Kualitas Buruk!! Diduga PT. Timor Indah Mandiri Asal Kerja Proyek Jalan IJD di Belu

Sabtu, 10 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alat berat excavator terlihat sibuk membongkar ruas jalan yang rusak di Desa Mandeu, Kabupaten Belu.

Alat berat excavator terlihat sibuk membongkar ruas jalan yang rusak di Desa Mandeu, Kabupaten Belu.

Kupang,- Proyek Inpres Jalan Daerah (IJD) di Desa Mandeu, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, NTT, menjadi sorotan publik setelah rusak hanya beberapa hari setelah pengerjaan.

Di Desa Mandeu, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, sebagaimana diberitakan victorynews.id, alat berat excavator terlihat sibuk membongkar ruas jalan yang rusak hanya beberapa hari setelah pengerjaan pada Jumat (9/1/2026).

Pemandangan ini menjadi bukti nyata bahwa kualitas infrastruktur masih menjadi tantangan besar di daerah ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jalan yang baru saja diperlebar dan diaspal, kini harus dibongkar kembali karena tidak memenuhi standar. Semoga ini menjadi awal perbaikan dan peningkatan kualitas infrastruktur di Kabupaten Belu.

Proyek yang menghabiskan dana APBN sebesar Rp 17.007.916.000 ini, seharusnya selesai dalam waktu 30 hari kalender sejak penandatanganan kontrak pada 1 Desember 2025.

Namun, hingga 9 Januari 2026, proyek ini belum selesai dikerjakan. Lebih parah lagi, jalan yang baru saja diperlebar ini sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan di 11 titik.

Kerusakan ini diduga disebabkan oleh material agregat yang tidak padat dan tercampur tanah, serta sirtu yang disiram dalam kondisi basah.

Kerusakan jalan ini mulai terlihat dari titik awal pengerjaan, yaitu depan rumah mantan anggota DPRD Kabupaten Belu, Kristoforus Duka, hingga cabang masuk kantor Desa Mandeu.

Beberapa titik kerusakan yang cukup besar adalah titik 6 dengan panjang 7,20 meter dan lebar 1,80 meter, titik 11 dengan panjang 14,8 meter dan lebar 3,10 meter, serta titik 8 dengan panjang 11,4 meter dan lebar 3,10 meter.

Proyek ini merupakan pelebaran jalan menuju standar luas, Jalan Teun (Perbatasan Kabupaten Malaka) – Halilulik Kabupaten Belu, dengan nomor kontrak HK. 02.01-Bb11.7.2/911. Kontraktor pengawas proyek ini adalah PT. Gunung Giri Engineering Consultant (KSO).

Meski ruas jalan ini merupakan status jalan provinsi, namun dikerjakan menggunakan dana APBN oleh Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional Wilayah II Balai Pelaksana Jalan Nasional NTT Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Titik jalan ditentukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Permukiman Wilayah Provinsi NTT dan dikerjakan oleh Kementerian PU.

Pihak Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional Wilayah II Balai Pelaksana Jalan Nasional NTT Dirjen Bina Marga Kementerian PU dan PT. Timor Indah Mandiri punya kewenangan serta tanggung jawab terkait persoalan proyek ini.

Kualitas proyek IJD di NTT ini memprihatinkan dan menimbulkan pertanyaan tentang tanggung jawab kontraktor dalam menjalankan tugasnya sebagai pelaksana proyek.(*CMBN01)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Agustinus Tae dan Kuasa Hukum Serahkan Bukti ke Polisi soal Muskot PBVSI Kota Kupang
Mesin Perahu dari Usman Husin Jadi Jawaban Aspirasi Nelayan Sumba Timur
Usman Husin Temui Bupati Sumba Timur, Dorong Penguatan Pertanian dan Serahkan Bantuan Alsintan
UDN dan Jurnalis Bangun Ruang Belajar Bersama, Dari Kualitas Berita hingga Isu Kelompok Rentan
Bupati Falen Kebo Apresiasi Blue Ocean Salt, Investasi Pantura TTU Masuk Tahap Pelaksanaan
Dukungan Penuh Daniel Taimenas Perluas Akses KUR Bank NTT bagi UMKM
Soal Keberatan Tiga Anggota DPRD TTU, Egiardus Bana Desak BK Berpedoman pada UU 30/2014
Silaturahmi Bawaslu dan PKB Kabupaten Kupang, Sinergi Menuju Tahapan Pemilu

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:12

Agustinus Tae dan Kuasa Hukum Serahkan Bukti ke Polisi soal Muskot PBVSI Kota Kupang

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:03

Mesin Perahu dari Usman Husin Jadi Jawaban Aspirasi Nelayan Sumba Timur

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:53

Usman Husin Temui Bupati Sumba Timur, Dorong Penguatan Pertanian dan Serahkan Bantuan Alsintan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 03:40

UDN dan Jurnalis Bangun Ruang Belajar Bersama, Dari Kualitas Berita hingga Isu Kelompok Rentan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 03:37

Bupati Falen Kebo Apresiasi Blue Ocean Salt, Investasi Pantura TTU Masuk Tahap Pelaksanaan

Berita Terbaru

Konten tidak bisa disalin.