Warga NTT Diduga Gangguan Jiwa Mengamuk di Bali, Diamuk Massa hingga Sekarat

Senin, 5 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Kuta-CMBN,- Seorang warga pendatang yang diduga mengalami gangguan jiwa mengamuk di Kuta, Bali, pada Senin (5/1/2026). Aksi kekerasan yang dilakukan korban mengundang kepanikan di kalangan warga setempat dan menimbulkan keresahan yang meluas.

Korban, yang bernama Soleman Ole asal Pareka Tabbu, Desa Loko Tali, Kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten SBD, Provinsi NTT, terlihat memanjat atap rumah warga melalui area Pura Taman Waru Lot, yang terletak di dekat rumah tersebut. Aksi tersebut disaksikan langsung oleh warga sekitar serta sejumlah pengendara yang melintas.

Warga yang merasa terancam berusaha menghentikan korban dengan cara-cara ekstrem. Beberapa di antaranya melepaskan kembang api ke tubuh korban, sementara yang lain melemparinya dengan batu saat korban berada di dekat perairan sungai. Upaya ini dilakukan karena aksi korban yang semakin tidak terkendali dan membahayakan keselamatan dirinya sendiri maupun orang lain.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa ini kembali memicu perdebatan terkait penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Meskipun sebagian pihak menganggap tindakan massa berlebihan, tidak sedikit yang menyarankan perlunya tindakan preventif lebih baik terhadap ODGJ agar tidak menimbulkan potensi bahaya. Kejadian ini akhirnya menjadi viral di media sosial, memicu reaksi keras dari masyarakat luas yang menyoroti perlakuan terhadap korban.

Istri korban, yang baru mengetahui bahwa suaminya menjadi viral dan diberitakan secara luas, menyampaikan perasaannya dengan suara bergetar.

“Saya sangat terkejut ketika suami saya viral di media sosial. Kini, saya sangat kecewa melihat kondisi suami saya yang sekarat ini. Dia manusia, kenapa harus diperlakukan seperti ini? Seharusnya ada penanganan yang lebih manusiawi,” ujarnya sambil menangis.

Hingga berita ini diturunkan, korban telah diamankan oleh pihak berwenang dan sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar. Korban direncanakan untuk dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah untuk mendapatkan penanganan lebih lanju. (*CMBN03)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman RI Tersandung Korupsi Tambang Nikel
Kerja Keras Tanpa Batas: Maruarar Sirait Wujudkan Sila Kelima di Sektor Perumahan
Dugaan Pemerasan: Polda Usut Gerombolan Penjahat Digital di Balik Akun Tiktok Lika-Liku NTT
Menembus Batas Desa: Asten Bait Nyalakan Asa Pendidikan di Pelosok
Suara Lantang Usman Husin dari Senayan: Ungkap Potret Nyata Kegelisahan di Kawasan Mutis
Motor Tak Kunjung Kembali, Oknum Polisi Dilaporkan ke Polres Kupang 
Proyek Insinerator Rp5,9 Miliar Masuk Tahap Penyidikan di Kejati NTT 
Proyek Hotmix Kukak–Sulamu: Harapan yang Dibangun, Dijaga dan Dipastikan Bertahan untuk Rakyat

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 07:41

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman RI Tersandung Korupsi Tambang Nikel

Kamis, 16 April 2026 - 04:56

Kerja Keras Tanpa Batas: Maruarar Sirait Wujudkan Sila Kelima di Sektor Perumahan

Rabu, 15 April 2026 - 08:22

Dugaan Pemerasan: Polda Usut Gerombolan Penjahat Digital di Balik Akun Tiktok Lika-Liku NTT

Selasa, 14 April 2026 - 12:06

Menembus Batas Desa: Asten Bait Nyalakan Asa Pendidikan di Pelosok

Selasa, 14 April 2026 - 10:46

Suara Lantang Usman Husin dari Senayan: Ungkap Potret Nyata Kegelisahan di Kawasan Mutis

Berita Terbaru

Konten tidak bisa disalin.