CV Laksman Prioritaskan Struktur Dasar yang Kuat, Jalan Taebenu–Nekamese Mulai Dibangun

Sabtu, 9 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tahap awal pekerjaan jalan Taebenu - Nekamese oleh CV Laksman

Tahap awal pekerjaan jalan Taebenu - Nekamese oleh CV Laksman

KUPANG,- Pemerintah Kabupaten Kupang mulai merealisasikan pembangunan infrastruktur jalan penghubung Binlaka–Tunfeu–Oeltua yang berada di Kecamatan Taebenu dan Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Proyek tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus menunjang mobilitas masyarakat di kawasan pedesaan.

Melalui Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Pertanahan Kabupaten Kupang, pekerjaan jalan hotmix itu dianggarkan sebesar Rp10,7 miliar lebih yang bersumber dari APBD Kabupaten Kupang melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Konektivitas. Proyek tersebut dikerjakan oleh CV Laksman dengan pengawasan dari PT Dwipa Mitra Konsultan dan memiliki masa pelaksanaan selama 120 hari kalender.

Di tengah kondisi geografis wilayah yang cukup menantang, aktivitas pekerjaan di lapangan mulai menunjukkan progres. Sejumlah alat berat terlihat bekerja membentuk badan jalan, sementara pekerja lapangan melakukan penataan saluran dan penguatan struktur penahan tanah di beberapa titik yang rawan longsor.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR dan Pertanahan Kabupaten Kupang, Nazar Paintik, mengatakan hingga awal Mei 2026 progres pekerjaan telah mencapai sekitar delapan persen lebih. Tahapan pekerjaan yang sementara berlangsung difokuskan pada pekerjaan dasar sebelum masuk pada proses pengaspalan hotmix.

“Pekerjaan yang sudah dilaksanakan meliputi timbunan urug pilihan, pemadatan timbunan, pembangunan saluran, serta pasangan baru atau tembok penahan,” kata Nazar saat ditemui media di ruang kerjanya, Kamis (7/5).

Menurut dia, pekerjaan tersebut dirancang dalam tiga segmen menyesuaikan kemampuan pembiayaan melalui DAK Konektivitas. Pemerintah daerah memprioritaskan titik-titik yang dianggap mendesak untuk menunjang akses masyarakat dan kelancaran distribusi hasil pertanian.

Segmen pertama berada di wilayah Desa Oeltua, sementara Desa Tunfeu masuk dalam segmen kedua. Adapun wilayah Binlaka direncanakan menjadi segmen ketiga dengan kemungkinan penyesuaian volume pekerjaan di lapangan.

Bagi masyarakat di Taebenu dan Nekamese, pembangunan ruas jalan itu bukan sekadar proyek infrastruktur biasa. Jalan tersebut selama ini menjadi akses utama warga untuk mengangkut hasil pertanian, menghubungkan aktivitas ekonomi antarwilayah, hingga mempercepat akses menuju pusat pelayanan publik.

Pemerintah Kabupaten Kupang berharap pekerjaan yang ditangani CV Laksman itu dapat berjalan tepat waktu dan memberi dampak langsung terhadap peningkatan konektivitas serta pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah pedalaman Kabupaten Kupang.**

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Upaya RJ Belum Temukan Titik Temu, Kuasa Hukum Teldi Mooy Minta Penyidik Dalami Penguasaan Sertifikat
Rote Ndao Sebelum 2029: Komitmen Politik Usman Husin Memilih Berjuang dari Senayan 
Mengenal Peran Agrinas di Garis Depan Pembangunan Kopdes Merah Putih
Cerita Air Bersih dan Kepedulian Polri di Kabupaten Kupang
Ultimatum 48 Jam!! Forum Wartawan NTT Desak Kapolda Evaluasi Kapolres TTU
Ketika Pengkhianatan Rumah Tangga Bersembunyi di Balik Seragam ASN
Polisi Kejar Pelaku Pembobolan Minimarket dan ATM BRI di Kabupaten Kupang
Proyek Bendung Oelnaimuti Amburadul, Pelaksana Kegiatan dan BWS NT II Disorot

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:34

Upaya RJ Belum Temukan Titik Temu, Kuasa Hukum Teldi Mooy Minta Penyidik Dalami Penguasaan Sertifikat

Jumat, 25 September 2026 - 21:21

Rote Ndao Sebelum 2029: Komitmen Politik Usman Husin Memilih Berjuang dari Senayan 

Jumat, 25 September 2026 - 05:39

Mengenal Peran Agrinas di Garis Depan Pembangunan Kopdes Merah Putih

Rabu, 23 September 2026 - 06:59

Ultimatum 48 Jam!! Forum Wartawan NTT Desak Kapolda Evaluasi Kapolres TTU

Rabu, 23 September 2026 - 01:36

Ketika Pengkhianatan Rumah Tangga Bersembunyi di Balik Seragam ASN

Berita Terbaru

ilustrasi oleh AI: berbicara di depan orang lain;

Gaya Hidup

Ketika ayat terlalu sering keluar dari bibir

Senin, 28 Sep 2026 - 22:42

Konten tidak bisa disalin.