Shirley Manutede: Sosok Perempuan Korps Adhyaksa, Singa Hukum yang Menakutkan Koruptor

Minggu, 30 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kajari Kota Kupang, Shirley Manutede, S.H.,M.Hum.

Kajari Kota Kupang, Shirley Manutede, S.H.,M.Hum.

Kupang-CMBNews.id,- Di Kota Kupang, ada seorang wanita yang berani dan tegas, yang diawal kepemimpinan membuktikan dirinya sebagai sosok yang kuat dan berani dalam menegakkan hukum. Nama beliau adalah Shirley Manutede, S.H.,M.Hum. Ia merupakan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kupang yang baru saja dilantik pada 31 Oktober 2025 kemarin.

Shirley Manutede memiliki kisah yang luar biasa. Beliau lahir di Kota Kupang pada tanggal 11 Oktober 1975, dan telah menunjukkan bahwa dirinya adalah seorang yang berintegritas dan profesional dalam bekerja.

Walaupun baru menjabat sebagai Kajari Kota Kupang beberapa pekan, namun telah menunjukkan kinerja yang luar biasa dalam membongkar dugaan praktek korupsi di wilayah Kota Kupang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beliau sedang menangani beberapa kasus besar, termasuk kasus korupsi di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Kupang dan DPRD Kota Kupang terkait perjalanan dinas. Kasus-kasus ini telah menyita perhatian publik dan membuat masyarakat merasa yakin bahwa keadilan akan ditegakkan.

Selain itu, Shirley Manutede juga lagi menangani beberapa kasus besar di Kota Kupang. Namun belum bisa disampaikan ke publik.

Jaksa Shirley Manutede telah membuktikan bahwa dirinya adalah seorang pemimpin pada Korps Adhyaksa yang kuat dan berani, serta patut diperhitungkan dalam penegakan hukum.

Mantan Kajari Klungkung ini telah menunjukkan bahwa dirinya tidak takut untuk menghadapi koruptor dan kroni-kroninya, serta selalu siap untuk mempertahankan keadilan. Beliau telah menjadi contoh bagi masyarakat, dan banyak orang yang telah mengikuti jejaknya.

Sosok Perempuan Adhyaksa yang pernah menjabat Kajari Kabupaten Kupang ini juga telah berkomitmen untuk selalu bekerja secara profesional dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dalam menangani setiap kasus di wilayah hukum Kejari Kota Kupang.

Saat memimpin Kejari Kabupaten Kupang, Shirley diketahui berhasil pulihkan kerugian negara dengan menyerahkan ke Pemda Kabupaten Kupang dengan angka fantastis 17 Miliar, yang mana anggaran tersebut hasil dari membongkar kasus hypermart. Uang tersebut entah dikemanakan karena Pemda Kabupaten Kupang harusnya menyampaikan laporan ke kejaksaan kegunaan dari uang 17 Miliar tersebut. Ini nanti diulas edisi khusus…

Masyarakat Kota Kupang harus mendukung Shirley Manutede dalam upayanya untuk membuat perubahan positif dalam masyarakat. Masyarakat harus menjadi bagian dari perubahan itu dan membantu kejaksaan dalam menegakkan keadilan.

Shirley Manutede telah membuktikan bahwa dirinya adalah seorang singa hukum yang menakutkan koruptor. Ia juga telah menunjukkan bahwa seorang perempuan tidak takut menghadapi musuh dan selalu siap untuk mempertahankan keadilan.

Shirley Manutede siap menjadi contoh bagi masyarakat NTT khususnya Kota Kupang, dan kita sebagai masyarakat harus memberikan dukungan penuh.(*Chris Bani)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Aksi Cepat Resmob Satreskrim Polres Kupang Tuntaskan Kasus Pencurian Hand Traktor
Polda NTT Diminta Uji Diskrepansi Medis Forensik Kasus Kematian Vika Serwutun
Kuasa Hukum Keluarga Vika Serwutun Serahkan Memorandum Hukum ke Polda NTT
Rapat Perdana: LBH GAMKI NTT Siapkan Konsultasi Hukum Gratis Bulanan untuk Warga
Pelayan Datang dan Pergi, Injil Yesus Kristus tetap Diberitakan
CV Laksman Prioritaskan Struktur Dasar yang Kuat, Jalan Taebenu–Nekamese Mulai Dibangun
Patuh Arahan DPP Golkar: Daniel Taimenas Pilih Fokus sebagai Ketua DPRD, Johan Oematan Nahkoda Baru
Perempuan yang Menumpang Jalan, Tetapi Menjadi Penunjuk Arah

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 01:39

Aksi Cepat Resmob Satreskrim Polres Kupang Tuntaskan Kasus Pencurian Hand Traktor

Senin, 25 Mei 2026 - 10:16

Polda NTT Diminta Uji Diskrepansi Medis Forensik Kasus Kematian Vika Serwutun

Senin, 25 Mei 2026 - 07:25

Kuasa Hukum Keluarga Vika Serwutun Serahkan Memorandum Hukum ke Polda NTT

Minggu, 24 Mei 2026 - 05:22

Rapat Perdana: LBH GAMKI NTT Siapkan Konsultasi Hukum Gratis Bulanan untuk Warga

Senin, 11 Mei 2026 - 02:13

Pelayan Datang dan Pergi, Injil Yesus Kristus tetap Diberitakan

Berita Terbaru

Ritual di bawah pohon beringin; foto: Arnichus Loit

Budaya

Asal-Usul dan Makna Filosofis nama Desa Nunuanah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:22

Konten tidak bisa disalin.