SOE — Perjuangan aspirasi tidak berhenti di ruang sidang parlemen. Di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), perjuangan itu kini hadir dalam bentuk yang dapat disentuh dan langsung dimanfaatkan petani. Dua unit traktor roda empat hasil perjuangan Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB Dapil NTT II, Usman Husin, telah tiba di Kota Soe dan segera disalurkan kepada kelompok tani di Kecamatan Oenino dan Amanuban Selatan.
Kedatangan alat mesin pertanian tersebut menjadi kelanjutan dari komitmen Usman Husin dalam mempercepat modernisasi sektor pertanian di Nusa Tenggara Timur. Setelah sebelumnya memperjuangkan berbagai bantuan benih, alat mesin pertanian, hingga program pemberdayaan petani di sejumlah wilayah, kali ini dukungan itu kembali menyasar para petani di TTS yang selama ini membutuhkan peralatan yang lebih modern untuk meningkatkan produktivitas.
Dua traktor roda empat tersebut masing-masing akan diserahkan kepada kelompok tani di Desa Hoi, Kecamatan Oenino, dan Desa Pollo, Kecamatan Amanuban Selatan. Kehadiran alat tersebut diharapkan mampu mempercepat proses pengolahan lahan, mengurangi ketergantungan pada cara-cara konvensional, sekaligus menekan biaya produksi yang selama ini menjadi tantangan utama petani.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bagi masyarakat pedesaan yang menggantungkan hidup pada sektor pertanian, bantuan alat mesin pertanian bukan sekadar tambahan fasilitas. Kehadirannya membuka peluang bagi petani untuk mengolah lahan lebih luas dalam waktu yang lebih singkat, meningkatkan efisiensi usaha tani, serta memperbesar potensi hasil panen yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan pendapatan keluarga petani.
Usman Husin menegaskan bahwa dukungan terhadap petani akan terus menjadi prioritas perjuangannya di parlemen. Menurutnya, pembangunan sektor pertanian harus diwujudkan melalui kebijakan yang berpihak kepada petani sekaligus menghadirkan bantuan nyata yang dapat langsung dimanfaatkan di lapangan.
“Saya berharap bantuan traktor roda empat ini dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik oleh kelompok tani penerima. Kalau petani memiliki alat yang memadai, proses pengolahan lahan menjadi lebih cepat, biaya produksi bisa ditekan, dan hasil panen diharapkan semakin meningkat. Saya akan terus memperjuangkan kebutuhan petani NTT agar semakin banyak bantuan yang bisa kita bawa ke daerah,” ujar Usman Husin, Senin (7/7/2026).
Ia menambahkan bahwa mayoritas masyarakat Nusa Tenggara Timur menggantungkan kehidupan pada sektor pertanian. Karena itu, setiap program yang mampu meningkatkan produktivitas petani akan terus diperjuangkan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Kedatangan dua unit traktor roda empat di Timor Tengah Selatan menjadi bukti bahwa aspirasi masyarakat yang dibawa hingga tingkat nasional dapat diwujudkan dalam bentuk program konkret. Bantuan tersebut diharapkan menjadi awal dari meningkatnya produktivitas pertanian di wilayah penerima sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Dengan dukungan mekanisasi pertanian yang terus bertambah, petani di TTS kini memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan usaha taninya secara lebih efisien, meningkatkan hasil produksi, dan memperkuat kesejahteraan keluarga mereka di tengah berbagai tantangan sektor pertanian.**









