Menginspirasi dengan buku

Senin, 18 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemulung Aksara & Arni Chus Loit

Pemulung Aksara & Arni Chus Loit

Satu catatan kecil ketika berada di Amfoang Timur

Hari itu, Jumat (8/5/26), kami berada di Dusun Leomanu, Desa Nunuanah, Kecamatan Amfoang Timur. Acara serah terima tugas/jabatan Kepala UPTD SD Negeri Leomanu berlangsung. Sesudah seluruh rangkaian acara dilangsungkan, satu peluang diberikan kepada Pemulung Aksara. Di hadapan Pengawas Pembina Sekolah, Camat Amfoang Timur, Kepala Desa Nunuanah, para kepala sekolah di sekitar, guru dan para orang tua dan murid, Pemulung Aksara membacakan satu “balada”. Bunyi balada itu sebagai berikut:

Perjalanan di tanah Timor selalu terasa seperti membaca sebuah kitab tua yang ditulis oleh alam. Tapak kaki dan kendaraan bergerak melewati jalan aspal hotmix yang mulus, lalu perlahan berubah menjadi aspal lapen yang kasar, sebelum akhirnya memasuki jalan berbatu dan berlubang seakan menguji kesabaran setiap orang yang melintas. Jalan itu tidak pernah benar-benar lurus. Ia mendaki bukit, turun menuju lembah, lalu melingkar mengikuti lekuk perbukitan yang dibungkus padang sabana keemasan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di kejauhan tampak ternak-ternak lepas merumput tanpa tergesa, seperti memahami bahwa waktu di Timor tidak berjalan secepat kota. Angin bergerak pelan di sela pohon ampupu dan pohon tambaring yang tegak kurus namun kuat menghadapi musim. Di kampung-kampung, pagar-pagar kayu berdiri mengelilingi rumah warga, seolah menjaga ingatan tentang kehidupan komunal yang masih bertahan dari generasi ke generasi.

Ada sungai-sungai kering berliku dengan batu-batu besar yang menyimpan cerita musim kemarau dan penghujan. Namun, ada pula sungai berair lebar yang memaksa kendaraan berjalan perlahan sambil “berunding” dengan arus. Alam di Timor memang tidak selalu ramah, tetapi justru di sanalah manusia belajar rendah hati.

Pada satu unit sekolah, pohon-pohon tambaring besar berdiri menaungi halaman dan pekarangan sekitar sekolah, menghadirkan teduh yang terasa seperti pelukan bagi para pejalan. Dan ketika perjalanan mulai mendekati pantai, suara angin laut bercampur dengan bau asin air laut menghadirkan kesan bahwa pulau ini tidak hanya keras, tetapi juga indah dengan caranya sendiri.

Di tanah seperti ini, perjalanan bukan sekadar perpindahan tempat. Ia adalah pelajaran tentang ketahanan hidup. Jalan-jalan yang berliku mengajarkan kesabaran. Bukit-bukit mengajarkan keteguhan. Sungai mengajarkan kehati-hatian. Dan padang sabana di perbukitan mengajarkan manusia untuk tidak takut pada kesunyian.

Mungkin karena itulah orang Timor tumbuh dengan watak yang keras sekaligus hangat: sebab mereka dibesarkan oleh alam yang
mengajarkan perjuangan, tetapi juga kesetiaan untuk tetap bertahan di tanah sendiri.

Sesudah membaca “balada” itu, kepada pejabat kepala sekolah yang diganti mendapat tanda kenangan berupa buku.

Nunuanah, 8 Mei 2026

©Heronimus Bani-Pemulung Aksara

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Stevano dan Perjuangan Menjaga Mimpi Anak-Anak Sumba Timur
Estafet Kepemimpinan HIMARASI Berlanjut, Pesan Ary Buraen Dibawa Spirit “Im Tabua Tafena Amarasi”
BPJN NTT Sukses Tangani Proyek Sabuk Merah di Ujung Negeri, Jalan yang Membawa Harapan
Anatomi Problematika Pendidikan Dasar di Indonesia
Usman Husin Gerak Cepat Perjuangkan Irigasi Petani di Bena – TTS, BBWS NT II Langsung Turunkan Alat Berat
Usman Husin Dorong Masyarakat NTT Manfaatkan Program FAPE-PS Bernilai Miliaran Rupiah
Anggota DPR RI Usman Husin Soroti Risiko El Nino terhadap Ketahanan Pangan Nasional
Aspirasi Usman Husin Berbuah Hasil, Kelompok Tani Bintang Timur Terima Bantuan Rp50 Juta

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:35

Stevano dan Perjuangan Menjaga Mimpi Anak-Anak Sumba Timur

Minggu, 9 Agustus 2026 - 03:30

Estafet Kepemimpinan HIMARASI Berlanjut, Pesan Ary Buraen Dibawa Spirit “Im Tabua Tafena Amarasi”

Minggu, 9 Agustus 2026 - 02:24

BPJN NTT Sukses Tangani Proyek Sabuk Merah di Ujung Negeri, Jalan yang Membawa Harapan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 02:48

Anatomi Problematika Pendidikan Dasar di Indonesia

Selasa, 4 Agustus 2026 - 02:55

Usman Husin Gerak Cepat Perjuangkan Irigasi Petani di Bena – TTS, BBWS NT II Langsung Turunkan Alat Berat

Berita Terbaru

Konten tidak bisa disalin.