Kupang – Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB Dapil NTT II, Usman Husin, mengajak masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) memanfaatkan Program Fasilitasi Agroforestri Pangan dan Energi Perhutanan Sosial (FAPE-PS) sebagai peluang meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.
Usman meminta masyarakat segera membentuk kelompok perhutanan sosial agar dapat mengakses program pemerintah pusat yang pada 2026 mengalokasikan anggaran miliaran rupiah untuk NTT. Ia menegaskan siap mengawal dan memperjuangkan setiap usulan kelompok agar memperoleh bantuan tersebut.
“Silakan bentuk kelompok dan ajukan usulan. Kalau kelompoknya sudah siap, sampaikan kepada saya. Saya siap memperjuangkan agar program ini hadir dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Usman, Kamis (30/7/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Usman, FAPE-PS merupakan program strategis pemerintah yang tidak memberikan bantuan dalam bentuk uang tunai, melainkan sarana produksi senilai sekitar Rp5,6 juta per hektare, meliputi bibit tanaman, peralatan, pendampingan, hingga akses pasar guna mendorong peningkatan pendapatan masyarakat.
Pada 2026, program ini menargetkan pengembangan 1.336 hektare lahan yang dikelola sekitar 40 kelompok perhutanan sosial di NTT dengan nilai bantuan mencapai miliaran rupiah.
Usman menegaskan akan terus memperjuangkan agar lebih banyak program pemerintah pusat hadir di NTT sehingga semakin banyak masyarakat, khususnya petani dan pengelola perhutanan sosial, memperoleh manfaat nyata dalam meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi angka kemiskinan di daerah.***









