KUPANG,- Malam itu, Selasa 7 April 2026, halaman Kantor Bupati Kupang bukan sekadar menjadi lokasi seremoni, ia berubah menjadi ruang harapan. Di tengah semangat kebersamaan menyambut Paskah, Bank NTT hadir membawa lebih dari sekadar dukungan simbolis. Sebagai wujud tanggung jawab sosial dan komitmen terhadap keberlanjutan, Bank NTT menyerahkan dana CSR sebesar Rp200 juta kepada Panitia Paskah Pemuda Kristen Kabupaten Kupang Tahun 2026.
Penyerahan bantuan tersebut diterima langsung oleh Bupati Kupang, Yosef Lede, yang selanjutnya akan mengalokasikannya untuk mendukung seluruh rangkaian kegiatan Prosesi Paskah. Di balik penyerahan itu, tersirat pesan kuat bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur, tetapi juga pada penguatan nilai sosial, budaya, dan spiritual masyarakat.
Momentum ini semakin istimewa dengan kehadiran jajaran pimpinan Bank NTT. Direktur Utama Charlie Paulus secara langsung menyerahkan bantuan, didampingi Direktur Kepatuhan Christofel Adoe, Komisaris Independen Frans Gana, Komisaris Utama Stefanus Dony Heatubun, serta Pemimpin Cabang Oelamasi Johanis Eduard Hede.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kehadiran Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, yang turut menyaksikan, semakin menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan perbankan adalah fondasi penting bagi kemajuan daerah.
Namun malam itu tidak berhenti pada aksi sosial. Bank NTT juga memperkenalkan sebuah langkah besar menuju masa depan tata kelola keuangan daerah melalui launching Kartu Kredit Indonesia (KKI) Kabupaten Kupang. Inisiatif ini menjadi titik awal transformasi sistem pembayaran pemerintah daerah ke arah digital yang lebih transparan dan efisien.

Melalui KKI, yang diimplementasikan dalam bentuk Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD), Bank NTT menghadirkan solusi modern bagi pengelolaan keuangan. Setiap transaksi belanja daerah kini dapat dilakukan secara non-tunai, tercatat secara sistematis, dan diawasi dengan lebih ketat.
Mekanismenya pun jelas, Bank NTT terlebih dahulu membayarkan transaksi, lalu perangkat daerah menyelesaikan kewajiban sesuai jadwal yang telah disepakati, menciptakan siklus keuangan yang tertib dan akuntabel.
Lebih dari sekadar alat pembayaran, KKPD menjadi simbol perubahan. Ia mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Kupang untuk menjawab tuntutan zaman: transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas. Dengan sistem yang terintegrasi, mulai dari pengajuan hingga pelaporan, setiap rupiah anggaran kini memiliki jejak yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pada akhirnya, malam itu menghadirkan dua pesan kuat dalam satu panggung: kepedulian sosial melalui CSR dan lompatan inovasi melalui digitalisasi keuangan. Bank NTT tidak hanya hadir sebagai lembaga keuangan, tetapi sebagai mitra strategis pembangunan, menghubungkan nilai kemanusiaan dengan kemajuan sistem, demi Kabupaten Kupang yang lebih inklusif, modern, dan berkelanjutan.(*Chris)









