KUPANG,- Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB Dapil NTT II, Usman Husin, terus memperkuat upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Kupang melalui Safari Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Program tersebut menyasar masyarakat di Desa Muke, Desa Numafo, Desa Oenaunu, dan Desa Oemofa, Kecamatan Amabi Oefeto Timur.
Safari Gemarikan menjadi bagian dari program nasional yang bertujuan meningkatkan konsumsi ikan sebagai sumber protein berkualitas guna memperbaiki gizi masyarakat, terutama bagi anak-anak, ibu hamil, serta keluarga yang berisiko mengalami stunting. Program ini dilaksanakan melalui sinergi antara Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan Komisi IV DPR RI agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di daerah.
Pelaksana kegiatan dari Direktorat Jenderal PDSPKP KKP, Reza, mengatakan kolaborasi bersama Anggota Komisi IV DPR RI Usman Husin merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memperluas edukasi sekaligus pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat. Menurutnya, peningkatan konsumsi ikan menjadi salah satu langkah strategis untuk mendukung lahirnya generasi yang sehat, kuat, dan cerdas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat menerima paket bantuan berupa ikan segar seberat satu kilogram, abon ikan 120 gram, bakso ikan, goodie bag, serta kaus Gemarikan. Jenis ikan yang dibagikan disesuaikan dengan ketersediaan di daerah, seperti ikan kembung maupun ikan lele, dengan sasaran penerima yang telah ditetapkan Pemerintah Kabupaten Kupang, meliputi keluarga berisiko stunting, anak-anak, ibu hamil, dan perempuan usia produktif.
Usman Husin menegaskan bahwa Safari Gemarikan tidak sekadar membagikan ikan kepada masyarakat, tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya konsumsi ikan sebagai sumber protein dalam mencegah stunting. Ia sengaja menghadirkan program tersebut di wilayah Amabi Oefeto Timur karena sebagian masyarakat berada jauh dari kawasan pesisir sehingga akses dan kebiasaan mengonsumsi ikan masih terbatas.
Menurut Usman, masa depan daerah sangat ditentukan oleh kualitas gizi anak-anak sejak usia dini. Ia mengajak masyarakat untuk tidak hanya melihat jumlah bantuan yang diterima, tetapi menjadikan momentum tersebut sebagai dorongan untuk membiasakan konsumsi ikan demi kesehatan keluarga dan terciptanya generasi yang lebih cerdas di masa mendatang.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kupang, Yared Anderson Tamoes, mengapresiasi dukungan Kementerian Kelautan dan Perikanan bersama Usman Husin yang terus menghadirkan program bagi masyarakat. Ia menilai peningkatan konsumsi ikan merupakan strategi penting dalam memperbaiki kualitas gizi, terutama di wilayah pedesaan. Pemerintah Kabupaten Kupang berharap kolaborasi tersebut dapat terus berlanjut sebagai langkah nyata mempercepat penurunan stunting dan mewujudkan generasi Nusa Tenggara Timur yang lebih sehat.**









