Tahun 2025 Pemprov NTT Berhasil Tuntaskan Pembangunan 32 Ruas Jalan Strategis 

Selasa, 14 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa (CMB News)

Foto: Istimewa (CMB News)

KUPANG,- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sukses mengerjakan 32 ruas jalan strategis yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota tahun 2025.

Program tersebut meliputi pekerjaan rekonstruksi dan penanganan long segment guna meningkatkan kemantapan jalan provinsi, memperlancar konektivitas antarwilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Sebanyak 32 ruas jalan yang dikerjakan mencakup jalur strategis di Pulau Sumba, Timor, Flores, Alor, Lembata, Rote Ndao, Sabu Raijua hingga Kota Kupang. Beberapa di antaranya yakni ruas Bondokodi–Waitabula, Keliting–Wini–Sakato, Betun–Motamasin, Waepare–Bola, Poma–Bajawa, Wologai–Detukeli, Sp. Patung Sonbai–Bello, Yos Sudarso, Watutuku–Mataraben, Kalabahi–Kokar, Panite–Kolbano, Sp. Niki-Niki–Oenlasi, Watowiti–Waiklibang, Balauring–Wairiang, Aeramo–Kaburea, hingga penanganan ruas jalan dalam Kota Kupang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, mengatakan pembangunan infrastruktur jalan yang sudah dikerjakan merupakan salah satu prioritas Pemerintah Provinsi NTT untuk membuka akses antarwilayah dan mempercepat pemerataan pembangunan.

“Pembangunan 32 ruas jalan strategis ini merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan NTT. Jalan yang baik akan memperlancar mobilitas masyarakat, menekan biaya distribusi, meningkatkan daya saing daerah, serta membuka peluang ekonomi baru di berbagai wilayah,” kata Melki.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Provinsi NTT, Ir. Benyamin Nahak, M.T., mengatakan seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai standar teknis agar menghasilkan jalan yang berkualitas dan berumur panjang.

“Kami memastikan setiap paket pekerjaan berjalan sesuai perencanaan dan spesifikasi teknis. Kehadiran 32 ruas jalan strategis ini diharapkan semakin memperkuat konektivitas antarwilayah serta mendukung pelayanan dasar dan aktivitas ekonomi masyarakat di seluruh NTT,” ujar Benyamin Nahak.

Melalui program tersebut, Pemerintah Provinsi NTT berharap konektivitas antarwilayah semakin kuat sehingga mampu mempercepat pemerataan pembangunan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di seluruh Nusa Tenggara Timur.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pihak Bildad Thonak Minta Polda NTT Lanjutkan Proses Hukum dan Semua Fakta Harus Diuji
Stevano dan Perjuangan Menjaga Mimpi Anak-Anak Sumba Timur
Polemik Kepengurusan Swasti Sari, Pengurus Tegaskan Mekanisme UKK
Estafet Kepemimpinan HIMARASI Berlanjut, Pesan Ary Buraen Dibawa Spirit “Im Tabua Tafena Amarasi”
BPJN NTT Sukses Tangani Proyek Sabuk Merah di Ujung Negeri, Jalan yang Membawa Harapan
KKJ NTT dan AJI Kupang Bersuara: Bildad Tonak Diantara Pemberitaan dan Penghakiman
Dugaan Muskot Ilegal Guncang PBVSI Kota Kupang, Empat Orang Dilaporkan ke Polisi
Menyalakan Asa dari Wilayah 3T, KADIN NTT Tuai Apresiasi Presiden

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 02:25

Pihak Bildad Thonak Minta Polda NTT Lanjutkan Proses Hukum dan Semua Fakta Harus Diuji

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:35

Stevano dan Perjuangan Menjaga Mimpi Anak-Anak Sumba Timur

Selasa, 11 Agustus 2026 - 00:28

Polemik Kepengurusan Swasti Sari, Pengurus Tegaskan Mekanisme UKK

Minggu, 9 Agustus 2026 - 03:30

Estafet Kepemimpinan HIMARASI Berlanjut, Pesan Ary Buraen Dibawa Spirit “Im Tabua Tafena Amarasi”

Minggu, 9 Agustus 2026 - 02:24

BPJN NTT Sukses Tangani Proyek Sabuk Merah di Ujung Negeri, Jalan yang Membawa Harapan

Berita Terbaru

Konten tidak bisa disalin.