Kupang,- Di sebuah ruangan yang sederhana, Ferdi Tanesib berdiri dengan percaya diri, dikelilingi oleh rekan-rekan wartawan media online yang telah lama menantikan momen ini.
Pada Kamis, 15 Januari 2025, Ferdi Tanesib secara resmi ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Acara sederhana ini menandai awal baru bagi wartawan media online di TTS.
Ferdi Tanesib, seorang yang telah berpengalaman di lapangan seorang paralegal, tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Dengan senyum yang lebar, ia menyatakan siap mengemban amanah organisasi untuk menjadi pelindung dan pembela wartawan media online di wilayahnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“PWMOI hadir tidak hanya sebagai organisasi, tetapi sebagai benteng perlindungan bagi para pewarta media online agar dapat bekerja bebas dari tekanan, intimidasi, atau kriminalisasi terhadap tugas jurnalistik mereka,” ujar Ferdi Tanesib (17/1) dengan penuh semangat.
Keberadaan PWMOI di TTS diharapkan mampu memperkuat jejaring profesi wartawan lokal dan menjadi mitra strategis bagi pemerintah daerah maupun elemen masyarakat lainnya dalam menciptakan iklim pers yang sehat, independen, serta bertanggung jawab. Ferdi Tanesib dan timnya berjanji untuk bekerja keras dalam mewujudkan visi ini.
Ketua DPW PWMOI Provinsi NTT, Andre Lado, S.H, juga memberikan dukungan penuh kepada Ferdi Tanesib dan timnya.
“Dengan struktur organisasi yang kuat hingga tingkat kabupaten dan kota, PWMOI akan lebih responsif dalam menjawab berbagai persoalan pers di lapangan sekaligus menjadi mitra program pembangunan di daerah,” tegas Andre Lado.
PWMOI memiliki peran besar sebagai organisasi yang menaungi wartawan media online di NTT. Dengan adanya DPC PWMOI di TTS, wartawan media online di wilayah ini dapat lebih fokus dalam menjalankan tugas jurnalistik mereka tanpa khawatir akan tekanan atau intimidasi.
Ferdi Tanesib dan timnya telah siap menghadapi tantangan ini. Mereka siap bekerja keras dalam meningkatkan kompetensi wartawan media online di TTS dan memastikan bahwa hak-hak rekan-rekan media terlindungi.
Dengan adanya PWMOI, wartawan media online di TTS dapat lebih percaya diri dalam menjalankan tugas jurnalistik. Mereka dapat melaporkan berita dengan lebih bebas dan objektif, tanpa khawatir akan tekanan atau intimidasi.
Keberadaan PWMOI di TTS juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas jurnalistik di wilayah ini. Wartawan media online di TTS dapat lebih profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik mereka dan menghasilkan berita yang lebih akurat dan berimbang.(*CMBN01)









