Saat Fajar Pertengahan Juni Membawa Kabar Gembira bagi ASN NTT

Minggu, 14 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena

KUPANG,- Awal pekan ini menjadi momen yang dinanti ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Nusa Tenggara Timur. Setelah melalui berbagai tahapan administrasi dan penganggaran, Pemerintah Provinsi NTT memastikan pencairan gaji ke-13 mulai dilakukan pada Senin, 15 Juni 2026.

Kabar tersebut disampaikan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, di Kupang, Minggu malam. Pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp108 miliar yang akan disalurkan kepada ASN, baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di seluruh perangkat daerah lingkup Pemprov NTT.

Menurut gubernur, pencairan ini merupakan bentuk penghormatan negara atas dedikasi para aparatur yang selama ini menjalankan tugas pelayanan publik di berbagai sektor pembangunan. Ia menegaskan bahwa pemenuhan hak ASN menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah yang harus dijalankan secara tepat waktu dan sesuai aturan yang berlaku.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seluruh proses teknis, mulai dari administrasi hingga kesiapan anggaran, disebut telah rampung. Dengan demikian, dana gaji ke-13 akan mulai masuk ke rekening para penerima secara bertahap mengikuti mekanisme penyaluran yang telah ditetapkan.

Di tengah persiapan memasuki tahun ajaran baru, kehadiran gaji ke-13 tentu menjadi kabar yang melegakan bagi banyak keluarga ASN. Tambahan penghasilan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak sekaligus menopang berbagai kebutuhan rumah tangga lainnya.

Lebih dari sekadar manfaat bagi keluarga ASN, penyaluran dana ratusan miliar rupiah tersebut diyakini akan memberikan efek berganda bagi perekonomian daerah. Meningkatnya daya beli masyarakat berpotensi menggerakkan aktivitas perdagangan dan mempercepat perputaran uang di berbagai sektor usaha lokal.

Pada kesempatan itu, Gubernur Melki juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN yang terus menunjukkan dedikasi dan loyalitas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia mengajak seluruh aparatur untuk menjadikan momentum pencairan gaji ke-13 sebagai penyemangat dalam meningkatkan kualitas kerja dan pelayanan publik.

Dengan semangat integritas, profesionalisme, dan pengabdian, pemerintah berharap para ASN dapat terus menjadi motor penggerak pembangunan daerah menuju Nusa Tenggara Timur yang semakin maju, sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan.**

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Upaya RJ Belum Temukan Titik Temu, Kuasa Hukum Teldi Mooy Minta Penyidik Dalami Penguasaan Sertifikat
Rote Ndao Sebelum 2029: Komitmen Politik Usman Husin Memilih Berjuang dari Senayan 
Mengenal Peran Agrinas di Garis Depan Pembangunan Kopdes Merah Putih
Cerita Air Bersih dan Kepedulian Polri di Kabupaten Kupang
Ultimatum 48 Jam!! Forum Wartawan NTT Desak Kapolda Evaluasi Kapolres TTU
Ketika Pengkhianatan Rumah Tangga Bersembunyi di Balik Seragam ASN
Polisi Kejar Pelaku Pembobolan Minimarket dan ATM BRI di Kabupaten Kupang
Proyek Bendung Oelnaimuti Amburadul, Pelaksana Kegiatan dan BWS NT II Disorot

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:34

Upaya RJ Belum Temukan Titik Temu, Kuasa Hukum Teldi Mooy Minta Penyidik Dalami Penguasaan Sertifikat

Jumat, 25 September 2026 - 21:21

Rote Ndao Sebelum 2029: Komitmen Politik Usman Husin Memilih Berjuang dari Senayan 

Jumat, 25 September 2026 - 05:39

Mengenal Peran Agrinas di Garis Depan Pembangunan Kopdes Merah Putih

Rabu, 23 September 2026 - 06:59

Ultimatum 48 Jam!! Forum Wartawan NTT Desak Kapolda Evaluasi Kapolres TTU

Rabu, 23 September 2026 - 01:36

Ketika Pengkhianatan Rumah Tangga Bersembunyi di Balik Seragam ASN

Berita Terbaru

ilustrasi oleh AI: berbicara di depan orang lain;

Gaya Hidup

Ketika ayat terlalu sering keluar dari bibir

Senin, 28 Sep 2026 - 22:42

Konten tidak bisa disalin.