4.200 Benih Nila Ditebar Melalui Bioflok, Usman Husin Pacu Budidaya Ikan di Sumba Barat

Kamis, 13 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumba Barat — Bantuan budidaya ikan air tawar sistem bioflok mulai diarahkan menjadi salah satu pilihan usaha produktif bagi masyarakat di Kabupaten Sumba Barat. Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi PKB, Usman Husin, menyerahkan bantuan tersebut kepada kelompok pembudidaya ikan pada Rabu, 12 Agustus 2026.

Bantuan itu terdiri dari enam unit bioflok yang akan digunakan untuk membudidayakan ikan nila. Sebanyak 4.200 benih ikan nila telah disiapkan untuk ditebar ke dalam kolam yang tersedia, dengan pembagian per bioflok 700 benih ikan. Harapannya bantuan ini mampu membuka peluang usaha baru sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.

Tidak sekadar menyerahkan bantuan, Usman Husin turut melihat langsung kesiapan sarana budidaya di lokasi. Ia bahkan secara simbolis menuangkan benih ikan nila ke dalam kolam bioflok sebagai tanda dimulainya proses budidaya oleh kelompok penerima.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Usman menekankan bahwa bantuan tersebut harus dipandang sebagai modal awal untuk membangun usaha, bukan sekadar fasilitas yang diterima masyarakat. Karena itu, kelompok pembudidaya diminta menjaga kualitas air, merawat ikan dan mengelola seluruh proses budidaya secara disiplin hingga masa panen.

Menurutnya, teknologi bioflok memiliki peluang untuk dikembangkan masyarakat karena dapat menjadi alternatif usaha perikanan yang dikelola secara berkelompok. Jika dikelola secara konsisten, keberadaan enam unit bioflok tersebut diharapkan mampu menghasilkan nilai ekonomi sekaligus mendorong tumbuhnya usaha perikanan air tawar di Sumba Barat.

Salah seorang penerima bantuan menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut. Ia berharap program itu dapat berjalan baik sehingga hasil panen nantinya tidak hanya memenuhi kebutuhan konsumsi, tetapi juga bisa dijual untuk menambah pendapatan dan memperkuat ekonomi keluarga.

Usman Husin pun meminta kelompok penerima tidak berhenti pada tahap penebaran benih. Ia mendorong agar budidaya tersebut dikembangkan secara berkelanjutan, sehingga enam unit bioflok yang ada dapat menjadi contoh bahwa sektor perikanan air tawar juga memiliki potensi untuk menciptakan usaha dan sumber pendapatan baru bagi masyarakat Sumba Barat.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Upaya RJ Belum Temukan Titik Temu, Kuasa Hukum Teldi Mooy Minta Penyidik Dalami Penguasaan Sertifikat
Rote Ndao Sebelum 2029: Komitmen Politik Usman Husin Memilih Berjuang dari Senayan 
Mengenal Peran Agrinas di Garis Depan Pembangunan Kopdes Merah Putih
Cerita Air Bersih dan Kepedulian Polri di Kabupaten Kupang
Ultimatum 48 Jam!! Forum Wartawan NTT Desak Kapolda Evaluasi Kapolres TTU
Ketika Pengkhianatan Rumah Tangga Bersembunyi di Balik Seragam ASN
Polisi Kejar Pelaku Pembobolan Minimarket dan ATM BRI di Kabupaten Kupang
Proyek Bendung Oelnaimuti Amburadul, Pelaksana Kegiatan dan BWS NT II Disorot

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:34

Upaya RJ Belum Temukan Titik Temu, Kuasa Hukum Teldi Mooy Minta Penyidik Dalami Penguasaan Sertifikat

Jumat, 25 September 2026 - 21:21

Rote Ndao Sebelum 2029: Komitmen Politik Usman Husin Memilih Berjuang dari Senayan 

Jumat, 25 September 2026 - 05:39

Mengenal Peran Agrinas di Garis Depan Pembangunan Kopdes Merah Putih

Jumat, 25 September 2026 - 03:41

Cerita Air Bersih dan Kepedulian Polri di Kabupaten Kupang

Rabu, 23 September 2026 - 01:36

Ketika Pengkhianatan Rumah Tangga Bersembunyi di Balik Seragam ASN

Berita Terbaru

ilustrasi oleh AI: berbicara di depan orang lain;

Gaya Hidup

Ketika ayat terlalu sering keluar dari bibir

Senin, 28 Sep 2026 - 22:42

Konten tidak bisa disalin.