Anggota DPR RI Usman Husin Desak Pertamina Transparan Soal Kuota BBM Subsidi untuk Petani

Selasa, 4 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI, Usman Husin

Anggota DPR RI, Usman Husin

JAKARTA,- Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB Dapil NTT II, Usman Husin, menyoroti sulitnya akses bahan bakar minyak (BBM) subsidi bagi petani untuk mengoperasikan alat dan mesin pertanian (alsintan). Keluhan tersebut disampaikan para petani saat pertemuan bersama Usman dalam agenda penyerahan bantuan alsintan.

Menurut Usman, para petani mengaku telah memenuhi seluruh persyaratan, termasuk mengantongi surat rekomendasi dari dinas terkait dan barcode pembelian BBM subsidi. Namun, mereka masih kesulitan memperoleh BBM di lapangan.

“Kalau petani yang sudah memenuhi syarat tetap tidak bisa mendapatkan BBM subsidi, lalu apa fungsi barcode jika mereka yang berhak justru tidak terlayani,” kata Usman, Selasa (4/8/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius pemerintah dan PT Pertamina (Persero), karena BBM merupakan kebutuhan utama untuk mengoperasikan traktor, pompa air, dan berbagai alsintan lainnya. Akibat sulit memperoleh BBM subsidi, banyak petani terpaksa membeli BBM nonsubsidi dengan harga lebih mahal sehingga biaya produksi meningkat dan pendapatan mereka berkurang.

Usman mendesak pemerintah dan Pertamina segera mengevaluasi mekanisme penyaluran BBM subsidi agar lebih mudah diakses petani yang berhak. Ia juga meminta Pertamina membuka informasi mengenai kuota BBM subsidi untuk sektor pertanian di setiap kabupaten di Nusa Tenggara Timur agar masyarakat mengetahui apakah kendala terjadi karena keterbatasan kuota atau persoalan distribusi.

Menurut Usman, program bantuan alsintan yang terus didorong pemerintah tidak akan berjalan optimal apabila kebutuhan dasar berupa BBM subsidi masih sulit diperoleh. Karena itu, ia berharap persoalan tersebut segera diselesaikan demi menjaga produktivitas pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pihak Bildad Thonak Minta Polda NTT Lanjutkan Proses Hukum dan Semua Fakta Harus Diuji
Stevano dan Perjuangan Menjaga Mimpi Anak-Anak Sumba Timur
Polemik Kepengurusan Swasti Sari, Pengurus Tegaskan Mekanisme UKK
Estafet Kepemimpinan HIMARASI Berlanjut, Pesan Ary Buraen Dibawa Spirit “Im Tabua Tafena Amarasi”
BPJN NTT Sukses Tangani Proyek Sabuk Merah di Ujung Negeri, Jalan yang Membawa Harapan
KKJ NTT dan AJI Kupang Bersuara: Bildad Tonak Diantara Pemberitaan dan Penghakiman
Dugaan Muskot Ilegal Guncang PBVSI Kota Kupang, Empat Orang Dilaporkan ke Polisi
Menyalakan Asa dari Wilayah 3T, KADIN NTT Tuai Apresiasi Presiden

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 02:25

Pihak Bildad Thonak Minta Polda NTT Lanjutkan Proses Hukum dan Semua Fakta Harus Diuji

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:35

Stevano dan Perjuangan Menjaga Mimpi Anak-Anak Sumba Timur

Selasa, 11 Agustus 2026 - 00:28

Polemik Kepengurusan Swasti Sari, Pengurus Tegaskan Mekanisme UKK

Minggu, 9 Agustus 2026 - 03:30

Estafet Kepemimpinan HIMARASI Berlanjut, Pesan Ary Buraen Dibawa Spirit “Im Tabua Tafena Amarasi”

Minggu, 9 Agustus 2026 - 02:24

BPJN NTT Sukses Tangani Proyek Sabuk Merah di Ujung Negeri, Jalan yang Membawa Harapan

Berita Terbaru

Konten tidak bisa disalin.