Kupang,- Dr. Viktor Bungtilu Laiskodat, Ketua Fraksi Nasdem DPR RI, kembali melakukan reses di Kabupaten Kupang, kali ini di Kecamatan Amarasi Barat. Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Gereja Maranatha Teunbaun ini dihadiri oleh ratusan orang, termasuk masyarakat dan tokoh-tokoh lokal, Senin (23/2/20256).
Sofia de Haan, Ketua DPD II Partai Nasdem Kabupaten Kupang, mengucapkan terima kasih atas kehadiran Viktor Laiskodat dan mengapresiasi upaya legislator tersebut dalam menyerap aspirasi masyarakat. “Ini sungguh suatu sukacita luar biasa bagi kami,” katanya.
Masyarakat Amarasi Barat memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan aspirasi mereka, terutama terkait infrastruktur jalan yang rusak. Mereka meminta agar pemerintah memperhatikan kondisi jalan yang sudah lama tidak diperbaiki.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Viktor Laiskodat mendengarkan aspirasi masyarakat dengan seksama. Ia menjelaskan bahwa pemerintah tidak ingin mengabaikan kebutuhan infrastruktur, tetapi ada program-program lain yang lebih diprioritaskan. “Jalan itu bukan tidak mau, pemerintah akan senang sekali untuk membangun infrastruktur yang baik buat masyarakat,” katanya.
Tapi, lanjut Viktor, karena ada keterbatasan anggaran, maka perbaikan jalan harus dilakukan secara bertahap. “Bukan berarti tidak akan dikerjakan, ini secara bertahap akan dilihat waktu dan kesempatan, dan kita lihat ruang fiskal kita kalau bagus, itu pasti akan kita dorong ke sana,” katanya.
Masyarakat Amarasi Barat juga menyampaikan aspirasi terkait pertanian dan kesehatan. Viktor Laiskodat menjanjikan akan memperjuangkan kebutuhan-kebutuhan tersebut melalui Komisi yang dipimpinnya.
Politikus senior Nasdem ini juga menekankan pentingnya peran gereja dalam membangun masyarakat. “Gereja harus menjadi pusat pengetahuan, kata Viktor Laiskodat, karena saya tertarik dengan pendeta yang memberikan diri untuk ikut berkontribusi dengan pendidikan,” katanya.
Dengan demikian, mantan Gubernur NTT tersebut berharap masyarakat Amarasi Barat dapat semakin maju dan sejahtera. Ia juga berterima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan aspirasi dan dukungan.









