Pidato Ketum PGRI Pusat pada HGN 2017 dan HUT PGRI ke-72

Minggu, 26 November 2017

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIDATO/SAMBUTAN HARI GURU NASIONAL DAN HUT PGRI KE-72

 Bismillahirahmannirrahim, 
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Selamat siang, salam sejahtera bagi kita semuanya,
Om swastiastu.

Ibu dan Bapak Guru, Para Pamong dan Tenaga Kependidikan yang saya hormati,

Pertama-tama marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT / Tuhan YME atas beberapa nikmat dan hidayahnya kepada kita, sehingga pada hari ini kita semua masih dapat melaksanakan upacara dalam memperingati Hari Guru Nasional dan memperingati Hari Ulang Tahun PGRI Ke-72 dengan aman dan tertib.

Bapak ibu guru yang kami hormati,

Pada kesempatan ini kami turut serta mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi, komitmen, dan segala ikhtiar yang telah dilakukan oleh para guru-guru dan tenaga kependidikan disini dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Dalam kesempatan ini pula, kami turut mengucapkan selamat memperingati Hari Guru Nasional dan Hari Ulang Tahun PGRI yang Ke-72.

 Tema pada peringatan hari Guru Nasional dan Hari Ulang Tahun PGRI yang ke-72 ini adalah “Membangkitkan Kesadaran Kolektif Guru dalam Meningkatkan Disiplin dan Etos Kerja untuk Penguatan Pendidikan Karakter”.

 Sesuai dengan tema pada Hari Guru tahun ini, marilah kita semua sebagai guru dalam mendidik siswa di sekolah harus menerapkan asas disiplin dan menjadi seorang guru/pendidik yang mempunyai prilaku baik sehingga dapat dicontoh oleh para peserta didiknya. Guru adalah seorang panuta bagi siswanya baik dilingkungan sekolah maupun di luar sekolah, dalam bahasa jawa ada istilah “guru digugu dan ditiru”, itu mempunyai arti bahwa seorang guru itu dipercaya oleh muridnya dan diikuti setiap tindak tanduknya. Berarti apapun yang dikatakan oleh seorang guru pasti akan dipercaya oleh muridnya, dan apapun yang lakukan oleh guru dalam mendidik pasti akan diikuti juga oleh muridnya.

Bapak dan Ibu guru yang berbahagia,

Pada 25 November  2017  ini PGRI  genap berusia  72  tahun.  Usia yang cukup  matang  dan  dewasa  bagi

sebuah  organisasi.  Selama  kurun waktu tersebut, banyak pengabdian yang telah disumbangkan, banyak aktivitas  yang  telah  dilaksanakan,  banyak  perjuangan  yang  telah dikerjakan,  banyak  kegiatan  perlindungan  terhadap  anggota  yang telah diberikan. Di samping itu, telah juga banyak peristiwa, persoalan, tantangan, dan kendala yang telah dihadapinya.

 Peringatan  HUT  ke-72  PGRI  dan  Hari  Guru  Nasional  tahun  ini  akan diadakan  sejumlah  kegiatan  yang direncanakan  berlangsung sebelum bulan  November  2017.   Melalui  kegiatan  di  berbagai tingkat  dan jenjang  ini  diharapkan  mampu  meningkatkan  eksistensi  PGRI, menjadikan  PGRI  sebagai  organisasi  profesi,  serta  membangun solidaritas  dan  kesetiakawanan  anggota.  Selain  itu  juga  diharapkan mampu meningkatkan semangat anggota dan menggugah pihak lain untuk berperan maksimal dalam  memuliakan guru  dan meningkatkan mutu  pendidikan  di  Indonesia,  termasuk  menjadikan  PGRI  sebagai organisasi profesi guru yang kuat dan bermartabat.

Demikianlah yang bisa saya sampaikan. Selamat berhari Guru, harinya orang-orang mulia yang menyiapkan generasi masa depan yang Iebih cemerlang. Insya-Allah kita semua akan dimuliakan oleh Yang Maha Mulia. Jadilah guru berkemajuan. Ayo hormati guru!

 Terimakasih

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Ketua Umum PB PGRI Pusat

Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Drama Gol dan Semangat Juang Membara di LPI 2026 zona Amfoang Raya
Roh Kudus turun ketika bumi luka
Liga Pelajar Indonesia 2026 zona Amfo’ang Raya bergulir di SMA Negeri 2 Amfo’ang Timur
Kebangkitan Nasional di Tengah Kegelisahan Bangsa
Guru dan Siswa Menyeberangi Sungai Demi Ujian Sekolah
Guru Bahasa dan Praktik Berbahasa
Sejarah Baru di UPTD SD Negeri Leomanu Amfoang Timur
Estafet pengabdian di tanah pendidikan Kabupaten Kupang

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 01:16

Roh Kudus turun ketika bumi luka

Jumat, 22 Mei 2026 - 05:56

Liga Pelajar Indonesia 2026 zona Amfo’ang Raya bergulir di SMA Negeri 2 Amfo’ang Timur

Rabu, 20 Mei 2026 - 00:32

Kebangkitan Nasional di Tengah Kegelisahan Bangsa

Selasa, 19 Mei 2026 - 00:43

Guru dan Siswa Menyeberangi Sungai Demi Ujian Sekolah

Senin, 18 Mei 2026 - 23:24

Guru Bahasa dan Praktik Berbahasa

Berita Terbaru

Ritual di bawah pohon beringin; foto: Arnichus Loit

Budaya

Asal-Usul dan Makna Filosofis nama Desa Nunuanah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:22

Konten tidak bisa disalin.