Demokrasi Inklusif dan Digital, GAMKI NTT Siap Jadi Mitra Strategis KPU

Kamis, 26 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAMKI NTT dialog bersama komisioner KPU Provinsi NTT.

GAMKI NTT dialog bersama komisioner KPU Provinsi NTT.

Kupang,- Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan dialog resmi dengan Komisi Pemilihan Umum Provinsi Nusa Tenggara Timur (KPU NTT), Rabu (25/2/2026), di Kupang.

Pertemuan ini bertujuan menawarkan kemitraan strategis jangka panjang dalam membangun pendidikan serta meningkatkan partisipasi demokrasi berbasis komunitas orang muda di NTT.

Dialog tersebut dihadiri Ketua DPD GAMKI NTT Winston Rondo bersama jajaran pengurus, dan diterima langsung Ketua KPU NTT Jemris Fointuna didampingi para komisioner.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertemuan berlangsung konstruktif dengan pembahasan utama mengenai penguatan demokrasi daerah, khususnya menjangkau pemilih muda dan kelompok rentan.

Ketua DPD GAMKI NTT, Winston Rondo, menjelaskan bahwa organisasinya tidak terlibat dalam politik praktis, melainkan ingin berperan sebagai mitra pendidikan demokrasi.

“Kami ingin memastikan orang muda NTT tidak hanya hadir di TPS, tetapi hadir dengan kesadaran, nilai, dan integritas. Demokrasi harus menjadi gerakan pembelajaran yang hidup di komunitas,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, GAMKI NTT menawarkan lima pilar kemitraan strategis. Pertama, Sekolah Demokrasi Orang Muda Gereja (SD-OMG) sebagai program kaderisasi untuk membentuk fasilitator demokrasi muda yang memahami sistem kepemiluan serta kritis terhadap politik uang dan hoaks.

Kedua, Relawan Demokrasi Muda Gereja yang akan mendukung sosialisasi dan pendidikan pemilih di tingkat akar rumput.

Ketiga, Digital Democracy Movement melalui penguatan literasi demokrasi berbasis konten kreatif di media sosial.

Keempat, inisiatif Gereja Ramah Pemilih Disabilitas guna memastikan hak pilih penyandang disabilitas terpenuhi secara bermartabat.

Kelima, pembentukan Lembaga Advokasi dan Pemantauan Pemilu (LAPP) GAMKI NTT yang bersifat independen dan non-partisan sesuai regulasi.

Winston menambahkan, rancangan kerja sama tersebut akan diformalkan melalui nota kesepahaman (MoU) setelah melalui mekanisme konsultasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Komisioner KPU NTT, Baharudin Hamzah, menyambut positif tawaran tersebut. Menurutnya, kolaborasi dengan organisasi kepemudaan berbasis komunitas iman menjadi langkah strategis dalam menyemai kesadaran demokrasi jangka panjang.

“Partisipasi tidak lahir hanya di bilik TPS. Ia tumbuh dari kesadaran, dipupuk oleh pendidikan, dan dirawat oleh kolaborasi,” katanya.

Ketua KPU NTT, Jemris Fointuna, juga mengapresiasi langkah proaktif GAMKI NTT. Ia menilai inisiatif ini relevan dengan upaya KPU dalam memperluas pendidikan pemilih dan meningkatkan kualitas demokrasi di daerah. “Kami menyambut baik kemitraan ini. Harapannya, kolaborasi dapat membantu mempersiapkan pemilih pemula serta memperluas edukasi kepemiluan hingga ke komunitas akar rumput,” ujarnya.

Kedua pihak sepakat bahwa demokrasi yang sehat tidak hanya diukur dari tingkat partisipasi pemilih, tetapi juga dari kualitas kesadaran politik warga. Inklusivitas bagi penyandang disabilitas, penguatan etika publik, serta literasi digital menjadi fokus bersama dalam rencana kolaborasi tersebut.

Kemitraan ini diharapkan mampu memperkuat penyelenggaraan pemilu sekaligus menumbuhkan budaya demokrasi yang partisipatif, inklusif, dan berkelanjutan di Nusa Tenggara Timur.**

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Upaya RJ Belum Temukan Titik Temu, Kuasa Hukum Teldi Mooy Minta Penyidik Dalami Penguasaan Sertifikat
Rote Ndao Sebelum 2029: Komitmen Politik Usman Husin Memilih Berjuang dari Senayan 
Mengenal Peran Agrinas di Garis Depan Pembangunan Kopdes Merah Putih
Cerita Air Bersih dan Kepedulian Polri di Kabupaten Kupang
Ultimatum 48 Jam!! Forum Wartawan NTT Desak Kapolda Evaluasi Kapolres TTU
Ketika Pengkhianatan Rumah Tangga Bersembunyi di Balik Seragam ASN
Polisi Kejar Pelaku Pembobolan Minimarket dan ATM BRI di Kabupaten Kupang
Proyek Bendung Oelnaimuti Amburadul, Pelaksana Kegiatan dan BWS NT II Disorot

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:34

Upaya RJ Belum Temukan Titik Temu, Kuasa Hukum Teldi Mooy Minta Penyidik Dalami Penguasaan Sertifikat

Jumat, 25 September 2026 - 21:21

Rote Ndao Sebelum 2029: Komitmen Politik Usman Husin Memilih Berjuang dari Senayan 

Jumat, 25 September 2026 - 05:39

Mengenal Peran Agrinas di Garis Depan Pembangunan Kopdes Merah Putih

Rabu, 23 September 2026 - 06:59

Ultimatum 48 Jam!! Forum Wartawan NTT Desak Kapolda Evaluasi Kapolres TTU

Rabu, 23 September 2026 - 01:36

Ketika Pengkhianatan Rumah Tangga Bersembunyi di Balik Seragam ASN

Berita Terbaru

ilustrasi oleh AI: berbicara di depan orang lain;

Gaya Hidup

Ketika ayat terlalu sering keluar dari bibir

Senin, 28 Sep 2026 - 22:42

Konten tidak bisa disalin.