Jakarta-CMBN,-.Usman Husin, Anggota DPR RI Komisi IV dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang kini memasuki era baru sebagai ASN pusat di bawah Kementerian Pertanian (Kementan). Pengalihan ini merupakan langkah besar dan strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Penyuluh pertanian adalah ujung tombak pembangunan sektor pangan. Dengan status ASN pusat, PPL diharapkan bekerja lebih terarah, profesional, dan maksimal dalam mendampingi petani,” tegas Usman Husin (02/01/2026).
Usman Husin menilai pengalihan ini sebagai kesempatan emas bagi PPL untuk meningkatkan peranannya dalam memperkuat ketahanan pangan. Ia berharap PPL dapat menjalankan tugasnya secara optimal, mulai dari persiapan penyuluhan hingga pendampingan kelompok tani.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kapasitasnya sebagai anggota Komisi IV DPR RI, Usman Husin menekankan pentingnya evaluasi dan pelaporan yang akurat dan berkelanjutan. “Data dan laporan dari PPL menjadi rujukan penting bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi pedesaan dan percepatan swasembada pangan,” katanya.
Usman Husin berharap PPL dapat aktif dalam pelaksanaan penyuluhan, khususnya dalam diseminasi informasi dan transfer teknologi pertanian terbaru kepada petani, pekebun, dan peternak.
“Dengan penyuluhan yang kuat, terukur, dan terintegrasi, ketahanan pangan bukan sekadar target, tetapi fondasi ekonomi bangsa dan daerah,” ujarnya.
Pengalihan PPL ke ASN pusat ini merupakan kebijakan strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Proses pengalihan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan verifikasi data oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Usman Husin percaya bahwa dengan status ASN pusat, PPL dapat bekerja lebih efektif dalam meningkatkan produksi pangan dan kesejahteraan petani. “Ini adalah langkah besar menuju ketahanan pangan yang lebih kuat,” katanya.
Dengan pengalihan ini, Usman Husin berharap PPL dapat menjadi agen perubahan dalam meningkatkan produksi pangan dan kesejahteraan petani.(*CMBN01)









