Usman Husin Mendengar dari Pematang Sawah, Menjawab dari Senayan

Kamis, 18 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI Fraksi PKB, Usman Husin bersama petani di Kabupaten Rote Ndao, NTT.

Anggota DPR RI Fraksi PKB, Usman Husin bersama petani di Kabupaten Rote Ndao, NTT.

Rote Ndao,- Hari itu di hamparan persawahan Desa Temas, Kecamatan Rote Barat Laut, para petani berkumpul menyampaikan keluh kesah yang selama bertahun-tahun mereka rasakan. Di tengah keterbatasan alat pertanian dan tingginya biaya panen, mereka hanya berharap ada sosok yang benar-benar mendengar dan memahami kesulitan yang mereka hadapi. Ketika Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB Dapil NTT II, Usman Husin, hadir dalam resesnya, para petani tidak sekadar menyampaikan aspirasi, tetapi menitipkan harapan agar kehidupan mereka bisa menjadi lebih baik.

Bagi Usman Husin, bertemu petani bukan sekadar menjalankan agenda reses sebagai anggota DPR RI. Ia memilih turun langsung ke lapangan karena percaya bahwa kebutuhan rakyat tidak bisa dipahami hanya melalui laporan di atas meja. Dengan berdiri di tengah sawah, berbincang bersama petani, dan melihat langsung kondisi yang ada, ia ingin memastikan bahwa setiap aspirasi yang disampaikan benar-benar diperjuangkan hingga menghasilkan manfaat nyata.

Salah satu kebutuhan yang paling banyak disampaikan saat itu adalah bantuan alat panen modern berupa combine harvester. Para petani mengaku selama ini proses panen masih dilakukan secara konvensional sehingga membutuhkan waktu lebih lama dan biaya yang tidak sedikit. Mendengar kebutuhan tersebut, Usman Husin berjanji akan memperjuangkannya agar dapat direalisasikan pada tahun 2027. Namun siapa sangka, perjuangan itu justru membuahkan hasil lebih cepat dari yang diperkirakan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui aspirasi yang diperjuangkannya di Komisi IV DPR RI, sebanyak empat unit combine harvester kini sedang dalam proses pengiriman dan dijadwalkan tiba di Kabupaten Rote Ndao pada tahun 2026. Kabar tersebut menjadi kejutan sekaligus kebahagiaan bagi para petani. Janji yang semula diperkirakan terwujud pada tahun berikutnya ternyata dapat direalisasikan lebih cepat, memberikan harapan baru bagi peningkatan produktivitas pertanian di daerah tersebut.

Menurut Usman Husin, Desa Temas menjadi salah satu wilayah prioritas karena kebutuhan terhadap alat panen modern sangat mendesak. Ia berharap kehadiran empat unit combine harvester dapat membantu petani mempercepat proses panen, menekan biaya produksi, mengurangi kehilangan hasil panen, serta meningkatkan pendapatan keluarga petani. Baginya, keberhasilan pembangunan pertanian harus dirasakan langsung oleh masyarakat yang setiap hari bekerja di lahan-lahan pertanian.

Komitmen Usman Husin terhadap petani Rote Ndao sebenarnya bukan hal baru. Sebelumnya, ia juga dikenal gigih memperjuangkan perbaikan Bendungan Leko Batu yang selama kurang lebih dua puluh tahun mengalami kerusakan dan menjadi persoalan utama bagi petani setempat. Melalui berbagai koordinasi dan perjuangan yang dilakukan sejak tahun 2024, perbaikan bendungan tersebut akhirnya mulai direalisasikan pemerintah pada tahun 2025.

Bagi masyarakat Desa Temas dan wilayah sekitarnya, perbaikan bendungan dan hadirnya bantuan combine harvester merupakan dua kabar besar yang saling melengkapi. Bendungan yang kembali berfungsi menghadirkan kepastian air bagi lahan pertanian, sementara alat panen modern membantu petani meningkatkan efisiensi kerja. Kombinasi keduanya diyakini akan membawa perubahan nyata bagi produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat pedesaan di Rote Ndao.

Usman Husin lahir di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur. Ia dikenal sebagai politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang saat ini menjabat sebagai Anggota Komisi IV DPR RI yang membidangi pertanian, kehutanan, kelautan, dan perikanan. Sebelum menjadi anggota DPR RI, Usman Husin aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan dan dikenal memiliki perhatian besar terhadap pembangunan daerah serta pemberdayaan masyarakat kecil. Konsistensinya memperjuangkan kebutuhan petani, nelayan, dan masyarakat pedesaan menjadikan dirinya sebagai salah satu wakil rakyat yang dekat dengan akar persoalan masyarakat di Nusa Tenggara Timur.**

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Perjuangan Usman Husin, Suara NTT yang Terus Bergema di Senayan
Di Tengah Sawah Wewewa, Usman Husin Menegaskan Komitmennya untuk Petani NTT
Saat Fajar Pertengahan Juni Membawa Kabar Gembira bagi ASN NTT
Kerja Sunyi Dinas PUPR NTT: Mengawal 19.543 Harapan Menuju Rumah Layak
Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru: Apa Saja Keunggulan STIKUM Prof. Dr. Yohanes Usfunan 
Koperasi Merah Putih: Ketika Pohon Ditanam dari Pucuk
Bupati TTU Perjuangkan Masa Depan Generasi Perbatasan di Hadapan Wakasad
Dugaan Korupsi Tunjangan Kesejahteraan DPRD Belu, Kejari Dalami Keterangan Anggota Dewan

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 01:19

Usman Husin Mendengar dari Pematang Sawah, Menjawab dari Senayan

Selasa, 16 Juni 2026 - 04:12

Perjuangan Usman Husin, Suara NTT yang Terus Bergema di Senayan

Selasa, 16 Juni 2026 - 02:20

Di Tengah Sawah Wewewa, Usman Husin Menegaskan Komitmennya untuk Petani NTT

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:23

Kerja Sunyi Dinas PUPR NTT: Mengawal 19.543 Harapan Menuju Rumah Layak

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:06

Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru: Apa Saja Keunggulan STIKUM Prof. Dr. Yohanes Usfunan 

Berita Terbaru

Marselina Timo, foto: Simon

Pendidikan

Aksara yang Mengubah Nasib

Senin, 15 Jun 2026 - 16:54

Konten tidak bisa disalin.