Pembangunan Infrastruktur Amfoang, Sentuhan Nyata Tanpa Harus Menggadaikan Tanah Sendiri

Minggu, 16 September 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang-infontt.com,- Kondisi wilayah-wilayah tapal batas di negeri (Kabupaten Kupang, khususnya wilayah Amfoang) yang di juluki anaknya pertiwi ini sekarang sudah banyak perubahan, dari pencanangan, rencana alokasi anggaran sampai pada hasil kerjanya memberikan poin teratas bagi Pemerintahan Jokowi.

Sadar tidak sadar sekarang banyak antek-antek yang berdiri sambil mebusungkan dada seolah-olah mereka maka tanah ini bisa berubah menjadi gabungan material berwarnah hitam yang mulus. Ada lagi yang katanya mereka telah berusaha memperjuangkan nasib rakyat, padahal hanya alasan agar diuntungkan secara politik.

Tidak masalah sebenarnya, kalau sekarang para politisi nganggur ini mulai angkat suara, namanya juga politik segala cara di pakai. Tapi yang perlu dilihat apakah sudahkah kalian berbuat lebih bagi tanah kalian sendiri? Dan apa sudah kalian benar-benar memperjuangkannya?

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertanyaannya kenapa sampai saat ini kalian tidak pernah menyampaikan perjuangan tersebut kepada sanak saudara kalian yang sedang menangis meratapi keadaan daerah ini? Bukti nyata yang konkret tidak pernah dilihat secara kasat mata.

Aneh, pembangunan daerah tertinggal dan perhatian terhadap wilayah terdepan sudah banyak yang berani menunjukan taringnya, bagaimana dengan Amfoang? Namun, perlu disyukuri sepertinya sudah ada rencana akan dianggarkan anggaran untuk pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Amfoang pada tahun 2019 nanti.

Yang menjadi perdebatan seru dan trending topik saat ini di kalangan masyarakat Amfoang adalah selalu saja masyarakat yang berada di kaki gunung Timau ini menjadi tangga naik tukang cat tembok yang mau mewarnai tembok.

Semoga hal seperti ini tidak dipakai sebagai rumus politik dalam balutan pembangunan sekarang. Bisa dikatakan pembangunan Amfoang sudah saatnya terlaksana, pemerintahan ditangan Viktory-Joss sudah membuktikan bahwa kehadiran pemerintah sebenarnya adalah representasi keberpihakan negara terhadap setiap kebutuhan insan yang mendiami Tanah Airnya.

Jalan trans Amfoang yang selama ini memberikan bonus debuh dan lumpur setiap masuk musim panas dan penghujan akhirnya sudah menemui titik terang. Tentunya hal ini ditanggapi oleh masyarakat Amfoang dengan bahagia.

Pembangunan infrastruktur jalan trans utara Amfoang yang sudah terencanakan oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur yang baru ini perlu diketahui menjadi satu harapan besar masyarakat Amfoang, di mana masyarakat Amfoang sangat membutuhkan jalan untuk dapat mempermudah aktifitas.

Baca selanjutnya…

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Agustinus Tae dan Kuasa Hukum Serahkan Bukti ke Polisi soal Muskot PBVSI Kota Kupang
Mesin Perahu dari Usman Husin Jadi Jawaban Aspirasi Nelayan Sumba Timur
Usman Husin Temui Bupati Sumba Timur, Dorong Penguatan Pertanian dan Serahkan Bantuan Alsintan
UDN dan Jurnalis Bangun Ruang Belajar Bersama, Dari Kualitas Berita hingga Isu Kelompok Rentan
Bupati Falen Kebo Apresiasi Blue Ocean Salt, Investasi Pantura TTU Masuk Tahap Pelaksanaan
Dukungan Penuh Daniel Taimenas Perluas Akses KUR Bank NTT bagi UMKM
Soal Keberatan Tiga Anggota DPRD TTU, Egiardus Bana Desak BK Berpedoman pada UU 30/2014
Silaturahmi Bawaslu dan PKB Kabupaten Kupang, Sinergi Menuju Tahapan Pemilu

Konten tidak bisa disalin.