satu contoh kritik yang diterima adalah tentang infrastruktur jalan di wilayah utara.
“Tentu kita perlu masukan-masukan itu, misalnya saja yang diangkat tentang infrastruktur jalan di wilayah utara dan lain-lain,” katanya. Namun, ia juga menekankan bahwa kondisi fiskal Kabupaten Kupang membuat prioritas harus dibuat.
“Jadi semua tidak mungkin berjalan serentak, pasti ada yang didahulukan sesuai tentu dengan visi misi dalam RPJMD,” katanya.
Ia berharap bahwa masyarakat dapat memahami dan mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan visi misi tersebut.
Dengan demikian, Nasdem berharap Kabupaten Kupang dapat terus maju dan berkembang, dengan dukungan dari semua pihak. “Kita harus bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama, yaitu kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kupang,” katanya.
Sofia juga mengajak masyarakat untuk terus memberikan masukan dan kritik, agar pemerintah dapat terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kritik dan masukan adalah bagian dari proses pembangunan, mari kita bekerja sama untuk Kabupaten Kupang yang lebih baik,” katanya.**









