TERKINI, Balon Pemimpin Ideal Untuk Kabupaten Kupang

Jumat, 17 Maret 2017

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selvester M. Banfatin dan Johanis Silvester Ottemoesoe (TERKINI) calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kupang 2018

Selvester M. Banfatin dan Johanis Silvester Ottemoesoe (TERKINI) calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kupang 2018

Selvester M. Banfatin dan Johanis Silvester Ottemoesoe (TERKINI) calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kupang 2018

cmbnews.id/,- Penyakit korupsi di Pemerintahan Daerah (Pemda) sudah sangat parah tetapi masih bisa disembuhkan yaitu dengan menghadirkan pemimpin ideal untuk rakyat. Pertama, pemimpin yang punya integritas atau kejujuran. Tugas seorang pemimpin daerah adalah bagaimana memperoleh, mengelola, dan mendistribusikan keuangan daerah kepada program-program atau pihak-pihak yang seharusnya sesuai perencanaan sebelumnya.

Integritas seorang pemimpin akan diuji saat ia berhadapan dengan uang dalam jumlah besar maupun kecil. Pemimpin yang berintegritas akan menggunakan keuangan daerah sesuai regulasi dan untuk pembangunan daerah, serta untuk program-program pro-rakyat seperti pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Pemimpin ideal tidak akan menggunakan uang itu untuk kepentingan pribadi dan kelompok, apalagi menumpuk kekayaan demi hidup mewah.

Pemimpin berintegritas bahkan mampu memengaruhi orang dan birokrasi yang korup menjadi bersih, setidaknya menguranginya. Dia tidak sekedar menjadi teladan perilaku pejabat yang bersih tetapi juga keras melawan perilaku korup bawahan dan rekanannya. Dia tidak takut dengan resiko perlawanan dari kelompok tertentu, dan bersedia tidak popular.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedua, pemimpin yang kompeten atau memahami ilmu pemerintahan. Pemimpin yang ideal adalah pemimpin yang segera setelah dilantik mengetahui masalah-masalah yang ada di daerahnya, dan menyusun strategi pemecahan masalah bersama para ahli di bidangnya masing-masing. Kemudian, ia menjalankan strategi itu dengan penuh tanggung jawab dan sungguh-sungguh. Tentu dengan melibatkan banyak unsur di bawah kepemimpinannya.

Pemimpin kompeten tentu tidak sekedar melaksanakan program rutin biasa. Dia mampu menggagas dan merealisasikan program-program inovatif sesuai dengan karakter daerahnya. Dengan demikian kehadirannya terbukti memberi makna bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat. Kondisi pendapatan asli daerah (PAD) setiap Kabupaten jelas berbeda-beda, tetapi pemimpin kompeten pasti mampu melahirkan program inovatif untuk kebaikan dan kebanggaan daerahnya.

Inilah beberapa hal penting yang harus dicermati oleh Calon Kepala Daerah, khususnya di Kabupaten Kupang. Sebentar lagi masyarakat Kabupaten Kupang harus memilih pemimpinnya, dimana calon pemimpin Kabupaten Kupang harus benar benar berkompeten dan mampu menjalankan program program yang dijanjikan saat berkampanye.

Salah satu Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Kupang yang sudah mencuat ke permukaan, yakni Selvester M. Banfatin biasa disapa Veki Banfatin dan Johanis Silvester Ottemoesoe biasa disapa Jhon Ottemoesoe (TERKINI). Paket ini diyakini mampu membawa perubahan untuk Kabupaten Kupang ke arah yang lebih baik. Alasannya karena pasangan ini mempunyai keahlian di bidangnya masing masing (Veki Banfatin, Ilmu Pemerintahan dan Jhon Ottemoesoe, Keuangan).

Tentu masyarakat menunggu dan berharap agar ke depannya Kabupaten Kupang bisa lebih baik dari sekarang. Kabupaten Kupang butuh pemimpin yang "GILA" untuk memimpin roda pemerintahan. Semoga TERKINI dipercaya masyarakat untuk menuntaskan serta menyelesaikan segala polemik dan persoalan di Kabupaten Kupang. Semoga…..(Chris Bani)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman RI Tersandung Korupsi Tambang Nikel
Kerja Keras Tanpa Batas: Maruarar Sirait Wujudkan Sila Kelima di Sektor Perumahan
Dugaan Pemerasan: Polda Usut Gerombolan Penjahat Digital di Balik Akun Tiktok Lika-Liku NTT
Menembus Batas Desa: Asten Bait Nyalakan Asa Pendidikan di Pelosok
Suara Lantang Usman Husin dari Senayan: Ungkap Potret Nyata Kegelisahan di Kawasan Mutis
Motor Tak Kunjung Kembali, Oknum Polisi Dilaporkan ke Polres Kupang 
Proyek Insinerator Rp5,9 Miliar Masuk Tahap Penyidikan di Kejati NTT 
Proyek Hotmix Kukak–Sulamu: Harapan yang Dibangun, Dijaga dan Dipastikan Bertahan untuk Rakyat

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 07:41

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman RI Tersandung Korupsi Tambang Nikel

Kamis, 16 April 2026 - 04:56

Kerja Keras Tanpa Batas: Maruarar Sirait Wujudkan Sila Kelima di Sektor Perumahan

Rabu, 15 April 2026 - 08:22

Dugaan Pemerasan: Polda Usut Gerombolan Penjahat Digital di Balik Akun Tiktok Lika-Liku NTT

Selasa, 14 April 2026 - 12:06

Menembus Batas Desa: Asten Bait Nyalakan Asa Pendidikan di Pelosok

Selasa, 14 April 2026 - 10:46

Suara Lantang Usman Husin dari Senayan: Ungkap Potret Nyata Kegelisahan di Kawasan Mutis

Berita Terbaru

Konten tidak bisa disalin.