Bank NTT Buka Jalan bagi Pekerja Migran: Beri Kredit Usaha Rakyat Bunga Rendah

Senin, 19 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTT menghadiri penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara PT AP Bali Konsultan Bisnis/LPK Musubu dan Bank NTT.

Gubernur NTT menghadiri penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara PT AP Bali Konsultan Bisnis/LPK Musubu dan Bank NTT.

Kupang,- Di bawah langit Kota Kupang yang cerah, sebuah langkah besar diambil untuk mengubah nasib Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal NTT. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara PT AP Bali Konsultan Bisnis/LPK Musubu dan Bank NTT di Kantor Pusat Bank NTT, Kupang, menjadi awal dari perjalanan baru bagi PMI NTT, Senin (19/1/2026).

Angin perubahan berhembus, membawa harapan bagi mereka yang ingin bekerja di luar negeri dengan aman dan bermartabat. Kerja sama ini membuka akses pembiayaan PMI melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank NTT dengan bunga rendah, sejak tahap pelatihan, pengurusan dokumen, hingga penempatan kerja di luar negeri.

Gubernur NTT yang hadir menyaksikan langsung penandatanganan kerjasama tersebut menyampaikan bahwa selama ini, banyak calon PMI terkendala biaya di tahap awal sehingga terpaksa meminjam ke rentenir atau lembaga tidak resmi dengan bunga tinggi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, dengan peran Bank NTT sebagai bank pembangunan daerah, pembiayaan diberikan secara legal, ringan, dan dikembalikan setelah PMI memperoleh penghasilan, dengan skema pemotongan gaji yang proporsional.

Ke depan, Pemprov NTT juga menerapkan kebijakan satu pintu keberangkatan PMI melalui Kota Kupang. Semua PMI asal NTT—ke Jepang, Australia, Malaysia, dan negara lainnya—harus berangkat dari Kupang agar legalitas dan pengawasan lebih terjamin.

Kerja sama ini juga diarahkan meningkatkan kualitas SDM NTT, dari non-skill menuju middle skill labor, khususnya sektor kesehatan dan perawatan yang sangat dibutuhkan di luar negeri.

Menurut Gubernur NTT, ini adalah langkah awal, namun komitmen untuk menjadikannya model pembiayaan dan penempatan PMI yang aman, terintegrasi, dan berkelanjutan demi kesejahteraan keluarga dan pembangunan NTT.

Dengan kerja sama ini, diharapkan PMI NTT dapat bekerja di luar negeri dengan aman, bermartabat, dan tidak terjerat praktik ilegal maupun TPPO. Ini adalah bentuk perlindungan nyata bagi mereka yang bekerja keras untuk keluarga dan negara.

Pemprov NTT dan Bank NTT berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan kesejahteraan PMI NTT, serta menjadikan NTT sebagai contoh bagi daerah lain dalam penempatan dan perlindungan PMI.(*CMBN01)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Upaya RJ Belum Temukan Titik Temu, Kuasa Hukum Teldi Mooy Minta Penyidik Dalami Penguasaan Sertifikat
Rote Ndao Sebelum 2029: Komitmen Politik Usman Husin Memilih Berjuang dari Senayan 
Mengenal Peran Agrinas di Garis Depan Pembangunan Kopdes Merah Putih
Cerita Air Bersih dan Kepedulian Polri di Kabupaten Kupang
Ultimatum 48 Jam!! Forum Wartawan NTT Desak Kapolda Evaluasi Kapolres TTU
Ketika Pengkhianatan Rumah Tangga Bersembunyi di Balik Seragam ASN
Polisi Kejar Pelaku Pembobolan Minimarket dan ATM BRI di Kabupaten Kupang
Proyek Bendung Oelnaimuti Amburadul, Pelaksana Kegiatan dan BWS NT II Disorot

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:34

Upaya RJ Belum Temukan Titik Temu, Kuasa Hukum Teldi Mooy Minta Penyidik Dalami Penguasaan Sertifikat

Jumat, 25 September 2026 - 21:21

Rote Ndao Sebelum 2029: Komitmen Politik Usman Husin Memilih Berjuang dari Senayan 

Jumat, 25 September 2026 - 05:39

Mengenal Peran Agrinas di Garis Depan Pembangunan Kopdes Merah Putih

Jumat, 25 September 2026 - 03:41

Cerita Air Bersih dan Kepedulian Polri di Kabupaten Kupang

Rabu, 23 September 2026 - 01:36

Ketika Pengkhianatan Rumah Tangga Bersembunyi di Balik Seragam ASN

Berita Terbaru

ilustrasi oleh AI: berbicara di depan orang lain;

Gaya Hidup

Ketika ayat terlalu sering keluar dari bibir

Senin, 28 Sep 2026 - 22:42

Konten tidak bisa disalin.