Roadshow KADIN NTT di Perbatasan, Bobby Lianto Tegaskan Komitmen Kawal FTZ

Sabtu, 25 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelantikan pengurus KADIN di Perbatasan Indonesia - RDTL

Pelantikan pengurus KADIN di Perbatasan Indonesia - RDTL

KUPANG – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Nusa Tenggara Timur (NTT), Bobby Lianto, memimpin roadshow pelantikan pengurus KADIN Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dan Kabupaten Belu pada 20–21 Juli 2026. Selain melantik kepengurusan baru, agenda tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi dunia usaha dalam mendorong percepatan pembentukan Free Trade Zone (FTZ) di kawasan perbatasan Indonesia–Timor Leste.

Dalam kegiatan itu, Bobby Lianto didampingi Koordinator Wakil Ketua Umum Bidang Ekonomi sekaligus Ketua Satgas Percepatan FTZ Christopher Samara, Wakil Ketua Umum Dedy Gunawan Tanjung dan Safri Rauf, Koordinator Wilayah Malaka Ricky Kasmetan, Direktur Eksekutif KADIN NTT Mercy Siubelan, anggota Satgas Percepatan FTZ Micky Natun dan Muhammad, serta pengusaha muda UMKM Ramon Siubelan, pemilik Mayron Food yang dikenal melalui produk rendang tuna.

Pelantikan pertama digelar di Rumah Makan Cafetera, Kefamenanu, Kabupaten TTU, pada Senin (20/7/2026). Dalam kesempatan itu, Bobby Lianto melantik Dwiyanto Tantry Senak sebagai Ketua KADIN Kabupaten TTU masa bakti 2026–2031 beserta jajaran pengurusnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara tersebut dihadiri Pemerintah Kabupaten TTU yang diwakili Asisten III Setda TTU Wilhelmus Meko, ST, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pelaku usaha, dan sejumlah tamu undangan.

Sehari kemudian, Selasa (21/7/2026), roadshow berlanjut ke Kabupaten Belu. Bertempat di Aula Rumah Jabatan Bupati Belu, Bobby Lianto melantik Alberthus Baliban Tanu sebagai Ketua KADIN Kabupaten Belu masa bakti 2026–2031 beserta jajaran pengurusnya.

Pada kesempatan yang sama, Charlie Widodo dilantik sebagai Ketua Dewan Pertimbangan KADIN Belu bersama Michael Tanjung. Pelantikan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Belu Willybrodus Lay, Ketua DPRD Kabupaten Belu Theodorus Manehitu Djuang, unsur pemerintah daerah, serta pelaku usaha.

Dalam sambutannya, Bobby Lianto menegaskan bahwa roadshow pelantikan ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi menjadi momentum memperkuat komitmen KADIN NTT dalam mengawal percepatan pembentukan Free Trade Zone (FTZ) di tiga kabupaten perbatasan, yakni Belu, Timor Tengah Utara, dan Malaka.

Menurutnya, KADIN NTT telah membentuk Satgas Percepatan FTZ sejak dua tahun lalu yang dipimpin Christopher Samara. Satgas tersebut secara intensif membangun komunikasi dengan pemerintah kabupaten, Pemerintah Provinsi NTT, Pemerintah Timor Leste, hingga Chamber of Commerce and Industry (CCI) Timor Leste guna mendorong terwujudnya kawasan perdagangan bebas di wilayah perbatasan.

Bobby meyakini FTZ akan menjadi instrumen penting dalam membuka peluang investasi, meningkatkan aktivitas perdagangan lintas negara, serta menciptakan lapangan kerja yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kepentingan utama dari FTZ adalah memberikan manfaat bagi dunia usaha sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu KADIN terus mengawal proses ini bersama seluruh pemangku kepentingan,” ujar Bobby.

Ia juga mengungkapkan bahwa KADIN NTT mendorong Pemerintah Kabupaten Belu, TTU, dan Malaka segera membentuk Satgas FTZ di masing-masing daerah. Mulai bulan depan, pertemuan rutin akan digelar setiap bulan bersama berbagai mitra strategis, termasuk Artha Graha, untuk membahas konsep pembentukan FTZ sekaligus menyusun langkah percepatan bersama pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Belu, Theodorus Manehitu Djuang, menyatakan dukungan penuh terhadap percepatan pembentukan FTZ di kawasan perbatasan. Menurutnya, keberhasilan program tersebut membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga legislatif.

Ia mengungkapkan bahwa DPRD dari Kabupaten Belu, TTU, dan Malaka telah menggelar pertemuan bersama dan menghasilkan rekomendasi sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan pembentukan kawasan perdagangan bebas.

“Ini bukan hanya urusan dunia usaha atau pemerintah. DPRD dari tiga kabupaten perbatasan juga telah membangun kesepahaman dan menghasilkan rekomendasi. Mari kita bekerja bersama untuk membangkitkan perekonomian Nusa Tenggara Timur melalui kawasan perbatasan,” katanya.

Roadshow pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya KADIN NTT memperkuat organisasi di daerah sekaligus membangun kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan kawasan perbatasan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Nusa Tenggara Timur.**

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pihak Bildad Thonak Minta Polda NTT Lanjutkan Proses Hukum dan Semua Fakta Harus Diuji
Stevano dan Perjuangan Menjaga Mimpi Anak-Anak Sumba Timur
Polemik Kepengurusan Swasti Sari, Pengurus Tegaskan Mekanisme UKK
Estafet Kepemimpinan HIMARASI Berlanjut, Pesan Ary Buraen Dibawa Spirit “Im Tabua Tafena Amarasi”
BPJN NTT Sukses Tangani Proyek Sabuk Merah di Ujung Negeri, Jalan yang Membawa Harapan
KKJ NTT dan AJI Kupang Bersuara: Bildad Tonak Diantara Pemberitaan dan Penghakiman
Dugaan Muskot Ilegal Guncang PBVSI Kota Kupang, Empat Orang Dilaporkan ke Polisi
Menyalakan Asa dari Wilayah 3T, KADIN NTT Tuai Apresiasi Presiden

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 02:25

Pihak Bildad Thonak Minta Polda NTT Lanjutkan Proses Hukum dan Semua Fakta Harus Diuji

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:35

Stevano dan Perjuangan Menjaga Mimpi Anak-Anak Sumba Timur

Selasa, 11 Agustus 2026 - 00:28

Polemik Kepengurusan Swasti Sari, Pengurus Tegaskan Mekanisme UKK

Minggu, 9 Agustus 2026 - 03:30

Estafet Kepemimpinan HIMARASI Berlanjut, Pesan Ary Buraen Dibawa Spirit “Im Tabua Tafena Amarasi”

Minggu, 9 Agustus 2026 - 02:24

BPJN NTT Sukses Tangani Proyek Sabuk Merah di Ujung Negeri, Jalan yang Membawa Harapan

Berita Terbaru

Konten tidak bisa disalin.