KUPANG,– Perseteruan antara Ketua Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Kupang yang juga Ketua Panitia Musda XI, Octovianus Djefri Pieter La’a, dengan Bendahara Partai Golkar Kabupaten Kupang, Margarita Juliana Adu, akhirnya berakhir damai.
Perdamaian tersebut diinisiasi langsung oleh Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Kupang, Daniel Taimenas, pada Selasa malam, 2 Juni 2026 di Sekretariat DPD II Partai Golkar Kabupaten Kupang.
Daniel Taimenas tampil sebagai figur pemersatu di tengah dinamika internal partai yang sempat mencuat ke publik saat pembukaan Musda XI Partai Golkar Kabupaten Kupang di Hotel Sahid T-More Kupang pada Minggu, 31 Mei 2026 lalu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan pendekatan kekeluargaan, Daniel berhasil mempertemukan kedua kader partai tersebut dan mengakhiri kesalahpahaman yang sempat terjadi. Sekaligus memberikan peringatan keras kepada kedua kadernya.
Dalam kesempatan itu, Daniel Taimenas juga memberikan peringatan keras kepada seluruh kader Partai Golkar agar tidak lagi melakukan tindakan-tindakan di luar kepentingan Musda.
Ia menegaskan bahwa seluruh proses organisasi harus dijaga dalam koridor persatuan dan etika partai demi menjaga marwah serta citra Partai Golkar di mata masyarakat.
Menurut Daniel, seluruh kader Partai Golkar Kabupaten Kupang merupakan putra-putri terbaik daerah yang memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kehormatan partai. Karena itu, perbedaan pandangan yang muncul dalam dinamika organisasi harus diselesaikan secara dewasa dan penuh kekeluargaan, bukan dipertontonkan di ruang publik.
“Partai Golkar Kabupaten Kupang harus tetap solid. Apa yang sudah diraih bersama selama ini harus dijaga dan dirawat dengan baik. Jangan ada perpecahan di antara kader,” tegas Daniel Taimenas saat memediasi perdamaian tersebut.
Daniel juga mengingatkan bahwa Musda merupakan agenda organisasi yang harus menjadi momentum memperkuat konsolidasi partai, bukan sebaliknya menjadi ruang lahirnya konflik internal. Ia berharap seluruh kader mampu menempatkan kepentingan partai di atas kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.
Sebagai Ketua DPD II Golkar Kabupaten Kupang, Daniel Taimenas mampu memainkan peran sebagai sosok bapa bagi seluruh kader. Di tengah berbagai perbedaan dan pertimbangan politik yang berkembang, Daniel hadir sebagai jembatan yang merangkul semua pihak demi menjaga stabilitas internal partai.
Langkah cepat Daniel Taimenas mendamaikan kedua kadernya menunjukkan sikap tegas namun penuh kekeluargaan, menjadi bukti bahwa kepemimpinannya masih sangat dibutuhkan untuk menjaga persatuan dan masa depan Partai Golkar Kabupaten Kupang.***









