Yayasan YNS Buka Misi Kemanusiaan untuk Korban Gempa Flores, Relawan Tenaga Medis Diajak Bergabung

Sabtu, 15 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Misi kemanusiaan Yayasan Yusinta Ningsih Sejahtera.

Misi kemanusiaan Yayasan Yusinta Ningsih Sejahtera.

KUPANG,- Gempa bumi tektonik yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8/2026) menjadi duka sekaligus pengingat bahwa kepedulian terhadap sesama tidak boleh berhenti ketika bencana datang.

Gempa bermagnitudo 7,7 tersebut mengguncang wilayah Flores pada Sabtu dini hari. Pusat gempa berada di laut sekitar 30 kilometer timur laut Nagekeo dengan kedalaman 15 kilometer. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk sejumlah wilayah di NTT, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Selatan sebelum peringatan tersebut kemudian dicabut.

Di tengah situasi tersebut, Yayasan Yusinta Ningsih Sejahtera (YNS) menyatakan kesiapan untuk turun langsung membantu masyarakat yang terdampak. Langkah kemanusiaan ini menjadi bagian dari komitmen yayasan untuk hadir bersama masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Founder Yayasan YNS, Yusinta Nenobahan Syarief, melalui unggahan video di media sosial menyampaikan bahwa tim yayasan akan bergerak menuju wilayah terdampak. Kehadiran tersebut diharapkan tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga memberikan dukungan moril kepada warga yang membutuhkan.

Untuk memperkuat misi kemanusiaan tersebut, Yayasan YNS juga membuka kesempatan bagi tenaga medis yang bersedia menjadi relawan. Dokter, perawat maupun tenaga kesehatan lainnya yang memiliki kepedulian dan kerelaan untuk membantu dapat mengambil bagian dalam pelayanan bagi masyarakat terdampak bencana.

Relawan medis yang bergabung tidak diberikan honorarium. Namun, sebagai bentuk dukungan terhadap para relawan, biaya keberangkatan akan ditanggung sepenuhnya oleh Yayasan Yusinta Ningsih Sejahtera. Yayasan berharap kesempatan ini dapat menjadi ruang bagi para tenaga kesehatan untuk mengabdikan keahliannya bagi masyarakat yang sedang membutuhkan.

Secara khusus, Yusinta berharap ada dokter yang tergerak untuk ikut dalam misi sosial tersebut. Menurutnya, kehadiran dokter di lokasi bencana sangat berarti, terutama untuk membantu memeriksa kondisi kesehatan warga dan memberikan pertolongan awal kepada mereka yang membutuhkan.

Kini saatnya bergerak bersama. Bencana bukan hanya tentang kerusakan yang terlihat, tetapi juga tentang kehidupan warga yang membutuhkan uluran tangan. Bantuan sekecil apa pun dapat menjadi sangat berarti bagi mereka yang sedang kehilangan rasa aman dan menghadapi masa sulit.

Melalui misi kemanusiaan ini, Yayasan YNS mengajak masyarakat luas untuk menumbuhkan kembali semangat gotong royong. Kepedulian tidak harus menunggu menjadi besar. Satu tenaga, satu keahlian, satu bantuan, atau satu doa yang tulus dapat menjadi bagian dari kekuatan untuk membantu saudara-saudara kita di Flores.

Bagi dokter dan tenaga medis yang terpanggil untuk ikut serta dalam misi kemanusiaan ini, dapat menghubungi media sosial Yusinta Nenobahan Syarief untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.**

Mari bersama-sama hadir untuk Flores. Karena ketika saudara kita tertimpa bencana, kepedulian kita adalah bentuk nyata dari kemanusiaan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kajian Komparatif Teologis-Antropologis Narasi Isteri Lot dan Ritual Sanu’ Nono
Agustinus Tae dan Kuasa Hukum Serahkan Bukti ke Polisi soal Muskot PBVSI Kota Kupang
Mesin Perahu dari Usman Husin Jadi Jawaban Aspirasi Nelayan Sumba Timur
Usman Husin Temui Bupati Sumba Timur, Dorong Penguatan Pertanian dan Serahkan Bantuan Alsintan
UDN dan Jurnalis Bangun Ruang Belajar Bersama, Dari Kualitas Berita hingga Isu Kelompok Rentan
Bupati Falen Kebo Apresiasi Blue Ocean Salt, Investasi Pantura TTU Masuk Tahap Pelaksanaan
Dukungan Penuh Daniel Taimenas Perluas Akses KUR Bank NTT bagi UMKM
Soal Keberatan Tiga Anggota DPRD TTU, Egiardus Bana Desak BK Berpedoman pada UU 30/2014

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 05:48

Yayasan YNS Buka Misi Kemanusiaan untuk Korban Gempa Flores, Relawan Tenaga Medis Diajak Bergabung

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:27

Kajian Komparatif Teologis-Antropologis Narasi Isteri Lot dan Ritual Sanu’ Nono

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:12

Agustinus Tae dan Kuasa Hukum Serahkan Bukti ke Polisi soal Muskot PBVSI Kota Kupang

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:03

Mesin Perahu dari Usman Husin Jadi Jawaban Aspirasi Nelayan Sumba Timur

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:53

Usman Husin Temui Bupati Sumba Timur, Dorong Penguatan Pertanian dan Serahkan Bantuan Alsintan

Berita Terbaru

Konten tidak bisa disalin.