Puji syukur kami naikkan kepada Tuhan Yesus Kristus, Kepala Gereja atas kesempatan yang luar biasa untuk mengikuti Jambore PART Sinode GMIT Ke-VII di Jemaat Petra Kefamenanu, Klasis TTU. Bagi kami, peserta dari Klasis Amarasi Selatan, jambore ini merupakan anugerah yang sangat berharga. Selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, kami merasakan sukacita, kebersamaan, dan kasih Tuhan yang nyata melalui setiap perjumpaan dan pengalaman yang kami alami.
Jambore ini bukan sekadar satu pertemuan besar, melainkan ruang yang mempertemukan anak-anak, remaja, dan taruna GMIT dari semua klasis di seluruh wilayah dan lingkungan pelayanan GMIT, bahkan dari luar NTT. Perbedaan latar belakang, budaya, bahasa, dan kebiasaan tidak menjadi penghalang untuk saling mengenal. Sebaliknya, semuanya menjadi kekayaan yang mempererat persaudaraan kami sebagai satu keluarga besar dalam Kristus.
Melalui ibadah, pemahaman Alkitab, diskusi, perlombaan, permainan, pentas seni, dan berbagai aktivitas kebersamaan, kami belajar banyak hal. Kami belajar bekerja sama, menghargai satu sama lain, melatih disiplin, mengembangkan kepemimpinan, membangun tanggung jawab, serta memperkuat iman. Setiap kegiatan memberikan pengalaman baru yang memperkaya kehidupan kami sebagai generasi muda gereja yang dipanggil untuk bertumbuh dalam kasih dan pelayanan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengalaman tersebut disampaikan oleh Yadi Obehetan, salah seorang Pengajar PART dari Klasis Amarasi Selatan. Menurutnya, “Saya dan rekan-rekan peserta banyak belajar dari sahabat-sahabat dari klasis lain, dan sangat bersyukur dapat bertemu dengan mereka dari tempat yang saling berjauhan di dalam lingkungan pelayanan GMIT.”
Kesaksian ini menggambarkan bahwa Jambore PART bukan hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga ruang belajar bersama yang memperkaya wawasan, memperluas persahabatan, dan memperkuat semangat persaudaraan dalam tubuh Kristus.
Lebih dari itu, kata Obehetan kami memperoleh banyak sahabat baru dari berbagai daerah. Kami saling berbagi cerita tentang kehidupan bergereja, pelayanan di jemaat, budaya daerah masing-masing, serta harapan untuk masa depan gereja. Persahabatan yang terjalin selama jambore menjadi bukti bahwa kasih Kristus mampu menyatukan kami dalam semangat persaudaraan, meskipun berasal dari tempat yang berbeda-beda.
Kami percaya bahwa pengalaman ini tidak berhenti ketika jambore berakhir. Kami kembali ke jemaat dan Klasis Amarasi Selatan dengan hati yang penuh sukacita, membawa semangat baru untuk melayani, belajar, dan menjadi teladan bagi teman-teman sebaya. Apa yang kami terima selama jambore menjadi bekal untuk terus bertumbuh sebagai anak-anak, remaja, dan taruna yang mengasihi Tuhan, menghargai sesama, serta ikut membangun gereja dan masyarakat.
Pada kesempatan ini kami menyampaikan terima kasih yang tulus kepada Panitia Jambore PART Sinode GMIT Ke-VII, Jemaat Petra Kefamenanu, Klasis TTU, para pendamping, para pelayan, serta semua pihak yang telah bekerja dengan penuh kasih sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan baik, aman, dan penuh sukacita. Pelayanan yang diberikan menjadi berkat bagi kami semua.
Kami juga menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada orang tua, jemaat, serta Majelis Klasis Amarasi Selatan yang telah memberikan doa, dukungan, dan kepercayaan kepada kami untuk menjadi bagian dari jambore ini. Terima kasih secara khusus kepada Ketua Majelis Klasis Harian, Pdt. Papy Zina, S.Th yang berkesempatan mengantar kami sampai ke lokasi kegiatan. Dukungan tersebut menjadi penyemangat bagi kami untuk mengikuti setiap kegiatan dengan penuh tanggung jawab dan sukacita.
Kiranya pengalaman indah ini terus hidup dalam ingatan kami, bukan hanya sebagai kenangan, tetapi juga sebagai panggilan untuk menjadi generasi yang bertumbuh dalam iman, berkarakter, melayani dengan rendah hati, serta menghadirkan kasih Kristus di tengah keluarga, gereja, dan masyarakat.
Sampai berjumpa kembali pada Jambore PART Sinode GMIT berikutnya. Kiranya Tuhan Yesus Kristus senantiasa memberkati seluruh pelayanan, mempererat persaudaraan kita, dan menuntun langkah setiap generasi muda GMIT untuk terus menjadi terang dan garam bagi dunia.
Soli Deo Gloria.
Kiriman: Yadi Obehetan
Editor: Heronimus Bani









