Rokok (akan) Naik Harga, Berhentikah merokok?

Senin, 22 Agustus 2016

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

rokokPembaca cmbnews.id/ Mungkin saudara pembaca adalah salah satu di antara para perokok yang sudah berhenti. Mungkin juga saudara sedang merokok sekenanya saja. MUngkin saudara perokok kelas ringan, atau bahkan perokok kelas berat yang sudah tidak bisa lagi untuk menolong diri sendiri agar lepas dari ketergantungan pada rokok. Saya pernah menjadi salah seorang yang oleh teman-teman disebut sebagai madat rokok. Rasanya hidup tanpa arti bila tidak merokok, begitu kira-kira pada waktu itu. Para perokok aktif sampai sekarang bila dimintai agar menghentikan kebiasaan merokok, mereka akan memberikan argumentasinya secara beragam, tetapi tetap dengan maksud mempertahankan kebiasaan itu. Orang tetap mau merokok, sekalipun merokok mesti diaminkan sebagai telah menelan biaya hidup yang tinggi. Apakah orang menyadarinya? Ya, tentu saja orang menyadarinya. Mengapa tidak berhenti merokok agar biaya rokok dapat dipergunakan untuk kepentingan lain? Perokok akan bertanya, “Bagaimana bisa berhenti, saya lebih baik tidak makan daripada tidak merokok!” Kalau pernyataannya begitu maka dongkol, kecewa, jengkel atau diam menjadi jawabannya.

Blog Kompasiana.com memuat tulisan seorang penulis bernama Petrus Kanisius. Ia memberikan tips berhenti merokok. Tulisannya berjudul, Cara Efektif Berhenti Merokok. Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/pit_kanisius/cara-efektif-berhenti-merokok_57bad430f09273ad14aa624a.
Saya jamin pembaca cmbnews.id/ sudi memperhatikan saran itu.

Facebook Comments Box

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Roh Kudus turun ketika bumi luka
Kebangkitan Nasional di Tengah Kegelisahan Bangsa
Estafet pengabdian di tanah pendidikan Kabupaten Kupang
Membaca Nunuanah dan Terus Belajar Memaknainya
Simpang tiga: persaudaraan, peluang dan jalan menuju kemandirian
Ketika Suara dari Pinggiran Timor Menembus Jarak
Menjemput Keadilan di dalam Arus Waktu: Senjakala Hak Istimewa
Ketika Baju Dilepas: Tafsir Sosio-Politik atas Gestur Presiden Prabowo Subianto

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 01:16

Roh Kudus turun ketika bumi luka

Rabu, 20 Mei 2026 - 00:32

Kebangkitan Nasional di Tengah Kegelisahan Bangsa

Senin, 18 Mei 2026 - 04:56

Estafet pengabdian di tanah pendidikan Kabupaten Kupang

Senin, 11 Mei 2026 - 00:20

Membaca Nunuanah dan Terus Belajar Memaknainya

Jumat, 8 Mei 2026 - 00:01

Simpang tiga: persaudaraan, peluang dan jalan menuju kemandirian

Berita Terbaru

Ritual di bawah pohon beringin; foto: Arnichus Loit

Budaya

Asal-Usul dan Makna Filosofis nama Desa Nunuanah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:22

Konten tidak bisa disalin.