KUPANG,- Yayasan Yusinta Ningsih Sejahtera (YNS) memastikan seluruh biaya untuk aksi kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), berasal dari anggaran internal yayasan. YNS menegaskan tidak membuka penggalangan donasi kepada masyarakat maupun pihak lain dalam bentuk apa pun.
Founder Yayasan YNS, Yusinta Nenobahan Syarief, menyampaikan penegasan tersebut melalui unggahan video di media sosial, Minggu (16/8/2026). Pernyataan itu sekaligus menjadi penjelasan kepada publik agar tidak terjadi kesalahpahaman terkait sumber pembiayaan kegiatan kemanusiaan yang sedang dipersiapkan yayasan.
Yusinta mengatakan, keputusan untuk tidak membuka donasi merupakan bagian dari komitmen YNS dalam menjalankan aksi kemanusiaan secara mandiri. Seluruh anggaran yang disiapkan untuk membantu warga terdampak gempa murni bersumber dari dana Yayasan YNS sendiri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Bantuan ini tidak membuka donasi. Anggaran yang kami gunakan murni dari Yayasan YNS,” demikian penegasan Yusinta dalam unggahan tersebut.
Tim YNS dijadwalkan bergerak menuju wilayah terdampak pada Rabu (19/8/2026), dengan menyesuaikan jadwal kapal dari Kupang. Keberangkatan dilakukan setelah mempertimbangkan kondisi pascagempa, termasuk sejumlah akses dan pelabuhan kecil di Flores yang masih belum dapat dijangkau secara optimal.
Selain membawa bantuan, kehadiran tim YNS diharapkan dapat memberikan dukungan moril kepada masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana. Yayasan juga membuka kesempatan bagi tenaga medis yang memiliki kepedulian kemanusiaan untuk bergabung sebagai relawan dalam misi tersebut.
Langkah YNS tersebut menempatkan aksi kemanusiaan bukan semata sebagai kegiatan penyaluran bantuan, tetapi sebagai bentuk kehadiran langsung bersama masyarakat terdampak. Dengan pembiayaan yang berasal dari anggaran yayasan sendiri, YNS ingin memastikan bantuan dapat diberikan tanpa membuka penggalangan dana publik.**








