Getball Siap NTT Bangkit! Beny Nahak Bidik Tiga Emas PON 2028 dan Perluas Pembinaan Atlet

Minggu, 2 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ir. Benyamin Nahak, M.T, dilantik sebagai Ketua Pergatsi NTT.

Ir. Benyamin Nahak, M.T, dilantik sebagai Ketua Pergatsi NTT.

KUPANG – Olahraga Getball di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memasuki babak baru yang penuh optimisme. Pelantikan kepengurusan Persatuan Getball Seluruh Indonesia (PERGATSI) NTT periode 2024–2028 menjadi momentum penting untuk mempercepat pembinaan atlet sekaligus memperluas popularitas Getball sebagai olahraga modern yang inklusif, kompetitif, dan berpotensi melahirkan prestasi nasional.

Tonggak baru tersebut ditandai dengan dilantiknya Ir. Benyamin Nahak, M.T, sebagai Ketua PERGATSI NTT dalam seremoni yang berlangsung di Aula El Tari Kupang, Sabtu (1/8/2026).

Kepemimpinan baru ini membawa semangat besar untuk menjadikan NTT sebagai salah satu kekuatan baru Getball di Indonesia. Usai dilantik, Beny Nahak langsung menetapkan target ambisius.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan PERGATSI NTT membidik sedikitnya tiga medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Target tersebut akan diwujudkan melalui pembinaan atlet secara berkelanjutan, peningkatan kualitas pelatih, serta program latihan yang terstruktur di seluruh kategori pertandingan.

“Target kami minimal tiga medali emas pada PON 2028. Seluruh nomor pertandingan akan dipersiapkan secara maksimal sehingga atlet-atlet NTT mampu bersaing di level nasional,” ujar Beny.

Menurutnya, Getball merupakan cabang olahraga yang memiliki peluang besar berkembang di NTT karena mengedepankan strategi, ketepatan, konsentrasi, kerja sama tim, serta sportivitas. Dengan karakter tersebut, olahraga ini dinilai mampu menjadi wadah pembinaan generasi muda yang sehat, disiplin, dan berprestasi.

PERGATSI NTT juga menargetkan keikutsertaan pada seluruh nomor pertandingan yang diperlombakan di tingkat nasional. Langkah itu menjadi bukti keseriusan organisasi dalam membangun prestasi sekaligus memperluas basis atlet dari berbagai kabupaten dan kota di NTT.

Tak hanya mengejar medali, PERGATSI NTT juga mendorong agar provinsi ini dapat menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan Getball, termasuk event berskala nasional. Sejumlah fasilitas olahraga, termasuk lapangan yang dikelola BPJN, diproyeksikan dapat dikembangkan sebagai arena pertandingan apabila NTT dipercaya menjadi penyelenggara.

Di sisi lain, pengurus baru menyadari bahwa Getball masih tergolong olahraga yang belum banyak dikenal masyarakat. Karena itu, agenda utama organisasi dalam beberapa tahun ke depan adalah memperkenalkan Getball secara masif melalui sekolah, perguruan tinggi, komunitas, hingga berbagai kegiatan olahraga masyarakat.

“Getball adalah olahraga yang mudah dimainkan, menyenangkan, dan mampu membangun karakter. Kami ingin semakin banyak masyarakat mengenalnya, khususnya para pelajar dan generasi muda sebagai calon atlet masa depan,” kata Beny.

Dukungan terhadap pengembangan Getball di NTT juga datang dari Pengurus Pusat PERGATSI. Melalui sambutan Ketua Harian PERGATSI, organisasi nasional tersebut menegaskan komitmennya membangun sistem pembinaan atlet secara berjenjang agar Getball mampu berkembang menjadi cabang olahraga yang kompetitif sekaligus melahirkan atlet-atlet berprestasi yang membanggakan Indonesia.

Pemerintah Provinsi NTT turut memberikan apresiasi atas lahirnya kepengurusan baru PERGATSI NTT. Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi NTT, Lery Rupidara, yang mewakili Gubernur NTT, menyampaikan bahwa pemerintah siap mendukung pengembangan Getball sebagai salah satu cabang olahraga potensial yang dapat memperkuat prestasi olahraga daerah.

Menurutnya, keberhasilan olahraga tidak hanya diukur dari jumlah medali, tetapi juga dari kemampuan membangun karakter, kedisiplinan, semangat kompetisi yang sehat, serta menciptakan generasi muda yang produktif dan berintegritas.

Lery juga mengapresiasi capaian atlet Getball NTT pada periode sebelumnya yang berhasil mempersembahkan satu medali perak dan satu medali perunggu di tingkat nasional. Prestasi tersebut menjadi modal berharga untuk menatap target yang lebih tinggi pada PON 2028.

Pelantikan kepengurusan PERGATSI NTT turut dihadiri Sekretaris Komisi IV DPRD NTT Ana Kolin, jajaran Pengurus Pusat PERGATSI, pengurus daerah, serta para pegiat olahraga dari berbagai kabupaten dan kota di Nusa Tenggara Timur.

Dengan kepemimpinan baru, PERGATSI NTT optimistis mampu mempercepat pembinaan atlet, memperluas jangkauan olahraga Getball hingga ke seluruh daerah, serta menjadikan NTT sebagai salah satu pusat perkembangan Getball nasional yang mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi dan mengharumkan nama daerah di tingkat Indonesia.**

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pihak Bildad Thonak Minta Polda NTT Lanjutkan Proses Hukum dan Semua Fakta Harus Diuji
Stevano dan Perjuangan Menjaga Mimpi Anak-Anak Sumba Timur
Polemik Kepengurusan Swasti Sari, Pengurus Tegaskan Mekanisme UKK
Estafet Kepemimpinan HIMARASI Berlanjut, Pesan Ary Buraen Dibawa Spirit “Im Tabua Tafena Amarasi”
BPJN NTT Sukses Tangani Proyek Sabuk Merah di Ujung Negeri, Jalan yang Membawa Harapan
KKJ NTT dan AJI Kupang Bersuara: Bildad Tonak Diantara Pemberitaan dan Penghakiman
Dugaan Muskot Ilegal Guncang PBVSI Kota Kupang, Empat Orang Dilaporkan ke Polisi
Menyalakan Asa dari Wilayah 3T, KADIN NTT Tuai Apresiasi Presiden

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 02:25

Pihak Bildad Thonak Minta Polda NTT Lanjutkan Proses Hukum dan Semua Fakta Harus Diuji

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:35

Stevano dan Perjuangan Menjaga Mimpi Anak-Anak Sumba Timur

Selasa, 11 Agustus 2026 - 00:28

Polemik Kepengurusan Swasti Sari, Pengurus Tegaskan Mekanisme UKK

Minggu, 9 Agustus 2026 - 03:30

Estafet Kepemimpinan HIMARASI Berlanjut, Pesan Ary Buraen Dibawa Spirit “Im Tabua Tafena Amarasi”

Minggu, 9 Agustus 2026 - 02:24

BPJN NTT Sukses Tangani Proyek Sabuk Merah di Ujung Negeri, Jalan yang Membawa Harapan

Berita Terbaru

Konten tidak bisa disalin.