Sejumput Film: Jaga Alam Jaga Hidup

Sabtu, 25 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poster Film Pendek karya SMA N 2 Amarasi Selatan

Poster Film Pendek karya SMA N 2 Amarasi Selatan

Sejumput Film pendek tentang harmoni alam dan kearifan lokal. Demikian satu kalimat pendek yang tertulis pada sehelai poster. Satu film pendek yang berdurasi 5 menit 58 detik (6 menit). Film ini telah diikutsertakan dalam Festival dan Lomba Seni Sastra Siswa Nasional (FLS3N) yang diselenggarakan di SMA Negeri 2 Kupang Barat. FLS3N diikuti oleh sekolah-sekolah menengah atas se-Kabupaten Kupang.

FLS3N untuk SMA diadakan setiap tahunnya di Kabupaten Kupang dengan mengambil lokasi penyelenggaraan yang berpindah-pindah. Jenis perlombaan pun beragam, di antaranya yang kelihatan bersifat tetap, yakni: menyanyi solo, paduan suara, dan monolog. Tahun ini ada dua jenis lomba yang baru yakni: fotografi dan film.

SMA Negeri 2 Amarasi Selatan sebagai salah satu sekolah yang turut serta dalam FLS3N ini. Mereka menyertakan peserta untuk lomba: Monolog, Cipta Baca Puisi, Solo Vokal, Fotografi dan Film Pendek.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari kelima jenis lomba yang diikutsertakan, SMA Negeri 2 Amarasi Selatan meraih dua kejuaraan, yakni: Juara 1 Film Pendek dan Juara Harapan 1 Fotografi.

Ucapan selamat datang dari Panitia, kalangan guru SMA peserta FLS3N. Ada harapan untuk dapat tetap mengikuti FLS3N setiap tahunnya.

Ansel Bani, yang bertugas sebagai Sutradara, Kamera Person dan Penyunting menyampaikan rasa terima kasih kepada Kepala SMA Negeri 2 Amarasi Selatan yang memberi ruang untuk belajar bersama. Ruang belajar bersama ini dimanfaatkan untuk aplikasi ilmu dan keterampilan yang dimiliki.

“Terima kasih saya sampaikan kepada Kepala SMA Negeri 2 Amarasi Selatan dan para guru, untuk ruang belajar dan praktik bersama. Terima kasih kepada tim yang dipercaya menjadi aktor: Rosana, Ricky dan Ronal (3R). Demikian juga kepada Narator dan Guru Pembimbing yang selalu mendampingi selama proses pembuatan film.” demikian Ansel Bani.

Sementara itu, Aron Bani sebagai Penata suara/musik (sound man/audio operator) bersyukur pada Tuhan untuk peluang dan raihan yang sudah didapatkan. Ucapan terima kasih yang sama disampaikan kepada pihak sekolah. Semoga kerja sama ini akan berlanjut.

Pembaca dapat menyaksikan film pendek itu di sini: https://youtu.be/iMVUeeYB_P4?si=Ek9Hv3S1jXctY6vi

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Guru-guru di ujung Timur Angin
Cincin emas simbol ketulusan cinta dan kebersamaan
PT Adhy Karya Pastikan Saluran Irigasi Aika Rohon di Amarasi Dilanjutkan Demi Petani
Simpang tiga: persaudaraan, peluang dan jalan menuju kemandirian
Ketika Suara dari Pinggiran Timor Menembus Jarak
Jaga Martabat Pemilu, GAMKI NTT dan Bawaslu Dorong Gerakan Pengawasan Partisipatif
Manakah Pilihan Frasa yang Tepat?
Menjemput Keadilan di dalam Arus Waktu: Senjakala Hak Istimewa

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:03

Guru-guru di ujung Timur Angin

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:01

Cincin emas simbol ketulusan cinta dan kebersamaan

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:20

PT Adhy Karya Pastikan Saluran Irigasi Aika Rohon di Amarasi Dilanjutkan Demi Petani

Jumat, 8 Mei 2026 - 00:01

Simpang tiga: persaudaraan, peluang dan jalan menuju kemandirian

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:35

Jaga Martabat Pemilu, GAMKI NTT dan Bawaslu Dorong Gerakan Pengawasan Partisipatif

Berita Terbaru

ilustrasi konteks geografis & pendidikan di perbatasan; Gbr CHTGPT

Budaya

Guru-guru di ujung Timur Angin

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:03

Menyematkan cincin pada Sahabat; foto; SD N Loemanu

Budaya

Cincin emas simbol ketulusan cinta dan kebersamaan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:01

Konten tidak bisa disalin.