Dari Nekmese ke Panggung Prestasi: Ketika Keterbatasan Melahirkan Film, Kebanggaan, dan Jejak Pengabdian

Sabtu, 25 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rafael Bala, Kepala SMA Negeri 2 Amarasi Selatan; ft: kiriman Rafael Bala

Rafael Bala, Kepala SMA Negeri 2 Amarasi Selatan; ft: kiriman Rafael Bala

 

Kepala SMA Negeri 2 Amarasi Selatan, Rafael Bala, kepada media ini melalui pesan WhatsApp menjelaskan bahwa, SMA Negeri 2 Amarasi Selatan turut mengambil bagian di dalam Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N). Sebelum adanya FLS3N,  ada Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N).

Kali ini SMA Negeri 2 Amarasi Selatan memberanikan diri mengikuti lomba film pendek dan fotografi. Dua jenis lomba yang baru. Kami menyadari bahwa, pembuatan film pendek membutuhkan keberanian, ketekunan, kerja sama, dan tidak kalah pentingnya, pembiayaan. Proses pembuatan film diawali oleh inspirasi yang lahir ketika tema disodorkan oleh panitia. Kami bersyukur ada rekan-rekan guru dan dukungan anggota masyarakat di Desa Nekmese.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kami berangkat ke lokasi lomba dengan memanggul harapan karena dalam 4 tahun terakhir selalu saja kami masuk dalam nominasi untuk mendapatkan penghargaan sebagai juara, walau bukanlah yang terbaik. Misalnya: juara 1 lomba gelar karya, juara 1 dan juara 3 monolog, juara 2 paduan suara, juara harapan 3 tari kreasi, lalu sekarang juara 1 lomba film pendek dan juara harapan 1 untuk fotografi.

Sebelumnya kami menahan rasa, dengan tingkat kesulitan yang tinggi, biaya yang tidak sedikit dan peserta sebanyak 14 unit sekolah dari Kabupaten Kupang, mungkinkah kami termasuk yang dinominasikan?

“Puji Tuhan! Akhirnya, nama kami disebutkan sebagai yang mendapatkan penghargaan untuk film pendek dan juara harapan 1 untuk fotografi.” Demikian pernyataan Kepala SMA Negeri 2 AmarasiSelatan.

Prestasi ini bukanlah peristiwa yang berdiri sendiri. Rangkaian capaian tersebut merefleksikan ekosistem belajar yang hidup, di mana seni tidak sekadar menjadi kegiatan tambahan, melainkan bahasa ekspresi yang dirawat bersama.

Lebih dari sekadar kemenangan, keberhasilan di lomba film pendek menghadirkan makna yang lebih luas: bahwa dari ruang belajar di Amarasi Selatan, lahir karya yang mampu berbicara, menyentuh, dan menginspirasi. Ini adalah cerita tentang konsistensi, tentang keberanian mencoba yang baru, serta tentang keyakinan bahwa sekolah dapat menjadi pusat lahirnya karya-karya bermakna bagi masyarakat.

Menurut Bala, ia akan segera menutup masa pengabdiannya sebagai seorang ASN, maka ia  menyampaikan perasaan yang sederhana namun sarat makna: kebahagiaan.

“Perasaan saya di akhir tugas yang diembani sebagai seorang ASN, saya merasa Bahagia, karena bisa berbuat sesuatu  bagi masa depan anak bangsa, khususnya anak-anak di Desa Nekmese yang saya cintai dan banggakan, walau pun tidak seberapa, tetapi saya sudah berbuat, sudah menjadi kesenangan tersendiri buat saya.”

Pernyataan ini hendak mencatatkan ketulusannya pada pengabdian: setiap langkah kecil yang pernah diupayakan menjadi sumber sukacita tersendiri. Dalam nada reflektif, ia menegaskan bahwa pengabdian sejati tidak selalu diukur dari besarnya capaian, melainkan dari kesungguhan memberi arti bagi kehidupan orang lain.

 

 

Editor: Heronimus Bani

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ketika singa hanya mencari makan, tetapi manusia mencari mangsa
Membongkar Budaya Diam pada Murid Sekolah Dasar
KoMBAD dalam Literasi Awal Murid Kelas 1 dan 2 Sekolah Dasar
Ruang Kelas: Laboratorium Peradaban
ITB Hadirkan Alat Monitoring Lingkungan di Batnun
Fetof~Naof: Perempuan di Depan Kata, Laki-laki Dalam Struktur
Sungai yang Mengajari Kami Pulang
1.300 Karya Disaring, Siswi SMKN 4 Kupang Masuk Sembilan Besar Kompetisi Pidato AHY Muda

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 03:49

Ketika singa hanya mencari makan, tetapi manusia mencari mangsa

Senin, 21 September 2026 - 05:21

Membongkar Budaya Diam pada Murid Sekolah Dasar

Kamis, 17 September 2026 - 04:49

KoMBAD dalam Literasi Awal Murid Kelas 1 dan 2 Sekolah Dasar

Kamis, 17 September 2026 - 04:28

Ruang Kelas: Laboratorium Peradaban

Selasa, 15 September 2026 - 10:21

ITB Hadirkan Alat Monitoring Lingkungan di Batnun

Berita Terbaru

ilustrasi oleh AI: berbicara di depan orang lain;

Gaya Hidup

Ketika ayat terlalu sering keluar dari bibir

Senin, 28 Sep 2026 - 22:42

Konten tidak bisa disalin.