Sang Pendekar Guru itu telah Pergi

Selasa, 15 Maret 2016

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto .oleh Tribunnews.com
foto .oleh Tribunnews.com

Selasa, 15 Maret 2016, Pukul 08.07 WITa, saya sedang mengawas pelaksanaan simulasi ujian (try out) di kelas 6. Ketika saya sedang menulis satu judul ibu pertiwi disakiti, saya mencoba untuk melihat-lihat web kompasiana, pada laman terbaru. Saya tersentak, dan trenyuh, ketika seorang Kompasianer bernama Rokhman menulis artikel berjudul: Selamat Jalan Pak Lis: “Proses Pendidikan-Pengajaran Harus Baik” (http://www.kompasiana.com/omank/selamat-jalan-pak-lis-proses-pendidikan-pengajaran-harus-baik). Saya membuka halaman itu dan membacanya.Saya hampir tidak percaya, tetapi foto/gambar yang disertakan jelas-jelas menjelaskan hal itu.
Sebagai guru SD di pedalaman, saya menyatakan turut berduka. Saya mesti menyatakan bahwa Ketua Umum Pengurus Besar PGRI Pusat itu adalah seorang Pendekar Guru. Ia telah melakukan “pembelaan” kepada para guru di Indonesia.
Saya masih ingat ketika Adi Meliyati, Guru Honor dari Oefafi Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, NTT, duduk berdampingan dengan sang pendekar. Sang pendekar dalam nada suara yang bersahaja, mengatakan, kasus seperti yang dialami ibu ini kasuistis. Oleh karena itu, kepada Pengurus PGRI NTT dimohon untuk mendampingi ibu Adi agar bisa kembali ke sekolah. Pada saat yang sama, sang pendekar guru masih ingat untuk meminta Menteri PAN & RB, Yuddy Chrisnandy agar memaafkan guru yang mengirim sms padanya.
Lantas, hari ini menurut Rokhman, ia meninggal akibat salah urus rupanya. Rokhman menulis begini, “beliau adalah salah satu korban kecelakaan di RS Mintoharjo, Jakarta (14/3) (http://www.kompasiana.com/omank). Saya menggarisbawahi frase itu. Saya mencoba untuk menemukan sumber informasi lainnya. Saya temukan, Tribunnews.com (14 Maret 2016) mengabarkan dengan judul Sulistiyo dan Tiga Orang Lainnya Diduga Tewas Akibat Keracunan Asap. Selanjutnya, Polda Metro Jaya bersama Polisi Militer Angkatan Laut saat ini tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) insiden percikan api di dalam ruang terapi Pulau Miangas Gedung Ruang Udara Bertekanan Tinggi (RUBT) Rumah Sakit Mintoharjo yang menyebabkan tewasnya empat orang, termasuk Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulistiyo.

Sebagai guru di desa dan pedalaman, saya masih belum percaya. Mumpung signal internet pagi ini agak lancar, saya mencoba menemukan informasi terbaru. Ternyata detiknews.com menulis judul, Disemayamkan di PGRI, Jenazah Sulistiyo Diterbangkan ke Semarang Pagi ini, disertai foto yang sangat meyakinkan saya.

Saya kira mestinya ada seruan untuk sekolah-sekolah mengibarkan  bendera setengah tiang tanda berkabung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saya harus nyatakan sebagai guru di desa/kampung, pedalaman,

Selamat Jalan Pak Lis, jasamu untuk guru terukir di prasasti kenangan guru Indonesia yang tahu dan mengikuti perjuanganmu, dan pasti dikenang selalu.

foto oleh detik.com
foto oleh detiknews.com

Saya menulis dalam kesedihan sebagai guru di kampung.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Menahan Kelahiran, Menahan Kehidupan
Jejak Budaya di Bawah Langit Uisneno
Golkar Kabupaten Kupang Diuji Soal Kesetiaan dan Keadilan, 7 PAC Tantang Arus Besar Pohon Beringin
Antara Musda XI Golkar yang Tertunda dan Loyalitas 38 Tahun Daniel Taimenas
Power Never Sleeps: Membaca Arah Politik Musda XI Golkar Kabupaten Kupang
UPTD SD Inpres Nekmese dalam Upacara Harlah Pancasila
Mengenai Menari di Hadapan Tuhan dalam Bulan Budaya GMIT
Liga Pendidikan Indonesia zona Amfo’ang Raya resmi ditutup

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:54

Menahan Kelahiran, Menahan Kehidupan

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:49

Jejak Budaya di Bawah Langit Uisneno

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:10

Golkar Kabupaten Kupang Diuji Soal Kesetiaan dan Keadilan, 7 PAC Tantang Arus Besar Pohon Beringin

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:30

Antara Musda XI Golkar yang Tertunda dan Loyalitas 38 Tahun Daniel Taimenas

Rabu, 3 Juni 2026 - 00:21

Power Never Sleeps: Membaca Arah Politik Musda XI Golkar Kabupaten Kupang

Berita Terbaru

Gambar ilustrasi: ChatGPT

Budaya

Menahan Kelahiran, Menahan Kehidupan

Jumat, 5 Jun 2026 - 08:54

Rombongan Verifikator & produk tais Amarasi; ft: Ansel

Budaya

Jejak Budaya di Bawah Langit Uisneno

Kamis, 4 Jun 2026 - 23:49

Konten tidak bisa disalin.