KUPANG,- Di tengah lanskap perbukitan Kecamatan Taebenu yang tenang, harapan baru mulai tumbuh dari ruas jalan yang selama ini menjadi urat nadi aktivitas warga.
Jalur penghubung Desa Baumata menuju Desa Oeltua yang sebelumnya penuh lubang dan menyulitkan mobilitas, kini bersiap bertransformasi menjadi akses yang lebih layak dan nyaman. Proyek peningkatan jalan ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan cerita tentang konektivitas, ekonomi, dan masa depan masyarakat setempat.
Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Kupang dalam mendorong pemerataan infrastruktur. Melalui dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK), anggaran sebesar Rp10,7 miliar lebih digelontorkan untuk membenahi ruas strategis ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kehadiran proyek ini menandai keseriusan pemerintah dalam membuka isolasi wilayah sekaligus mempercepat pertumbuhan kawasan pinggiran.
Di balik proyek tersebut, nama CV Laksman tampil sebagai pelaksana yang dipercaya mengerjakan peningkatan jalan dengan konstruksi aspal hotmix. Dengan pengalaman dan komitmen pada kualitas pekerjaan, CV Laksman diharapkan mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat Taebenu. Sementara itu, pengawasan dilakukan oleh PT Dwipa Mitra Konsultan guna memastikan setiap tahapan berjalan sesuai standar teknis.
Kontrak pekerjaan resmi dimulai pada 16 Maret 2026 dengan target penyelesaian selama 120 hari kalender. Meski di lapangan belum tampak aktivitas fisik yang signifikan, proses awal telah berjalan melalui tahapan sosialisasi kepada masyarakat.
Langkah ini menjadi bagian penting untuk membangun komunikasi dan dukungan warga terhadap proyek yang akan mengubah wajah wilayah mereka.
Bagi warga sekitar, kondisi jalan yang selama ini berlubang hingga beberapa kilometer bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga menyangkut akses ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan.
Setiap lubang di jalan seakan menjadi simbol keterbatasan yang mereka hadapi setiap hari. Kini, proyek ini membawa harapan bahwa perjalanan akan menjadi lebih cepat, aman, dan efisien.
CV Laksman tidak hanya mengerjakan proyek, tetapi juga membawa misi menghadirkan kualitas infrastruktur yang berdampak jangka panjang. Dengan material hotmix yang direncanakan, jalan Baumata–Oeltua diharapkan memiliki daya tahan lebih baik terhadap cuaca dan beban kendaraan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam waktu lama.
Ketika alat berat mulai bergerak dan hamparan aspal perlahan menutup lubang-lubang lama, cerita baru akan dimulai di Taebenu.
Jalan ini kelak bukan hanya penghubung dua desa, tetapi juga simbol kemajuan. Di sanalah peran CV Laksman akan dikenang—sebagai bagian dari perubahan yang membuka jalan bagi harapan dan pertumbuhan masyarakat Kabupaten Kupang.**









