Anggota DPR RI Usman Husin Soroti Risiko El Nino terhadap Ketahanan Pangan Nasional

Jumat, 31 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Usman Husin, Anggota DPR RI Fraksi PKB

Usman Husin, Anggota DPR RI Fraksi PKB

JAKARTA – Anggota Komisi IV DPR RI, Usman Husin, meminta pemerintah segera memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi El Nino 2026 yang diperkirakan memicu musim kemarau lebih panjang. Menurutnya, kesiapsiagaan sejak dini menjadi kunci untuk mengurangi risiko kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, serta gangguan terhadap produksi pangan nasional.

Usman mengatakan koordinasi lintas kementerian dan lembaga harus segera dilakukan agar penanganan dampak El Nino berjalan efektif. Ia menilai sektor pertanian menjadi bidang yang paling rentan apabila pemerintah terlambat mengambil langkah mitigasi.

“Mitigasi harus dipersiapkan sejak sekarang agar dampak El Nino terhadap petani dan ketahanan pangan bisa ditekan,” kata Usman di Jakarta, Jumat (31/7/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Politikus PKB itu juga meminta perhatian lebih besar diberikan kepada wilayah Indonesia bagian tengah dan timur yang dinilai memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi terhadap kekeringan dan kebakaran hutan maupun lahan selama musim kemarau.

Selain memperkuat koordinasi, Usman mendorong pemerintah mengoptimalkan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk membantu menjaga ketersediaan air di daerah-daerah yang berpotensi mengalami kekeringan berkepanjangan.

Di sektor pertanian, ia menilai percepatan pembangunan sumur bor di kawasan sentra produksi pangan menjadi langkah strategis. Ketersediaan sumber air, menurutnya, akan membantu petani tetap menjalankan musim tanam sehingga risiko gagal panen dapat ditekan.

Usman berharap pemerintah segera menetapkan strategi terpadu dalam menghadapi El Nino 2026. Dengan langkah yang cepat dan terencana, dampak terhadap sektor pertanian, lingkungan, dan kehidupan masyarakat diharapkan dapat diminimalkan, sekaligus menjaga ketahanan pangan nasional.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Upaya RJ Belum Temukan Titik Temu, Kuasa Hukum Teldi Mooy Minta Penyidik Dalami Penguasaan Sertifikat
Rote Ndao Sebelum 2029: Komitmen Politik Usman Husin Memilih Berjuang dari Senayan 
Mengenal Peran Agrinas di Garis Depan Pembangunan Kopdes Merah Putih
Cerita Air Bersih dan Kepedulian Polri di Kabupaten Kupang
Ultimatum 48 Jam!! Forum Wartawan NTT Desak Kapolda Evaluasi Kapolres TTU
Ketika Pengkhianatan Rumah Tangga Bersembunyi di Balik Seragam ASN
Polisi Kejar Pelaku Pembobolan Minimarket dan ATM BRI di Kabupaten Kupang
Proyek Bendung Oelnaimuti Amburadul, Pelaksana Kegiatan dan BWS NT II Disorot

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:34

Upaya RJ Belum Temukan Titik Temu, Kuasa Hukum Teldi Mooy Minta Penyidik Dalami Penguasaan Sertifikat

Jumat, 25 September 2026 - 21:21

Rote Ndao Sebelum 2029: Komitmen Politik Usman Husin Memilih Berjuang dari Senayan 

Jumat, 25 September 2026 - 05:39

Mengenal Peran Agrinas di Garis Depan Pembangunan Kopdes Merah Putih

Jumat, 25 September 2026 - 03:41

Cerita Air Bersih dan Kepedulian Polri di Kabupaten Kupang

Rabu, 23 September 2026 - 01:36

Ketika Pengkhianatan Rumah Tangga Bersembunyi di Balik Seragam ASN

Berita Terbaru

ilustrasi oleh AI: berbicara di depan orang lain;

Gaya Hidup

Ketika ayat terlalu sering keluar dari bibir

Senin, 28 Sep 2026 - 22:42

Konten tidak bisa disalin.