Kupang,- Sebuah cerita sukses tentang pembangunan infrastruktur. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Nusa Tenggara Timur baru-baru ini memaparkan capaian hasil pembangunan infrastruktur Tahun Anggaran 2025, menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan pelayanan publik dan percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.
Kepala Dinas PUPR Provinsi NTT, Ir. Benyamin Nahak, M.T, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur menjadi fondasi utama dalam mendukung peningkatan pelayanan publik serta percepatan pertumbuhan ekonomi daerah. “Seluruh program dan kegiatan Dinas PUPR Tahun Anggaran 2025 dilaksanakan sejalan dengan visi pembangunan Provinsi NTT 2025–2029, yakni ‘NTT Maju, Sehat, Cerdas, Sejahtera, dan Berkelanjutan,” ujarnya.
Dari sisi pengelolaan anggaran, Dinas PUPR Provinsi NTT pada Tahun Anggaran 2025 mengelola alokasi belanja sebesar Rp193,36 miliar. Realisasi keuangan tercatat mencapai 84,93 persen, sementara realisasi fisik berada pada angka 86,55 persen, menunjukkan kinerja pelaksanaan program yang berjalan cukup optimal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Benyamin Nahak merinci sejumlah capaian strategis pembangunan infrastruktur yang tersebar di berbagai pulau di NTT. Pada sektor sumber daya air, Dinas PUPR membangun sumur bor beserta sarana pendukungnya di Kabupaten Kupang, Sumba Barat Daya, Ende, Alor, dan Rote Ndao, guna meningkatkan akses air bersih bagi masyarakat.
Sementara di bidang Bina Marga, penanganan dan rekonstruksi ruas jalan dilakukan di berbagai wilayah, antara lain ruas Sp. Welaus Kusa di Pulau Timor, Bondokodi Waitabula di Pulau Sumba, Wolowona Ndona di Pulau Flores, Balauring Wairiang di Pulau Lembata, hingga Baa Batutua di Pulau Rote dan Seba Ege di Pulau Sabu. Infrastruktur jalan yang dibangun tersebut diharapkan memperlancar konektivitas antarwilayah dan menurunkan biaya logistik.
Pada sektor Cipta Karya, Dinas PUPR juga mengembangkan jaringan perpipaan air bersih di Kota Kupang, khususnya pada lokasi prioritas stunting dan kemiskinan.
Selain itu, pembangunan sanitasi berupa WC keluarga dilaksanakan di Kabupaten Timor Tengah Selatan sebagai bagian dari peningkatan kualitas lingkungan permukiman. Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, Dinas PUPR Provinsi NTT juga melaksanakan sinkronisasi program pemanfaatan ruang, penguatan jasa konstruksi melalui uji sertifikasi tenaga kerja konstruksi, penyusunan dokumen teknis pendukung produk hukum daerah, serta pengawasan fungsi dan manfaat infrastruktur.
Ir. Benyamin Nahak juga menegaskan bahwa seluruh capaian tersebut merupakan wujud komitmen Dinas PUPR dalam mendukung pemerintah dalam slogan “Ayo Bangun NTT” melalui kerja keras, gerak cepat, dan kolaborasi lintas sektor demi terwujudnya pelayanan publik yang berkualitas serta pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Dengan demikian, Dinas PUPR Provinsi NTT terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur dan pelayanan publik di tahun 2026 ini, sehingga NTT dapat melaju dengan cepat dan sejahtera.(*CMBN01)









